Stop Kebiasaan Main Gadget Sambil Menyusui. Ini Akibatnya!

Stop Kebiasaan Main Gadget Sambil Menyusui. Ini Akibatnya!

Stop Kebiasaan Main Gadget Sambil Menyusui. Ini Akibatnya!

Selama ini, banyak ibu yang menyusui bayinya sambil bermain ponsel. Meski terkesan biasa, sebenarnya kebiasaan ini tidak baik untuk tumbuh kembang si Kecil, Mum. Kenapa? Mari simak ulasannya!

Proses menyusui bayi merupakan salah satu momen intim dan emosional antara ibu dan si Kecil. Oleh sebab itu, idealnya, para ibu benar-benar memfokuskan perhatiannya pada si Kecil selama menyusui. Sayangnya, masih banyak ibu yang kurang memahami hal ini. Bukannya fokus pada si Kecil, momen menyusui justru sering dimanfaatkan untuk mengecek ponsel, atau bahkan menonton drama favorit melalui aplikasi streaming video. Apa Mum juga melakukannya? Mari simak ulasan berikut untuk memahami alasan mengapa sebaiknya Mum menghentikan kebiasaan ini.

1. Si Kecil Berisiko Terpapar Radiasi dari Ponsel

Seperti yang Mum tahu, ponsel menghasilkan gelombang radiasi. Menurut Dr. dr. Ahmad Suryawan, Sp.A(K), seorang pakar tumbuh kembang anak, gelombang radiasi ini berisiko membahayakan sinyal otak si Kecil, terutama bila ia masih berusia kurang dari enam bulan.

Momen enam bulan pertama kehidupan merupakan masa-masa esensial otak bayi berkembang. Setidaknya, delapan puluh persen otak bayi terbentuk di masa ini. Mengingat otak masih dalam tahap perkembangan, sinyal-sinyal listrik di dalamnya belum stabil, sehingga saat terpapar gelombang radiasi dari ponsel, sinyal otak itu rentan kacau.

Efek dari gelombang radiasi ini memang tidak akan langsung terlihat. Akan tetapi, begitu si Kecil memasuki usia 2-6 tahun dan struktur otaknya sudah terangkai sempurna, beberapa gangguan dasar akan mulai tampak. Misalnya, mungkin saja si Kecil akan kesulitan belajar berdiri, berjalan, dan berbicara. Tak berhenti sampai di situ, ia kemungkinan juga akan menunjukkan gangguan perilaku dan penurunan kecerdasan.

2. Kualitas Bonding Mum dan si Kecil Berkurang

Mum tentu setuju, ikatan emosional yang kuat antara ibu dan anak perlu dibangun dengan baik sedini mungkin. Hal ini amat menentukan kedekatan Mum dan si Kecil sampai ia dewasa kelak. Ikatan emosional yang kuat antara Mum dan bayi juga akan membuatnya lebih bahagia, merasa aman, dan tumbuh percaya diri karena ia merasa dicintai serta dilindungi.

Ada berbagai cara yang bisa Mum lakukan untuk membangun kedekatan emosional ini. Salah satunya saat menyusui anak. Ketika menyusui, ada interaksi antara Mum dan si Kecil melalui sentuhan, pelukan, ciuman, kontak mata, tutur kata positif, dan sebagainya. Apabila Mum lebih sibuk dengan ponsel ketimbang memerhatikan si Kecil, tentu dapat mengurangi momen berkualitas yang bisa dihabiskan bersama.

3. Mum Kurang Memperhatikan Apakah si Kecil Sudah Kenyang atau Belum

Selain memberikan ASI dengan cara menyusui yang benar, keberhasilan ASI eksklusif juga dipengaruhi kenyang atau tidaknya bayi Mum setelah menyusui. Hal ini baru bisa Mum ketahui jika Mum benar-benar memperhatikan si Kecil selama menyusui. Apalag, di usianya kini, komunikasi si Kecil baru sebatas isyarat.

Ketika Mum membiarkan ponsel mengalihkan fokus dari si Kecil, Mum bisa jadi melewatkan tanda-tanda yang ia perlihatkan selama menyusu. Padahal, mungkin saja si Kecil memperlihatkan tanda bahwa ia kurang nyaman, sehingga ingin mengganti posisi menyusui. Selain itu, Mum juga bisa memutuskan berhenti atau melanjutkan menyusui, sesuai isyarat yang diperlihatkan si Kecil. Jadi, ia dapat memperoleh ASI sesuai kebutuhannya.

Tips Membuat Momen Menyusui Lebih Nyaman

Setelah membaca ulasan di atas, kini Mum sudah lebih tahu bukan, mengapa sebaiknya Mum tidak bermain ponsel sambil menyusui? Demi optimalnya tumbuh kembang si Kecil, ayo hentikan kebiasaan ini. Selain itu, supaya saat-saat menyusui benar-benar menjadi waktu berkualitas bagi Mum dan si Kecil, momen ini tentu harus terasa nyaman dan membuat rileks. Oleh sebab itu, coba praktikkan beberapa tips berikut, Mum:

  • Sediakan Asupan untuk Menjaga Mood

Tips pertama yang bisa Mum lakukan adalah mengondisikan mood agar tenang dan senang selama menyusui. Contohnya, siapkan camilan kesukaan di samping Mum, karena saat menyusui, seorang ibu umumnya akan lebih mudah lapar. Jadi, apabila perut Mum mulai keroncongan saat menyusui, camilan tersebut siap diambil kapan saja. Tak sekadar membantu membuat momen menyusui terasa lebih menyenangkan, mood yang positif juga membantu Mum memastikan si Kecil mendapatkan ASI yang cukup, sebab tubuh yang rileks membuat ASI keluar lebih lancar.

  • Ketahui Posisi Menyusui yang Nyaman Versi Mom

Setiap ibu punya posisi nyaman menyusui versinya masing-masing. Ada yang lebih suka bersandar di tumpukan bantal tinggi, ada pula yang memilih duduk di kursi empuk. Oleh sebab itu, Mum perlu mengetahui posisi apa yang paling nyaman selama menyusui, mengingat proses ini bisa jadi berlangsung dari 15 menit sampai lebih dari 1 jam. Posisi yang nyaman akan membuat Mum tidak mudah lelah, sehingga mood lebih terjaga.

Seperti halnya memperhatikan proses menyusui si Kecil, memastikan ASI Mum kaya nutrisi untuk mendukung proses tumbuh kembang bayi juga tak kalah penting. Oleh sebab itu, penuhi selalu kebutuhan nutrisi Mum di masa menyusui dengan mengonsumsi aneka makanan bernutrisi dan segelas Frisomum Gold setiap hari.

Dengan kandungan Asam Folat, ALA, LA, Nukleotida, Kalsium, dan Zat Besi, susu ini membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Mum di masa menyusui demi menunjang suksesnya program ASI eksklusif. Semoga info ini bermanfaat dan cukup memberikan gambaran tentang kondisi ideal para ibu saat menyusui bayi.

Friso Promo

Main Air Lebih Seru dengan Membawa Friso Dry Bag
Ayo koleksi keempat varian warna Friso Dry Bag sebelum kehabisan!
Selengkapnya

Beli Online Lebih Hemat & Mudah

Friso Online Shop

Nikmati kemudahan berbelanja di shop.friso.co.id. Bisa bayar saat belanjaan di antar ke rumah!

Beli disini