Fakta dan Mitos Seputar Kesuburan yang Perlu Mum Ketahui

Fakta dan Mitos Seputar Kesuburan yang Perlu Mum Ketahui

Fakta dan Mitos Seputar Kesuburan yang Perlu Mum Ketahui

Mungkin Mum sering mendengar berbagai mitos seputar kesuburan, misalnya peluang hamil yang semakin rendah saat Mum melewati usia 35 tahun. Daripada bingung mana yang mitos dan fakta, yuk ketahui info lengkapnya berikut ini!

Pernahkah Mum mendengar berbagai cerita seputar kesuburan wanita? Jika iya, jangan langsung percaya ya, Mum. Pasalnya, beberapa hal yang Mum dengar belum tentu fakta dan bisa jadi hanyalah mitos. Supaya tidak bingung, yuk simak pembahasan berikut ini!

• Berat Badan Bisa Memengaruhi Kesuburan
Ya, berat badan memang bisa memengaruhi kesuburan, baik pada pria dan wanita. Berat badan yang kurang atau bahkan terlalu berlebihan sering dikaitkan dengan tingkat kesuburan yang rendah. Apabila Mum sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya jaga Body Mass Index (BMI) Mum agar berada pada angka 20-30. Jika BMI Mum kurang atau lebih dari angka tersebut, segera temui dokter untuk mengonsultasikannya ya, Mum.

• Wanita Berusia 35 tahun ke atas Lebih Sulit Hamil
Dari sekian banyak mitos seputar kesuburan, mungkin yang satu ini sudah cukup sering Mum dengar. Tingkat kesuburan memang akan menurun lebih cepat setelah wanita memasuki usia 35 tahun. Namun menurut Dr. Alice Domar, associate professor of OBGYN and Reproductive Biology dari Harvard Medical School, sekitar 70-90 persen wanita pada usia tersebut justru berhasil hamil dan melahirkan bayinya dengan sehat.

• Menstruasi Teratur Sudah Pasti Subur
Saat siklus mentruasi tidak teratur, wajar apabila Mum merasa panik dan khawatir. Meski begitu, hal tersebut bukan berarti kesuburan Mum terganggu. Wanita dengan menstruasi teratur bahkan bukan tidak mungkin mengalami masalah yang memengaruhi kesuburan, seperti tersumbatnya tuba falopi, masalah pada struktur tulang rahim, dan lain sebagainya. Untuk itu, pemeriksaan rutin penting untuk dilakukan guna mendeteksi masalah yang bisa memengaruhi perencanaan kehamilan Mum.

• Kafein Memengaruhi Tingkat Kesuburan
Apakah Mum termasuk orang yang rutin meminum kopi setiap hari? Jika Mum sedang mempersiapkan kehamilan, sebaiknya mulai kurangi kebiasaan ini ya, Mum. Pasalnya, kadar Kafein yang tinggi memiliki pengaruh besar terhadap menurunnya kesuburan pria dan wanita. Setidaknya, usahakan agar konsumsi Kafein Mum tidak melebihi 500 mg per hari.

Namun, bukan hanya kopi, teh, atau soda saja lho Mum yang mengandung Kafein. Makanan dan minuman lain seperti yoghurt dan es krim rasa kopi, minuman berenergi, dan beberapa obat ternyata juga memiliki kandungan Kafein. Jadi, pastikan Mum selalu memeriksa kandungan Kafein dalam makanan dan minuman yang Mum konsumsi, ya.

Nah, itulah beberapa mitos dan fakta seputar kesuburan wanita. Selain rutin melakukan pemeriksaan ke dokter, Mum juga perlu menghindari makanan dan minuman yang memang dapat mengganggu kesuburan.

Selain itu, pastikan juga tubuh Mum mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk mempersiapkan kehadiran si Kecil nanti dengan rutin mengonsumsi Susu Frisomum Gold yang diperkaya dengan ALA, LA, Nukleotida, Asam Folat, Kalsium, dan Zat Besi.

Friso diproduksi dengan Single Process, di mana susu tidak dipanaskan secara berlebih, sehingga kualitas nutrisinya tetap terjaga dan dapat mudah diserap tubuh. Dengan begitu, Mum bisa merasakan manfaat dari susu ibu hamil dengan rasa vanila yang lezat ini agar lebih kuat dari dalam selama masa kehamilan.

Friso Promo

Dapatkan berbagai hadiah seru dan menarik buat si kecil hanya di Lazada!
Dapatkan berbagai macam hadiah menarik buat si kecil Mums!
Selengkapnya

Beli Online Lebih Hemat & Mudah

Friso Online Shop

Nikmati kemudahan berbelanja di shop.friso.co.id. Bisa bayar saat belanjaan di antar ke rumah!

Beli disini