Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Cara Penuhi Gizi Seimbang Anak Sesuai Panduan Kemenkes RI

Cara Penuhi Gizi Seimbang Anak Sesuai Panduan Kemenkes RI

Mums pasti sering mendengar slogan “4 sehat 5 sempurna”, ya? Slogan kesehatan yang sering dikaitkan dengan pemenuhan gizi seimbang ini memang sudah akrab sejak dulu hingga sekarang. Namun, seiring dengan zaman yang berganti dan kebutuhan nutrisi meningkat, slogan tersebut disempurnakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dengan konsep baru, yaitu “Isi Piringku” yang didasari dengan Pedoman Gizi Seimbang (PGS). 

Sekarang Mums mungkin bertanya-tanya apa perbedaan konsep “4 sehat 5 sempurna” dengan gizi seimbang “isi piringku”. Sebenarnya, “4 sehat 5 sempurna” bukan dihilangkan begitu saja, melainkan disempurnakan agar semakin banyak orang paham mengenai gizi seimbang yang ideal untuk setiap orang, termasuk anak-anak. Ini karena dalam konsep “4 sehat 5 sempurna” tidak dijelaskan lebih detail mengenai pembagian porsi nutrisi untuk dikonsumsi sehari-hari, sementara dalam konsep gizi seimbang “isi piringku” dijelaskan lebih detail seluruh informasi terkait nutrisi, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral dalam buah dan sayur. 

Apa Saja Pedoman Gizi Seimbang “Isi Piringku?”

Dalam konsep “4 sehat 5 sempurna” hanya dijelaskan pentingnya kebutuhan empat sumber nutrisi penting, seperti karbohidrat, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan serta dapat ditambah dengan susu menjadi lima sempurna. 

Sedangkan, dalam Pedoman Gizi Seimbang “isi piringku” terdapat informasi detail mengenai berapa porsi dari masing-masing nutrisi dan didukung dengan tiga kebiasaan yang harus dilakukan secara rutin, seperti cuci tangan pakai sabun, minum air 8 gelas sehari, dan aktivitas fisik. Melansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, berikut informasi lengkap terkait gizi seimbang “isi piringku”: 

  • Porsi Makanan Pokok

Makanan pokok merupakan sumber karbohidrat yang penting dalam sebuah piring. Sumber karbohidrat yang bisa Mums pilih bukan hanya nasi putih saja, ya! Ada banyak sumber karbohidrat yang bisa jadi pilihan, seperti nasi merah, singkong, ubi jalar, biji gandum,talas, jagung, kentang, dan hasil olahan lainnya. Dalam satu piring sekali makan, disarankan terdapat 150 gram nasi atau setara 3 centong nasi agar menu si Kecil mengandung gizi seimbang.

  • Porsi Lauk pauk

Lauk pauk terdiri dari sumber protein hewani maupun protein nabati yang meliputi susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahan lainnya. Menurut gizi seimbang “isi piringku”, dalam satu piring sekali makan disarankan mengandung protein hewani dari 75 gram daging sapi (dua potong daging ukuran sedang), setara 80 gram daging ayam tanpa kulit (dua potong), 75 gram ikan kembung, atau 1 butir telur. Untuk protein nabatinya bisa memilih 100 gram tahu atau 50 gram tempe. 

  • Porsi Sayuran

Selain karbohidrat dan protein, Mums juga wajib memasukkan sumber vitamin dan mineral ke dalam menu makanan si Kecil. Dalam satu piring sekali makan, harus mengandung 150 gram sayuran atau 1 mangkok sedang. Memberikan sayuran termasuk hal yang gampang-gampang susah ya, Mums? Karena banyak anak yang tidak menyukai sayuran, karenanya Mums harus kreatif dalam mengolah sayuran agar si Kecil mendapatkan gizi seimbang. 

  • Porsi Buah-buahan

Sumber vitamin dan mineral lainnya adalah buah-buahan. Ada banyak pilihan buah yang bisa jadi pilihan, contohnya 150 gram pepaya, setara 2 buah jeruk sedang (110 gram), atau 1 buah kecil pisang ambon (50 gram) agar menu makanan si Kecil mengandung gizi seimbang.

Baca juga: Makanan dengan Kandungan Nutrisi Terbaik di Dunia untuk Anak

  • Minum Air Putih 8 Gelas Sehari

Dalam Pedoman Gizi Seimbang (PGS) “isi piringku”, setiap orang disarankan minum 8 gelas air putih dalam sehari agar memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh dan terhindar dari dehidrasi. Selain itu, minum air putih 8 gelas sehari dapat memelihara fungsi ginjal, melancarkan sistem pencernaan, menjaga kesehatan kulit, mengontrol kalori, dan mengurangi risiko kanker kandung kemih. 

  • Cuci Tangan Pakai Sabun

Kampanye cuci tangan memang sudah ada sejak dulu, namun kesadaran untuk cuci tangan semakin ditingkatkan semenjak munculnya pandemi Covid-19. Manfaat cuci tangan pakai sabun di air mengalir dapat mencegah penularan virus, bakteri, atau kuman berbahaya. Yuk Mums, saatnya biasakan si Kecil mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah dari kamar mandi dan luar rumah, memegang hewan atau barang, setelah menyentuh sampah, dan setelah menjenguk orang sakit. 

  • Aktivitas Fisik

Panduan Gizi Seimbang (PGS) selanjutnya yang tidak kalah penting adalah aktivitas penting. Kemenkes RI menyarankan kita untuk melakukan minimal 30 menit aktivitas fisik setiap harinya. Aktivitas fisik ini bisa Mums sesuaikan dengan usia si Kecil serta kemampuannya, ya! Pilihlah aktivitas fisik yang menyenangkan.

  • Memantau Berat Badan Tiap Bulan

Satu hal yang tak kalah penting dalam memenuhi gizi seimbang adalah memantau berat badan tiap bulannya. Kemenkes RI menyarankan hal ini agar kondisi tubuh si Kecil dapat terpantau sehingga terhindar dari risiko obesitas di masa mendatang. 

Seperti Apa Panduan “Isi Piringku” Untuk Memenuhi Gizi Seimbang Anak?

Kemenkes RI juga mengeluarkan 10 panduan untuk memenuhi gizi seimbang yang sesuai dengan konsep “isi piringku”. Berikut panduan yang bisa Mums dan si Kecil lakukan:

  1. Biasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok
  2. Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi
  3. Banyak makan buah dan sayur
  4. Batasi konsumsi makanan dan minuman manis, asin, dan berlemak
  5. Biasakan minum air putih yang cukup dan aman
  6. Biasakan sarapan pagi
  7. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir
  8. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan ideal
  9. Biasakan membaca label pada kemasan makanan atau minuman
  10. Syukuri dan nikmati aneka ragam panganan

10 panduan gizi seimbang ini dinilai lebih relevan untuk diterapkan di zaman sekarang dibandingkan konsep “4 sehat 5 sempurna”. Tujuan dari konsep “isi piringku” adalah agar makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat bervariasi dan memiliki nilai gizi seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh, khususnya pada anak-anak dalam masa pertumbuhan. 

Dalam tumbuh kembangnya, si Kecil memerlukan nutrisi lain disamping makanan pokok harian, salah satunya susu sebagai sumber protein hewani. Susu mengandung banyak nutrisi penting, di antaranya protein, karbohidrat, kalsium, magnesium, fosfor, vitamin, dan nutrisi lainnya. Untuk mencukupi gizi seimbang si Kecil, Mums bisa berikan Friso Gold 3 sebagai susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun, dengan teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. 

Jadi, siapkah Mums untuk menjalani Pedoman Gizi Seimbang (PGS) ini? Sebenarnya pedoman ini cukup mudah dilakukan lho, Mums. Asalkan harus ada komitmen dan konsistensi untuk menjalani gaya hidup sehat bagi si Kecil dan keluarga. Hadirnya Pedoman Gizi Seimbang (PGS) ini pun bisa membuat si Kecil tumbuh lebih sehat, kuat, dan pintar serta terhindar dari berbagai risiko penyakit berbahaya. Yuk, jadikan pola hidup sehat ini sebagai kebiasaan yang menyenangkan dengan metode yang tepat dan penuh kasih sayang. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Mums, ya!