Ajak si Kecil Bermain Trampolin untuk Dapatkan 7 Manfaat Ini!

Ajak si Kecil Bermain Trampolin untuk Dapatkan 7 Manfaat Ini!

Ajak si Kecil Bermain Trampolin untuk Dapatkan 7 Manfaat Ini!

Bermain trampolin ternyata punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang si Kecil. Apa saja manfaatnya? Simak selengkapnya.

Mengingat di usianya kini si Kecil begitu senang melompat-lompat, ia tentu akan bersemangat saat Mum mengajaknya bermain trampolin. Tahukah, Mum? Tak hanya seru dan menyenangkan, bermain trampolin ternyata memiliki beragam manfaat bagi tumbuh kembang anak. Di samping bermanfaat untuk kesehatan fisik, si Kecil juga bisa mendapatkan keuntungan dari segi psikologis. Penasaran dengan info selengkapnya? Ayo simak artikel berikut!

Manfaat Bermain Trampolin Bagi si Kecil

Berikut beberapa manfaat bermain trampolin untuk si Kecil, Mum:

1. Mengajarkan Kegigihan

Sekilas, bermain trampolin memang tampak mudah. Gerakannya hanya itu-itu saja. Namun, memainkan permainan ini tak sesederhana itu, Mum. Butuh waktu untuk dapat melompat dengan benar di atas trampolin. Bila belum terbiasa, bisa jadi si Kecil tidak bisa melompat atau justru akan terjatuh.

Perlunya pembiasaan membuat si Kecil gigih untuk berlatih dan terus mencoba dengan benar. Si Kecil pun terbentuk menjadi pribadi tekun, telaten, dan tidak mudah menyerah melalui cara yang menyenangkan.

2. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Setelah cukup lama berlatih, akhirnya si Kecil berhasil “menguasai” trampolinnya. Hal ini tentu membuat dia senang dan bangga, Mum. Secara tidak langsung, hal ini turut meningkatkan kepercayaan diri si Kecil. Ia jadi sadar bahwa dengan bermodalkan kegigihan, ia mampu menaklukkan sesuatu yang sebelumnya terasa cukup sulit. Dari sini, si Kecil jadi punya konsep positif dalam memandang dirinya sendiri.

3. Meningkatkan Fleksibilitas

Seperti halnya aktivitas fisik lain yang mengharuskan tubuh si Kecil terus bergerak aktif, melompat di atas trampolin juga dapat memperkuat serta melenturkan otot, Mum. Gerakan melompat yang dilakukan si Kecil berulang-ulang dapat meningkatkan fleksibilitas tubuhnya. Jadi, fisik si Kecil akan lebih lentur serta tidak kaku.

4. Mengembangkan Keterampilan Motorik

Sewaktu melompat-lompat di atas trampolin, otak si Kecil akan diajak untuk melakukan fungsinya dengan seimbang. Sisi otak kanan dan otak kiri harus bekerja sama untuk menjaga koordinasi dan keseimbangan ketika berada di trampolin. Hal ini berdampak positif pada keterampilan motorik kasar anak, Mum.

5. Sebagai Latihan Kardiovaskular

Aktivitas bermain trampolin juga bermanfaat untuk melatih otot jantung atau kardiovaskular, karena selama melompat, detak jantung si Kecil akan meningkat, Mum. Otot jantung yang sehat membuat jantung bekerja memompa darah dengan lebih optimal. Efeknya, sari-sari makanan yang dibawa oleh darah dapat tersalurkan dengan baik pada tubuh anak dan memberikan efek positif bagi tumbuh kembang balita.

6. Memperbaiki Postur Tubuh

Tak sekadar membantu melatih keseimbangan si Kecil, melompat di atas trampolin juga bisa memperbaiki postur tubuhnya, Mum. Trampolin yang menjadi pijakan si Kecil terus bergerak karena terkena lompatan. Secara otomatis, si Kecil harus menyadari seperti apa pijakan yang tepat agar ia memantul dengan baik. Inilah yang memberikan dampak positif pada postur tubuh anak.

7. Sebagai Olahraga Ringan

Melompat di atas trampolin cocok dijadikan aktivitas bermain sambil berolahraga. Terutama bagi si Kecil yang tidak begitu menyukai olahraga, Mum. Lewat permainan ini, secara tidak langsung Mum membuat fisik si Kecil lebih aktif bergerak tanpa membuatnya merasa “dipaksa” berolahraga.

Batas Usia Minimal yang Aman untuk Bermain Trampolin

Bermain trampolin memang menyenangkan, apalagi aktivitas ini juga bisa melatih ketangkasan si Kecil. Akan tetapi, Mum tetap perlu memperhatikan batas usia minimal si Kecil untuk bermain trampolin. Menurut American Academy of Pediatrics dan American Academy of Orthopaedic Surgeons, anak boleh bermain trampolin ketika usianya minimal 6 tahun, Mum. Mengapa Si Kecil Disarankan Bermain Trampolin di Usia Minimal 6 Tahun?

Ada alasan tersendiri mengapa Mum perlu berhati-hati saat hendak memanfaatkan aktivitas bermain trampolin untuk tumbuh kembang anak usia balita. Dikutip dari situs web parenting parents.com pada tahun 2010 hingga 2014, menurut para dokter yang menangani ruang gawat darurat, terdapat lebih dari 91 ribu kasus cedera anak akibat bermain trampolin. Cedera tersebut di antaranya cedera kepala, patah tulang, hingga keseleo. Bentuk cedera terparah yaitu kelumpuhan serta kerusakan otak, Mum.

Dari keseluruhan kasus cedera diketahui, dua pertiga cedera akibat bermain trampolin biasanya dikarenakan anak-anak melompat pada waktu bersamaan sehingga tubuhnya bertabrakan satu sama lain, Mum. Mengingat tubuh balita masih cukup ringkih, risiko cedera saat bermain trampolin tentu lebih besar lagi. Jadi, ingat untuk tidak membiarkan si Kecil bermain trampolin sebelum ia cukup umur, ya.

Tips Aman Bermain Trampolin untuk si Kecil

Menurut Lori DeBold, M.D., wakil ketua dokter anak di Orange Coast Memorial Medical Center, di Fountain Valley, California, anak mengalami kesulitan untuk mengontrol dirinya saat sedang melompat, termasuk memperkirakan tubuhnya akan memantul seberapa tinggi, serta di mana ia akan mendarat. Inilah penyebab yang dapat memicu cedera anak saat bermain trampolin.

Jadi, supaya aktivitas bermain trampolin tetap aman untuk si Kecil, coba perhatikan tips berikut:

  1. Pastikan agar satu trampolin digunakan untuk satu anak.
  2. Beritahu si Kecil untuk tidak melompat sambil jungkir balik.
  3. Gunakan bantalan empuk untuk menutup bagian pada trampolin seperti bingkai logam, pegas, dan kaitnya.
  4. Amati petunjuk penggunaannya. Ketika ada pengait yang terlepas, segera ganti trampolin dengan yang baru.

Setelah mengetahui berbagai manfaat bermain trampolin bagi si Kecil, kini Mum tentu ingin mendorongnya agar lebih sering memainkan permainan seru ini. Di samping itu tentunya tubuh si Kecil harus sehat juga kuat dari dalam, Mum. Jadi, pastikan nutrisi yang diperlukan untuk  menjaga kesehatan si Kecil dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak selalu terpenuhi.  

Salah satu caranya, sajikan segelas Friso Gold 4 secara rutin untuk bantu si Kecil kuat dari dalam. Friso Locknutri memastikan kualitas Protein dalam susu senantiasa terjaga selama proses produksi, sehingga lebih mudah diserap tubuh si Kecil. Selamat bermain bersama si Kecil!

 

Friso Promo

Simpan Bekal si Kecil di Eco Friendly Lunch Box Eksklusif dari Friso
Beli produk Friso dan koleksi ketiga varian warna kotak bekal ramah lingkungannya!
Selengkapnya

Beli Online Lebih Hemat & Mudah

Friso Online Shop

Nikmati kemudahan berbelanja di shop.friso.co.id. Bisa bayar saat belanjaan di antar ke rumah!

Beli disini