Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

shutterstock-731558587_ZJPbAvHtup

5 Faktor Penyebab Menurunnya Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil

Daya tahan tubuh biasanya cenderung menurun ketika Mum sedang hamil. Apa penyebabnya? Yuk, cari tahu!

Kehamilan merupakan masa-masa yang indah, namun kadang tak selalu mudah saat menjalaninya. Berbagai perubahan drastis terjadi pada tubuh Mum selama hamil. Salah satunya yaitu kekebalan tubuh yang menurun. Padahal, daya tahan tubuh ibu hamil harus kuat, agar kesehatan Mum dan calon buah hati di dalam kandungan senantiasa terjaga.

Nah, Mum mungkin penasaran, ya, kenapa sih di masa kehamilan sistem kekebalan tubuh jadi cenderung melemah? Yuk, simak ulasan berikut untuk mencari tahu jawabannya, Mum!

Faktor Penyebab Melemahnya Sistem Imun di Masa Kehamilan

1. Aktivitas Sel T yang Berkurang

Dominic Marchiano, seorang asisten profesor obstetri dan ginekologi Universitas Kedokteran Pennsylvania, Amerika Serikat, menyebutkan, di dalam tubuh terdapat sel T yang berfungsi sebagai agen pengontrol infeksi virus. Selama kehamilan, aktivitas sel ini di tubuh Mum umumnya akan mengalami penurunan. Inilah yang mengakibatkan imunitas menjadi lemah, sehingga Mum lebih mudah jatuh sakit karena infeksi virus.

2. Berlebihan Saat Beraktivitas

Jika biasanya tubuh Mum berenergi dan cukup fit untuk melakukan berbagai aktivitas, maka Mum akan lebih mudah letih saat hamil. Oleh karena itu, jika aktivitas fisik yang dilakukan terlalu banyak, Mum kemungkinan besar akan kelelahan dan hal ini dapat berdampak negatif pada daya tahan tubuh. Jadi, berusahalah membatasi aktivitas fisik agar tidak melebihi batas wajar, ya, Mum.

shutterstock-708324172_S3M4mFZrjK

3. Kebutuhan Nutrisi yang Tidak Terpenuhi

Selama di dalam kandungan, janin akan mengambil nutrisi yang ia butuhkan langsung dari tubuh Mum. Ini sebabnya, selama masa kehamilan, Mum perlu lebih memerhatikan asupan nutrisi untuk ibu hamil. Sebab, bila jumlah yang dibutuhkan tidak terpenuhi, Mum dan calon buah hati akan sama-sama kekurangan nutrisi.

Pada janin, kekurangan nutrisi dapat mengakibatkan tumbuh kembangnya menjadi kurang optimal. Sementara, pada Mum, hal ini dapat menyebabkan gejala lemas, letih, lesu, dan lunglai, hingga berdampak pada menurunnya imunitas tubuh, lho. Oleh sebab itu, mulailah lebih memerhatikan asupan gizi harian ya, Mum.

4. Tingkat Stres yang Tinggi

Tahukah, Mum? Sejak berkembangnya ilmu psikoneuroimunologi, para ahli menyimpulkan, ada kaitan yang kuat antara sistem kekebalan tubuh dan kondisi psikologi seseorang.

Menurut Profesor Christopher Coe dari Universitas Wisconsin, Amerika Serikat, beragam penelitian telah mengungkap fakta bahwa hormon kortisol yang diproduksi saat stres dapat melemahkan sistem imun manusia. Dalam kuliahnya yang berjudul “All Roads Lead To Psychoneuroimmunology”, Profesor Coe menjelaskan, setidaknya ada dua penyakit yang bisa dipicu oleh stres, yaitu asma dan fibromyalgia.

Sebagai bentuk gangguan pernapasan yang melibatkan sel-sel radang, asma tentu membahayakan kondisi Mum dan janin dalam kandungan, karena dapat membuat kadar oksigen di tubuh berkurang. Sementara, fibromyalgia merupakan penyakit yang menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan di tubuh. Berhubung asma dan fibromyalgia sama-sama mengganggu, sebisa mungkin hindari stres dan khawatir berlebihan selama hamil, ya, Mum.

Tak hanya berdampak buruk pada kekebalan tubuh ibu hamil, stres yang Mum rasakan sewaktu hamil juga menurunkan respon sistem imun tubuh si Kecil saat ia diberi vaksin di usia enam bulan nanti. Fakta ini dipublikasikan di Jurnal Brain, Behavior and Immunity, Mum.

5. Cuaca yang Berubah secara Ekstrem

Perubahan cuaca juga berpengaruh terhadap daya tahan tubuh Mum ketika hamil. Cuaca yang tidak menentu dan sering berubah dari panas ke dingin atau sebaliknya, membuat tubuh harus beradaptasi dengan cepat. Proses adaptasi yang harus dilakukan dengan cepat ini menguras energi di tubuh Mum, sehingga daya tahan tubuh pun jadi menurun.

Pengaruh Terhadap Janin

Imunitas tubuh yang menurun selama masa kehamilan secara otomatis akan membuat Mum lebih rentan terhadap risiko infeksi virus. Beberapa penyakit akibat infeksi virus yang biasa dialami ibu hamil di antaranya flu, batuk, demam, serta infeksi saluran kemih. Nah, hal ini cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan dan tumbuh kembang janin, Mum.

Alasannya, saat sakit, mau tidak mau Mum harus mengonsumsi obat-obatan. Padahal, hal ini perlu dihindari selama hamil karena berisiko membahayakan janin dalam kandungan Mum. Beberapa risiko terburuk dari konsumsi obat-obatan kimia selama hamil di antaranya yaitu keguguran, bayi terlahir prematur, janin tumbuh secara abnormal, hingga bayi meninggal di dalam kandungan.

shutterstock-249370927_23aiMC4DO9

Lebih Hati-hati Saat Mengonsumsi Obat

Seperti yang sudah disebutkan di atas, mengonsumsi obat-obatan selama kehamilan memang bisa berisiko bagi janin di dalam kandungan. Akan tetapi, Mum juga tidak mungkin membiarkan penyakit tetap mengganggu. Oleh sebab itu, segeralah berkonsultasi dengan dokter, ya, Mum. Dokter dapat merekomendasikan obat yang efektif untuk meredakan sakit Mum, namun tetap aman untuk janin dalam kandungan. 

Mengingat faktor nutrisi termasuk salah satu penentu kuat tidaknya daya tahan tubuh ibu hamil, pastikan kebutuhan nutrisi harian Mum di masa kehamilan senantiasa terpenuhi. Selain lewat konsumsi aneka sumber Serat dan Protein, memenuhi kebutuhan nutrisi di masa kehamilan juga bisa dilakukan dengan rutin mengonsumsi segelas susu ibu hamil setiap hari. Contohnya  Frisomum Gold.

Selamat menjaga kesehatan tubuh selama masa kehamilan, ya, Mum!