Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

anak-bicara-cadel-apa-penyebabnya_hDhpsHlE95

Anak Bicara Cadel, Apa Penyebabnya?

Meski wajar terjadi pada anak-anak, cadel tidak bisa dibiarkan begitu saja agar tidak terbawa hingga dewasa. Mum bisa mengetahui berbagai penyebabnya berikut agar tahu cara penangannya yang tepat.

Menginjak usia tiga tahun, si Kecil biasanya sudah mulai lancar berbicara. Namun, terkadang ada beberapa kasus di mana si Kecil mengalami gangguan berbicara, salah satunya adalah cadel. Bahkan mungkin hal ini menjadi gangguan yang paling sering ditemui dalam perkembangan bicara si Kecil. Banyak yang menganggap bahwa cadel adalah ketidakmampuan dalam mengucapkan huruf “r”, tetapi sebenarnya cadel lebih dari itu, lho, Mum.

Cadel adalah istilah yang digunakan untuk menyebut cara pengucapan bunyi yang khas. Misalnya, pengucapan huruf “r” yang tidak utuh sehingga terdengar seperti huruf “l” atau pengucapan huruf “s” yang menjadi “th”. Meski normal terjadi pada anak-anak, cadel tetap tidak boleh dibiarkan begitu saja agar tidak berlanjut hingga si Kecil dewasa nanti. Kenali dulu penyebabnya agar Mum bisa melakukan penanganan yang tepat.

Koordinasi Bibir dan Lidah Kurang Matang
Ada berbagai macam penyebab cadel pada anak, salah satunya adalah kurang matangnya koordinasi antara bibir dan lidah. Kemampuan mengucapkan kata-kata secara sempurna sangat bergantung pada kematangan sistem saraf otak, terutama bagian yang mengatur koordinasi motorik otot-otot lidah. Hal ini tidak terlepas dari salah satu sistem saraf otak yang mengatur fungsi bahasa, Mum, yakni area broca yang mengatur koordinasi alat-alat vokal dan area wernickle untuk pemahaman terhadap kata-kata.

Cadel disebabkan oleh kurang matangnya koordinasi bibir dan lidah. Bagaimana cara menyem buhkan cadel? Salah satu cara yang dapat dilakukan unttuk membantu mengurangi cadel sejak dini adalah mengajari si Kecil sesering mungkin untuk mengucapkan kata-kata dari huruf yang belum bisa diucapkannya secara jelas. Hal ini akan membantu kedua sistem saraf otak di atas untuk memahami kata-kata secara lebih dalam sehingga koordinasi bibir dan lidah bisa menjadi lebih matang.

Tongue Tie
Tongue tie, yang disebut juga dengan ankyloglossia, adalah istilah yang digunakan untuk menyebut terjadinya perbedaan pada bagian bernama frenulum linguaeFrenulum linguae merupakan jaringan di bawah lidah yang menghubungkan dasar mulut dengan lidah. Adanya perbedaan panjang dan pendek pada frenulum linguae inilah yang menyebabkan lidah si Kecil sulit bergetar sehingga pergerakannya terbatas dan ia pun sulit melafalkan jenis huruf tertentu.

Lidah Terlalu Menjorok ke Luar Gigi
Saat menginjak usia balita, biasanya si Kecil sudah beralih dari ASI ke susu formula dan menggunakan botol dot untuk meminumnya. Nah, Mum, kebiasaan menggunakan dot ini bisa membuat lidah si Kecil terdorong ke antara gigi depannya. Hal ini bisa memicu terjadinya cadel pada si Kecil, terutama ketika mengucapkan huruf “s” dan “z”. Untuk itu, Mum bisa mulai membiasakan si Kecil untuk minum menggunakan sedotan. Gerakan mengisap dengan sedotan akan melatih kekuatan motorik mulut si Kecil. Hal tersebut bisa mengembangkan kemampuan si Kecil dalam berbicara.

  • Cara Mengatasi Cadel pada Anak
    Selain beberapa cara yang telah disebutkan di atas, Mum juga bisa mengatasi cadel yang dialami si Kecil melalui beberapa cara berikut ini:
    Ajak si Kecil melakukan permainan yang bisa melatih kekuatan motorik mulutnya, seperti menium terompet mainan atau meniup gelembung air sabun.
    Apabila si Kecil terlihat asik mengisap ibu jari, segera lepaskan. Mengisap ibu jari dapat memicu terjadinya cadel.
    Ketika berbicara pada si Kecil, jangan menggunakan bahasa yang dicadel-cadelkan.
    Bantu si Kecil mengoreksi setiap kata yang salah diucapkannya. Perhatikan pilihan kata agar si Kecil tidak merasa “diserang”.
    Jika si Kecil masih cadel hingga berusia tujuh tahun, segera minta bantuan dokter spesialis anak. Mereka biasanya akan merujuk Mum pada ahli terapi bicara.

Nutrisi yang masuk ke tubuh si Kecil juga berperan penting dalam tumbuh kembang si Kecil lho, Mum. Tumbuh kembang yang maksimal akan meminimalisir risiko terjadinya cadel. Untuk itu, yuk berikan Friso Gold 3 secara rutin pada si Kecil untuk membantunya lebih kuat dari dalam agar ia bebas bereksplorasi bersama Mum. Selain diperkaya ALA, LA, Prebiotik, Nukelotida, Vitamin A, C, dan E, serta zink, Zat Besi, dan Selenium, susu Friso juga diproduksi dengan Single Process atau tanpa pemanasan berlebih, sehingga kualitas nutrisi dalam susu tetap terjaga dan lebih mudah dicerna oleh tubuh si Kecil.