Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Pentingnya Olahan Daging untuk MPASI Bayi

Pentingnya Olahan Daging untuk MPASI Bayi

Saat mengolah menu MPASI bayi, ada banyak jenis makanan yang kaya akan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil, mulai dari olahan daging, ikan, telur, sayuran, buah-buahan, dan lainnya. Dalam mengolah MPASI, Mums pasti ingin membuat makanan yang sehat dan mudah dibuat. Nah, olahan daging bisa jadi alternatifnya karena daging sapi dan daging ayam merupakan jenis daging yang mudah didapat dan rasanya pun lezat. Selain itu, ternyata olahan daging mengandung banyak manfaat karena termasuk sumber protein hewani yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Olahan Daging Sebagai Sumber Protein Hewani

Ada beragam sumber protein hewani yang bisa diolah menjadi menu MPASI bayi, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan hasil olahannya. Protein hewani merupakan sumber protein penting dan dibutuhkan oleh tubuh untuk mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Asupan protein hewani, seperti olahan daging dalam MPASI memiliki banyak manfaat, di antaranya mendukung perkembangan otak, membentuk dan menjaga kesehatan tulang, membangun otot, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memelihara jaringan tubuh lainnya. Melihat banyaknya manfaat olahan daging sebagai sumber protein hewani, maka Mums sudah bisa mengenalkannya kepada si Kecil sejak usia di atas 6 bulan. 

Olahan daging sapi mengandung protein, lemak, zat besi, kalsium, zinc,  vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, dan magnesium yang bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi. Sementara itu, olahan daging ayam mengandung protein, lemak, zat besi, zinc, kalium, fosfor, vitamin A, vitamin B, vitamin D, vitamin E, vitamin K yang tak kalah penting untuk kesehatan si Kecil. Selain olahan daging sapi dan ayam, Mums tetap harus menyeimbangkan asupan nutrisi dalam setiap menu MPASI bayi. Sebab, tubuh si Kecil juga memerlukan asupan vitamin, serat, dan mineral dari sayur dan buah. Cobalah untuk mengganti menu MPASI si Kecil setiap hari agar ia tidak mudah bosan dengan satu jenis makanan tertentu. 

Baca juga: 5 Mitos dan Fakta MPASI Pertama yang Perlu Mums Ketahui

Dalam membuat olahan daging sapi untuk MPASI, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan ada beberapa tekstur MPASI yang bisa disesuaikan dengan usia si Kecil, antara lain:

  • Puree

    Makanan yang dihaluskan hingga menjadi bubur kental. Tekstur MPASI ini diberikan kepada bayi yang berusia 6-9 bulan. 

  • Mashed 

    Makanan yang dilumatkan dengan halus. Tekstur MPASI ini dapat diberikan kepada bayi yang berusia 6-9 bulan, dengan frekuensi 2-3 kali makan besar dan 1-2 kali makan selingan.

  • Minced 

    Makanan yang dicincang halus. Tekstur MPASI minced diberikan kepada bayi yang berusia 9-12 bulan. 

  • Chopped

    Chope juga makanan yang dicincang, namun teksturnya lebih kasar dibandingkan minced. Tekstur MPASI ini dapat diberikan kepada bayi yang berusia 9-12 bulan.

  • Finger foods 

    Makanan yang mudah digigit, dikunyah, dan dipegang sendiri oleh bayi. Biasanya finger foods juga diberikan kepada bayi untuk melatih kemampuan motoriknya. Tekstur MPASI ini dapat diberikan kepada bayi yang berusia 9-12 bulan.

  • Makanan keluarga 

    Makanan biasa yang dihaluskan seperlunya. Dapat diberikan ketika bayi sudah berusia di atas 1 tahun. 

Cara Memilih Olahan Daging untuk Bayi

Meskipun olahan daging sudah bisa diberikan kepada bayi yang sudah berusia di atas enam bulan, namun Mums tetap harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Saat mengolah daging ayam, pilihlah bagian dada yang tinggi protein dan rendah lemak. Bagian paha ayam kaya akan zat besi, namun kandungan lemaknya pun cukup tinggi. Mums bisa mengolah bagian dada atau paha tanpa tambahan kulitnya ya! 
  2. Untuk olahan daging sapi, pilihlah bagian sirloin atau has dalam. Mums juga bisa memilih daging giling yang rendah lemak.
  3. Saat membuat olahan daging, pastikan untuk memasaknya dengan tepat dan matang sempurna. Hindari memasak olahan daging yang setengah matang karena kemungkinan masih mengandung bakteri.
  4. Pastikan membuat olahan daging sapi dengan cara digiling sampai halus untuk mempermudah pencernaan bayi yang belum sempurna. 
  5. Hindari juga memasak olahan daging ayam yang terlalu lama karena bisa membuatnya lebih kering, susah dikunyah, serta susah ditelan bayi yang baru mempelajari keterampilan motorik saat makan.
  6. Hindari membuat olahan daging untuk MPASI dengan cara digoreng. Sebaiknya direbus, dikukus, atau ditumis.
  7. Hindari memanaskan olahan daging lebih dari satu kali, agar kandungan nutrisi alaminya tidak rusak.

Baca juga: Inilah 4 Cara Membuat MPASI Agar Nutrisinya Tidak Hilang

Resep Olahan Daging untuk MPASI Bayi

Tahukah Mums, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan, pada usia 6 bulan dan di awal pemberian MPASI, pastikan makanan pertama si Kecil diolah dalam bentuk bubur kental atau tekstur yang sangat halus agar mudah dicerna. Sebaiknya memberikan olahan daging giling bertekstur saat bayi sudah memasuki usia 9 bulan. 

Nah, di bawah ini ada beberapa inspirasi resep MPASI dari olahan daging sapi dan ayam yang bisa Mums kreasikan di rumah. Langsung ikuti resepnya yuk!

Resep MPASI Bubur Tim Ayam Sayur

Bahan-bahan:

  • 3 sdm beras (bisa pilih beras putih atau merah)
  • 50 gram olahan daging ayam, giling dan haluskan
  • 1 potong tahu kecil, lumatkan
  • 1 buah wortel kecil, parut dan haluskan
  • Minyak zaitun secukupnya (Mums bisa pilih extra light olive oil)
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  1. Bersihkan beras, kemudian masak dengan air hingga menjadi bubur 
  2. Tumis minyak zaitun dan masukkan olahan daging ayam halus. Masak hingga matang sempurna
  3. Masukkan tahu dan wortel ke dalam bubur. Aduk rata
  4. Tambahkan olahan daging ayam yang sudah ditumis. Aduk kembali hingga matang merata
  5. Tuangkan bubur tim ayam sayur ke mangkuk

Resep MPASI Bubur Jagung Ayam

Bahan-bahan:

  • 4 sdm nasi 
  • 1 gelas kaldu ayam buatan sendiri
  • 50 gram daging ayam bagian dada, blender hingga halus
  • 1/2 potong jagung, blender hingga halus
  • 1/2 potong wortel, parut dan haluskan
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  1. Rebus daging ayam yang sudah dihaluskan. Tambahkan wortel 
  2. Saat menambahkan jagung ke dalam panci, sebaiknya Mums saring terlebih dahulu menggunakan saringan kawat
  3. Masukkan nasi dan kaldu ayam. Aduk hingga seperti bubur
  4. Bubur jagung ayam siap dinikmati 

Resep MPASI Tumis Daging Sapi Buncis

  • 50 gr daging sapi, cincang halus
  • 1/2 buah jagung dipipil
  • 5 batang buncis
  • 1 siung bawang putih
  • 1 sdt Extra Light Olive Oil (ELOO)
  • Keju parut secukupnya
  • Margarin secukupnya

Cara membuat:

  1. Rebus daging hingga matang dan empuk
  2. Kukus jagung pipil dan buncis potong hingga matang
  3. Tumis bawang putih dengan margarin
  4. Masukkan daging cincang, kukusan jagung dan buncis, tumisan bawang putih ke dalam blender. Lalu blender hingga mencapai tekstur yang diinginkan
  5. Setelah diblender, tuang ke dalam wadah saji
  6. Tambahkan keju parut dan sajikan selagi hangat

Resep MPASI Kentang Tumbuk Sapi

Bahan-bahan:

  • 1/2 potong kentang ukuran sedang
  • 1 genggam daging sapi, giling halus
  • 1 buah wortel kecil
  • 1 potong kecil tahu, haluskan
  • 1 siung bawang putih parut
  • 1 sdm Extra Light Olive Oil (ELOO)

Cara membuat:

  1. Cuci bersih semua bahan, kemudian potong-potong
  2. Tumis bawang putih parut menggunakan ELOO sampai wangi, lalu tambahkan daging sapi giling, masak sampai matang kecoklatan. Sisihkan
  3. Kukus kentang, wortel, dan tofu kurang lebih 15 menit
  4. Hancurkan kentang kukus hingga halus, setelah itu haluskan pula wortel dan tahu dengan blender
  5. Tuang ke mangkuk dan sajikan selagi hangat

Selain memenuhi asupan nutrisi dari MPASI olahan daging, Mums juga harus menyeimbangkan gizi harian si Kecil dari nutrisi lainnya. Mums tetap perlu memberikan si Kecil ASI agar kebutuhan nutrisinya tetap terjaga. Oleh karena itu, Mums perlu meningkatkan kualitas ASI dengan mengonsumsi susu khusus Ibu menyusui seperti Frisomum Gold Dualcare+ yang mengandung zat besi, kalsium, ALA/LA, nukleotida, dan prebiotik untuk mendukung kesehatan Mums dan si Kecil.