Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

shutterstock-227050054_Z0cftPuF67

6 Manfaat Santan untuk si Kecil

Bolehkah batita menyantap makanan bersantan? Simak infonya yuk, Mum!

Di usia batita, si Kecil membutuhkan asupan harian yang lebih beragam. Bahkan, di usia 1 tahun, sebenarnya menu makanan sehat untuk anakyang dikonsumsi si Kecil sudah boleh disamakan dengan menu keluarga, asalkan teksturnya lunak dan tidak berbumbu tajam, Mum. Di samping membuat si Kecil mendapat nutrisi yang lebih lengkap, pemberian makanan yang lebih variatif juga bermanfaat untuk melatih sistem pencernaannya agar bisa bekerja optimal sesuai tahap tumbuh kembangnya.

Nah, berbicara seputar menu makanan anak, Mum boleh lho, memberikan si Kecil hidangan-hidangan yang mengandung santan. Hal ini sebenarnya bahkan sudah bisa dilakukan sejak ia berusia 9 bulan. Tak hanya membantu Mum memperkenalkan lidah si Kecil pada rasa gurih, makanan bersantan juga memiliki beragam manfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak. Berikut beberapa di antaranya.

Aktivitas yang bisa dilakukan

1.Sumber Lemak Nabati

Tahukah, Mum? Salah satu kandungan terbanyak yang ditemukan pada santan adalah Lemak Nabati. Seperti yang Mum tahu, berbeda dengan Lemak Hewani, Lemak jenis ini lebih aman untuk tubuh. Alasannya, Asam Lemak dan Trigliserida pada Lemak Nabati relatif lebih mudah dibakar oleh tubuh serta memiliki kandungan Fruktosa (pemanis alami) yang lebih sedikit. Dengan kata lain, Lemak dari santan lebih mudah dicerna oleh anak dan merupakan sumber energi yang baik. 

2.Mengoptimalkan Perkembangan Otak Si Kecil

Sebagai orang tua, Mum tentu berharap si Kecil bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas, ya? Nah, harapan ini bisa Mum wujudkan melalui pemberian santan secara teratur untuk balita kesayangan Mum. Santan mengandung Asam Lemak Omega-3 yang membantu meningkatkan daya tangkap si Kecil dan mengoptimalkan perkembangan otaknya.

3.Memaksimalkan Proses Penyerapan Vitamin

Santan juga bermanfaat dalam memaksimalkan proses penyerapan Vitamin di dalam tubuh, Mum. Beberapa Vitamin, seperti Vitamin A, D, E, dan K diketahui merupakan Vitamin yang larut dalam Lemak. Artinya, tubuh membutuhkan bantuan Lemak untuk menyerap Vitamin itu, Mum.

Nah, kandungan Lemak Nabati pada santan adalah salah satu jenis Lemak terbaik untuk membantu penyerapan Vitamin A, D, E, dan K. Dengan manfaatnya ini, tak mengherankan bila menu makanan bersantan menjadi salah satu menu makanan terbaik untuk batita. Terlebih, di usianya saat ini, si Kecil membutuhkan asupan Vitamin dalam jumlah memadai.

4.Mengoptimalkan Sistem Organ Batita

Kandungan Lemak nabati pada santan diketahui juga bermanfaat dalam membantu mengoptimalkan perkembangan organ-organ penting pada batita, seperti hati, empedu, kelenjar adrenalin, plasma darah, dan ginjal. Dengan begitu, tumbuh kembang fisik si Kecil secara keseluruhan tentu juga menjadi semakin optimal.

5.Mendukung Sistem Metabolisme Tubuh

Selain empat manfaat di atas, Lemak nabati pada santan juga bermanfaat mendukung metabolisme tubuh lho, Mum. Lemak Nabati yang terkandung pada santan memicu organ-organ tubuh bekerja lebih optimal, sehingga proses pencernaan makanan dan penyebaran sari-sari makanan di tubuh si Kecil berlangsung lebih cepat dan efektif. Hal ini tentu berdampak positif pada tumbuh kembang batita kesayangan Mum.

6.Meningkatkan Nafsu Makan Si Kecil

Apa selama ini si Kecil tergolong anak yang sering susah makan? Bila iya, pemberian makanan dengan kandungan santan mungkin bisa menjadi solusi, lho. Seperti yang Mum ketahui, santan memberikan cita rasa sedap dan gurih pada masakan. Rasa ini tentu akan menstimulasi indra pengecap si Kecil dengan cara berbeda, sehingga ia pun lebih lahap karena nafsu makannya meningkat. 

Perhatikan Ini Saat Memberikan Menu Makanan Bersantan untuk Anak

shutterstock-91517579_cwurSWrDoc

Setelah mengetahui enam manfaat santan untuk menu makanan batita, yuk, ketahui juga hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memberikannya untuk si Kecil! Berikut infonya, Mum.

  • Pastikan santan yang Mum gunakan untuk memasak adalah santan alami, bukan santan kemasan. Santan kemasan mengandung pengawet dan bahan tambahan lainnya yang belum tentu bisa diterima sistem pencernaan si Kecil.
  • Berikan santan setelah si Kecil berusia 9 bulan atau lebih. Alasannya, sistem pencernaan anak di bawah usia 9 bulan masih cukup rawan, sehingga para ahli menyarankan pemberian santan baru dilakukan setelah si Kecil berusia di atas 9 bulan.
  • Berikan dalam jumlah yang wajar. Ingat, meski Lemak alami pada santan dibutuhkan si Kecil, jumlah yang ia butuhkan masih sedikit, Mum. Jadi, tak perlu memberikan santan dalam kadar yang berlebihan, ya.

Nah, itulah info seputar serba-serbi santan pada menu makanan sehat untuk anak. Selain dengan memberikan makanan bersantan dalam kadar yang wajar, mencukupi kebutuhan gizi si Kecil juga bisa Mum lakukan dengan memberinya susu pertumbuhan balita kaya nutrisi seperti Friso Gold 3.  

Diperkaya ALA, LA, Prebiotik, Nukleotida, Vitamin A, C, dan E, Zinc, Zat Besi, serta Selenium, susu pertumbuhan ini menutrisi si Kecil sekaligus memperkuat daya tahan tubuhnya dari dalam. Selain itu, karena diproduksi menggunakan teknologi Locknutri, kualitas Protein di dalam susu Friso Gold 3 juga selalu terjaga, sehingga nutrisinya bisa lebih mudah diserap dan dicerna oleh tubuh si Kecil.