Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

shutterstock-792202873_qKgCBdPDs1

5 Manfaat Jalan Kaki Pagi di Alam Terbuka untuk Ibu Hamil

Ayo ketahui lebih jauh seputar manfaat jalan kaki di pagi hari untuk kesehatan Mum dan janin, terutama ketika memasuki trimester 3 kehamilan.

Selama masa kehamilan, beragam perubahan terjadi pada tubuh Mum, terutama bila usia kandungan sudah memasuki trimester ketiga. Dengan perut yang kian membesar dan bobot tubuh yang semakin berat, gerak Mum kini tentu jadi lebih terbatas, ya. Namun, bukan berarti Mum hanya bisa malas-malasan dan berdiam diri, lho.

Ketimbang bermalas-malasan, Mum justru disarankan untuk melakukan beberapa aktivitas fisik ringan, misalnya berjalan kaki secara rutin setiap pagi. Di samping membuat tubuh tetap bugar, aktivitas ini juga bermanfaat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil di dalam kandungan. Nah, berikut info seputar manfaat jalan pagi untuk ibu hamil serta beberapa fakta lainnya yang sebaiknya Mum tahu. Yuk, simak!

Si Kecil Membutuhkan Udara Segar Sejak Masih Berada di Dalam Kandungan

Penelitian seputar kehamilan trimester ketiga yang dilakukan oleh Center for Children’s Environmental Health di Universitas Columbia menunjukkan, udara yang dihirup ibu hamil di dua trimester akhir turut berpengaruh pada perkembangan janin di dalam kandungan.

Penelitian yang dilakukan terhadap 250 wanita yang tidak merokok dan melahirkan antara tahun 1999 sampai 2006 ini, mengamati pengaruh kualitas udara di lingkungan ibu hamil dan kaitannya dengan kesehatan mental dari anak yang dilahirkan.

Hasil penelitian mengungkapkan, semakin tinggi tingkat polusi udara di lingkungan ibu hamil, semakin tinggi pula risiko si Kecil mengalami masalah perilaku di kemudian hari. Anak-anak berusia 6–7 tahun yang dilahirkan oleh ibu yang sering terpapar udara berpolusi selama hamil umumnya mengalami masalah perilaku, seperti depresi, sulit fokus, dan mudah gelisah, Mum. Sebaliknya, anak-anak yang terlahir dari ibu yang tidak sering terpapar polusi ditemukan lebih jarang mengalami masalah perilaku.

shutterstock-743323207_kqNfgUcQw0

Manfaat Jalan Pagi untuk Kesehatan Ibu Hamil

Tak sekadar membantu meminimalkan kemungkinan si Kecil mengalami masalah perilaku di kemudian hari, jalan kaki pagi di alam terbuka selama masa kehamilan juga memiliki beberapa manfaat lain, di antaranya:

1. Mengurangi Risiko Preeklampsia

Preeklampsia merupakan komplikasi yang terjadi pada masa kehamilan dan berpotensi membahayakan kandungan. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan tekanan darah yang tinggi dan terdapat unsur Protein pada urine.

Jalan kaki secara rutin di pagi hari dianggap mampu mengurangi risiko terjadinya preeklampsia. Alasannya, berjalan kaki membantu menjaga berat badan Mum dan mengurangi kadar kolesterol dalam darah, sehingga tekanan darah selama kehamilan menjadi lebih stabil, Mum.

2. Menurunkan Risiko Diabetes

Mum, selama masa kehamilan, terjadi peningkatan kadar hormon estrogen, progesteron, dan laktogen plasenta. Hal ini menyebabkan insulin di tubuh Mum tidak bisa bekerja secara optimal, sehingga kadar gula dalam darah meningkat secara alami. Bila Mum tidak menjaga pola makan dan memperbanyak gerak, peningkatan kadar gula dalam darah ini berisiko membuat Mum mengalami diabetes gestasional, lho. Padahal, diabetes gestasional perlu dihindari karena dapat memicu si Kecil terlahir dalam kondisi makrosomia (bayi lahir dengan berat berlebih), sehingga proses melahirkan menjadi sulit.

Kabar baiknya, berjalan kaki pagi secara rutin setiap hari membantu tubuh Mum mengubah gula darah menjadi energi. Dengan begitu, risiko diabetes gestasional dan kondisi makrosomia pada si Kecil bisa dikurangi.

3. Mencegah Stres selama Kehamilan

Beragam perubahan pada tubuh selama hamil sering kali memicu stres. Mungkin Mum pun merasakan hal ini, ya? Nah, aktivitas ringan seperti berjalan kaki pagi akan memicu tubuh Mum melepaskan hormon endorfin, sejenis senyawa kimia yang membuat perasaan jadi senang dan rileks. Jadi, mulailah lebih rutin berjalan kaki di pagi hari supaya mood Mum senantiasa positif, ya.

4. Meningkatkan Kemungkinan si Kecil Lahir Secara Normal

Berjalan santai di pagi hari selama masa kehamilan juga berdampak positif pada kelenturan otot pinggul, Mum. Semakin lentur dan fleksibel otot pinggul, makin besar kemungkinan Mum melahirkan si Kecil secara normal, tanpa melalui prosedur operasi. Tubuh akan lebih bugar karena terbiasa dilatih aktif setiap pagi. Hal ini juga meningkatkan stamina Mum untuk menghadapi proses persalinan normal.

5. Mengurangi Ketidaknyamanan yang Mum Rasakan

Beban tubuh yang bertambah selama masa kehamilan membuat Mum lebih rentan merasakan sakit dan berbagai ketidaknyamanan, seperti kram, kesemutan, kaku otot, dan pegal-pegal. Terlebih bila Mum jarang bergerak dan lebih banyak berdiam diri.

Oleh sebab itu, cobalah lebih aktif secara fisik, salah satunya dengan rutin berjalan kaki di pagi hari, Mum. Dengan bergerak aktif, peredaran darah akan semakin lancar, sehingga kesemutan, kram, dan pegal-pegal tak lagi mengganggu Mum.

shutterstock-689767273_Hwhj6MCnUS

Di samping kelima manfaat tadi, jalan kaki secara rutin di pagi hari juga dapat meningkatkan kualitas tidur Mum di malam hari, lho. Hal ini tentu membantu Mum senantiasa bugar dan bersemangat saat beraktivitas di siang hari, bukan?

Nah, itulah beberapa manfaat jalan pagi untuk ibu hamil yang perlu Mum tahu. Semoga info ini membuat Mum lebih termotivasi untuk lebih aktif.

Seperti halnya rutin berjalan kaki di pagi hari, memenuhi kebutuhan nutrisi harian Mum di masa kehamilan juga penting. Oleh sebab itu, ingat untuk selalu mengonsumsi susu ibu hamil kaya nutrisi setiap hari, seperti Frisomum Gold, ya.