Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Hati-hati Mums, Inilah Penyebab Penyakit Diabetes Pada Anak

Hati-hati Mums, Inilah Penyebab Penyakit Diabetes Pada Anak

Mums, ternyata penyakit diabetes tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja lho. Bayi hingga anak remaja juga bisa berisiko mengidap penyakit diabetes melitus. Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik utama pada anak yang sifatnya kronis dan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Faktor penyebab penyakit diabetes bisa disebabkan karena faktor genetik atau autoimun dan pola gaya hidup yang tidak sehat. Penyebab penyakit diabetes ini dibedakan berdasarkan jenis diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. 

Melansir laman kemkes.go.id, data Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) menunjukkan angka penyakit diabetes pada anak usia 0-18 tahun mengalami peningkatan sebesar 700 persen selama jangka waktu 10 tahun. Kenapa masalah penyakit diabetes melonjak tinggi? Karena masih banyak orang tua yang belum sadar mengenai gejala penyakit diabetes yang dialami anak sejak kecil. IDAI juga menyebutkan, diabetes tipe 1 merupakan penyakit diabetes yang paling sering dialami oleh anak-anak. Supaya Mums bisa mengetahui penyebab penyakit diabetes dan bagaimana cara mencegah serta mengatasinya, simak penjelasan dalam artikel ini ya. 

Penyebab Penyakit Diabetes

Seperti yang sudah disebutkan, penyebab penyakit diabetes pada anak tergantung dengan jenisnya. Diabetes dibagi menjadi dua tipe, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. 

Penyebab Penyakit Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 bisa dialami oleh bayi hingga orang dewasa. Penyebab penyakit diabetes tipe 1 secara pasti belum diketahui. Namun, banyak ahli yang menduga penyebab penyakit diabetes tipe 1 ini terjadi karena kelainan autoimun, di mana sistem imunitas atau kekebalan tubuh anak meghancurkan sel penghasil insulin di pankreasnya sendiri. Setelah sel-sel di pankreas dihancurkan, anak-anak akan menghasilkan sedikit atau bahkan tidak sama sekali insulin dalam tubuh. Padahal, insulin sangat diperlukan untuk memindahkan glukosa dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Penyebab penyakit diabetes tipe 1 ini bisa mengakibatkan kadar gula darah meningkat dan berisiko merusak organ serta jaringan tubuh. Melansir laman resmi kemkes.go.id, penyebab penyakit diabetes tipe 1 meliputi interaksi banyak faktor, antara lain kecenderungan genetik, sistem imun, dan faktor lingkungan. Umumnya, anak-anak bisa rentan terkena penyakit diabetes tipe 1 apabila memiliki faktor risiko berikut ini:

  • Faktor genetika 

    Genetika atau keturunan bisa menjadi penyebab penyakit diabetes tipe 1 yang dialami anak-anak. Sebagai contoh, adanya riwayat keluarga yang mengidap diabetes terlebih dahulu.

  • Faktor infeksi virus

    Penyebab penyakit diabetes juga bisa diakibatkan infeksi virus yang memicu kelainan autoimun. 

  • Faktor gaya hidup

    Meski cenderung disebabkan karena faktor genetik, gaya hidup yang tidak sehat juga bisa jadi penyebab penyakit diabetes pada anak lho, Mums. Misalnya, Mums sudah membiasakan anak mengonsumsi asupan makanan tinggi sukrosa sejak kecil, sehingga bisa menjadi kebiasaan yang sulit lepas hingga anak beranjak dewasa. 

Penyebab Penyakit Diabetes Tipe 2

Data dari Kemenkes RI menunjukkan, penyebab penyakit diabetes tipe 2 erat kaitannya dengan gaya hidup yang tidak sehat sejak kecil hingga dewasa, seperti berat badan berlebih, obesitas, kurang aktivitas fisik, hipertensi, diet tidak seimbang, dan lainnya. Diabetes tipe 2 terjadi ketika sel-sel tubuh anak kesulitan menggunakan insulin untuk mengoptimalkan gula darah sebagai energi. Diabetes tipe 2 juga bisa terjadi karena kurangnya produksi insulin, sehingga kadar gula darah anak dapat meningkat. Berikut beberapa faktor penyebab penyakit diabetes 2 yang sering dialami seseorang, di antaranya:

  • Faktor genetika

    Sama seperti diabetes tipe 1, faktor keturunan juga bisa menjadi penyebab anak-anak mengidap diabetes tipe 2. 

  • Faktor berat badan berlebih

    Anak yang memiliki berat badan berlebih hingga obesitas bisa berisiko lebih tinggi mengidap penyakit obesitas tipe 2.

  • Faktor kebiasaan 

    Anak terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman tinggi sukrosa? Hati-hati Mums, kebiasaan ini bisa memicu risiko berbahaya bagi kesehatannya. 

Gejala Penyakit Diabetes

Setelah memahami penyebab penyakit diabetes, penting bagi Mums untuk mengetahui gejala-gejala penyakit diabetes yang biasa dialami oleh anak yang dilansir dari laman kemkes.go.id, antara lain:

  1. Banyak makan

    Anak yang mengidap penyakit diabetes akan merasa lapar secara terus menerus meski baru saja makan. Rasa lapar ini muncul akibat jumlah insulin yang tidak memadai di dalam tubuh sehingga glukosa tidak dapat diolah menjadi energi. 

  2. Banyak minum

    Selain sering lapar, anak dengan diabetes juga sering merasa haus yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam menyerap cairan dengan baik sehingga tubuh mengalami dehidrasi.

  3. Sering buang air kecil

    Karena anak sering haus, maka tubuh pun akan sulit memproduksi insulin dan tidak mampu menyerap cairan. Akibatnya, anak yang mengidap diabetes akan lebih sering buang air kecil dibandingkan frekuensi normal, terutama saat malam hari. 

  4. Penurunan berat badan drastis

    Kondisi penurunan berat badan drastis biasanya terjadi dalam 2-6 minggu sebelum terdiagnosis. Kondisi ini akan terus terjadi meskipun anak sering minta makan lho, Mums. Ini karena tubuhnya tidak bisa menyerap gula darah sehingga menyebabkan jaringan otot dan lemak menyusut.

  5. Kelelahan dan mudah marah

    Anak yang mengidap diabetes jadi lebih sering kelelahan dan mudah marah. Sebab, tubuh anak tidak bisa menyerap gula dari makanan sehingga ia pun jadi kekurangan energi dan mudah merasa lelah. Perubahan suasana hati anak pun bisa naik turun dengan cepat lho, Mums. 

    Selain lima gejala di atas, Mums juga perlu waspada jika si kecil mengidap diabetes disertai sesak napas, dehidrasi berlebih, penglihatan kabur, warna kulit menghitam, dan napasnya sangat bau. Jika kondisi ini dialami si kecil, segeralah konsultasi dengan dokter untuk dilakukan penanganan secara cepat dan tepat. 

Makanan yang Jadi Penyebab Diabetes Pada Anak

Di luar faktor genetik dan infeksi virus, asupan nutrisi juga bisa menjadi penyebab penyakit diabetes pada anak. Faktor penyebab ini bisa Mums cegah dengan cara mengurangi atau menghindari makanan yang menjadi penyebabnya. Berikut beberapa makanan yang jadi penyebab penyakit diabetes, antara lain:

  1. Asupan tinggi sukrosa

    Kebiasaan si kecil mengonsumsi makanan dan minuman tinggi sukrosa bisa memicu risiko penyakit di kemudian hari, termasuk diabetes. Sebab, kadar gula dalam darah akan menumpuk di dalam tubuh dan akan terus meningkat hingga menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar anak-anak yang berusia di bawah dua tahun tidak boleh mengonsumsi sukrosa. Sedangkan, anak-anak yang berusia 2 tahun ke atas hanya boleh mengonsumsi gula tidak lebih dari 25 gram atau setara 6 sendok teh setiap hari. Solusinya, Mums bisa memilih asupan yang bebas atau rendah sukrosa untuk mendukung tumbuh kembang si kecil secara optimal. Pilihlah makanan yang mengandung gula alami karena gula alami dan pemanis alami dianggap lebih baik untuk kesehatan tubuh anak. 

  2. Asupan tinggi karbohidrat

    Asupan tinggi karbohidrat dan rendah serat merupakan makanan yang mudah dicerna oleh tubuh dan lebih cepat berubah menjadi glukosa. Akibatnya, kadar gula darah dan insulin mengalami peningkatan. Kondisi inilah yang bisa menjadi penyebab penyakit diabetes. Oleh karena itu, Mums perlu memenuhi asupan nutrisi yang dikonsumsi si kecil, meliputi protein, karbohidrat, lemak baik, vitamin, dan mineral dengan seimbang. 

Penyebab penyakit diabetes seperti faktor genetik atau keturunan memang tidak bisa dicegah begitu saja. Namun, Mums tetap bisa mencegah penyakit diabetes pada anak dengan menjalani pola hidup sehat dan aktif. Sebab, peningkatan diabetes tipe 2 dipengaruhi oleh obesitas pada anak yang semakin bertambah. Kemenkes RI menyarankan Mums untuk melakukan pencegahan sebagai berikut:

  • Mempertahankan berat badan ideal anak
  • Perbanyak mengonsumsi buah dan sayur
  • Kurangi kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis serta bersoda
  • Aktif berolahraga

Selain itu, Mums juga bisa mencegah risiko penyakit diabetes dengan memberikan asupan susu bebas sukrosa seperti FRISO Gold 4. Susu FRISO Gold 4 dengan kemasan baru tetap hadir dengan nutrisi alami dan bebas sukrosa untuk mendukung tumbuh kembang anak lebih ideal. Walaupun bebas sukrosa, susu FRISO Gold 4 tetap memiliki rasa yang enak, serta diformulasikan dengan teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam.