Tips Nutrisi & Menyusui Bayi Yang Baru Lahir

Tips Nutrisi & Menyusui Bayi Yang Baru Lahir

Tips Nutrisi & Menyusui Bayi Yang Baru Lahir

ASI mengandung banyak protein yang mudah dicerna, serta membantu memperkuat daya tahan tubuh bayi Mum secara alami. ASI juga keluar dalam suhu yang tepat, sehingga ibu tidak perlu melakukan persiapan apapun. Bayi yang mendapatkan ASI cenderung berisiko rendah mengalami kolik

Kabar Penting Seputar ASI

ASI mengandung banyak protein yang mudah dicerna, serta membantu memperkuat daya tahan tubuh bayi Mum secara alami. ASI juga keluar dalam suhu yang tepat, sehingga ibu tidak perlu melakukan persiapan apapun. Bayi yang mendapatkan ASI cenderung berisiko rendah mengalami kolik, infeksi pernapasan dan telinga, sembelit, asma, ataupun alergi.

Selain itu, Mum pun juga bisa mendapatkan manfaat dari menyusui. Sebab, menyusui dapat membakar hingga 500 kalori per hari yang membantu Mum untuk kembali ke berat badan semula!

Tips Efektif Menyusui

  • Setelah bayi lahir, cobalah untuk segera mulai menyusui melalui Inisiasi Menyusui Dini (IMD).
  • Sebaiknya Mum dan si Kecil berada di dalam ruangan yang sama, sebagai antisipasi saat si Kecil membutuhkan ASI.
  • Ikuti pola makan yang sehat dan seimbang.
  • Batasi makanan dan minuman berkafein, karena dapat membuat bayi gelisah dan sulit tidur.
  • Menyusui bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri. Jangan ragu untuk mencari bantuan jika Mum membutuhkannya. Mum bisa mencarinya di internet, support groups atau berkonsultasi dengan dokter.
  • Pemberian susu formula bayi hanya dapat dilakukan sebagai alternatif solusi ketika ibu sudah berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis.

Kendala Umum Saat Menyusui

Menyusui bukanlah hal yang mudah. Berikut merupakan permasalahan yang umumnya ditemui saat ibu menyusui si Kecil:

Pasokan ASI Rendah- Hampir semua ibu mengkhawatirkan hal ini. Salah satu Mum bahwa si Kecil mendapatkan ASI yang cukup adalah, ketika Mum harus mengganti popok basah hingga 5-6 kali sehari atau ketika berat badan si Kecil meningkat 14 gram sehari. Selain itu, ibu pun dapat melihat pertumbuhan si Kecil berada sesuai dengan kurva pada Kartu Menuju Sehat (KMS).

Cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI:

  • Sebelum menyusui, berikan kompres hangat pada payudara untuk meningkatkan refleks pengeluaran ASI.
  • Lakukan kegiatan menyusui secara teratur – semakin sering ia menyusu, maka lebih banyak ASI yang bisa dihasilkan.
  • Cobalah untuk memompa payudara Mum selama 5-10 menit setelah makan, untuk merangsang produksi ASI.
  • Pijat payudara Mum selama menyusui.
  • Luangkan waktu untuk beristirahat dan bersantai. Libatkan keluarga Mum untuk memberikan dukungan.

Puting Sakit – Umumnya disebabkan oleh cara hisap atau posisi si Kecil yang tidak benar saat menyusui. Berikut merupakan tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi puting yang nyeri:

  • Jangan gunakan sabun pada daerah puting.
  • Gunakan bra berbahan katun yang bersih dan nyaman.
  • Biarkan payudara mengering selama 10 menit setelah menyusui.
  • Gunakan pelembab berbahan lanolin.
  • Pijat payudara saat menyusui.
  • Pastikan bahwa si Kecil telah berhenti menghisap saat Mum selesai menyusui.
  • Gunakan kompres es sebelum menyusui dan kompres hangat setelahnya.
  • Oleskan ASI dengan tangan sebelum menyusui, untuk melunakkan daerah areola.
  • Hindari bantalan bra berlapis plastik dan pelindung puting.
  • Temui dokter jika nyeri tidak kunjung hilang setelah beberapa hari, atau bila mengalami keluhan atau gejalalainnya. Mungkin Mum mengalami mastitis - penyumbatan saluran susu - yang dapat menyebabkan infeksi.

ASI Bocor – Merupakan masalah yang sering terjadi, terutama pada bayi pertama Mum. Untuk mengatasinya, cobalah cara berikut ini:

  • Gunakan bantalan penyerap ASI yang tidak mengandung bahan plastik.
  • Hindari breast shells, kecuali jika Mum membutuhkannya untuk memperbaiki bentuk puting.
  • Jika ASI bocor terjadi secara berlebihan, Mum dapat mengatasinya dengan menyusui bayi Mum lebih sering.

Pembengkakan – Biasanya terjadi pada 2-5 hari setelah bayi lahir. Pembengkakan akan menyulitkan bayi Mum untuk menyusui dan bisa menyebabkan puting susu menjadi rata atau bocor. Tips untuk mencegah dan mengobati pembengkakan:

  • Mandi dengan air hangat dan gunakanbantalan penghangat sebelum menyusui.
  • Pijat payudara dengan lembut kearah puting saat menyusui.
  • Kenakan bra pendukung yang agak longgar.
  • Buatlah kompres dingin dengan daun kubis dan biarkan di payudara selama sekitar 30 menit.
  • Cobalah memompa payudara Mum selama beberapa menit untuk mengurangi pembengkakan.

Saluran ASI Tersumbat – Terjadi ketika ASI tidak sepenuhnya kosong dalam satu area. Mum akan merasakan benjolan keras di satu daerah payudara Mum. Untuk mengatasinya, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Berikan kompres hangat untuk membantu meringankan pengeringan.
  • Beristirahatlah yang cukup.
  • Susui bayi sesering mungkin.
  • Pijat payudara Mum ke arah puting saat bayi menyusu.
  • Mum akan sadar bahwa saluran ASI tidak lagi tersumbat saat benjolan dan rasa nyeri menghilang.

Puting Rata dan Terbalik - Meski Mum tetap dapat menyusui, namun hal ini dapat menyebabkan bayi kesulitan untuk mendapatkan ASI dengan maksimal.

Tips untuk membantu si Kecil menyusu:

  • Tekan puting datar di antara jari telunjuk dan ibu jari untuk memudahkan si Kecil menyusu.
  • Ada baiknya untuk memakai mangkuk payudara (shells) beberapa jam sehari, terutama selama trimester ketiga, untuk membantu puting agar ‘muncul’.
  • Cobalah memompa ASI sebelum bayi Mum menyusui, atau tempatkan beberapa tetes ASI pada puting susu Mum guna mendorong bayi untuk menempel.

Mastitis - Merupakan infeksi payudara dengan gejala seperti flu, yaitu kelelahan, sakit kepala, demam, menggigil, mual dan muntah. Mastitis menyebabkan payudara yang menjadi merah, bengkak dan sakit. Mastitis biasanya terjadi setelah Mum mengalami puting retak, saluran ASI terhambat atau pembengkakan. Berikut adalah tips untuk mengatasi mastitis:

  • Beristirahat yang cukup.
  • Minum lebih banyak air dari biasanya.
  • Cobalah untuk terus menyusui.
  • Dokter Mum mungkin akanmenyarankan konsumsi antibiotik atau obat-obatan lain selama 10-14 hari. Jika memang demikian, Ibu tidak perlu kuatir karena obat-obatan yang diberikan aman bagi bayi.

Berikan si Kecil perhatian terbaik sejak dini, temukan informasi lengkap seputar perkembangannya dengan berkunjung ke Friso Moments.

Friso Promo

Lindungi Nutrisi Makanan si Kecil dengan Thermal Bag dari Friso
Dapatkan thermal bag Friso dan koleksi ketiga desainnya!
Selengkapnya

Beli Online Lebih Hemat & Mudah

Friso Online Shop

Nikmati kemudahan berbelanja di shop.friso.co.id. Bisa bayar saat belanjaan di antar ke rumah!

Beli disini