Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
7 Daftar Makanan Ibu Hamil yang Aman Dikonsumsi untuk Mums dan Janin

7 Daftar Makanan Ibu Hamil yang Aman Dikonsumsi untuk Mums dan Janin

Saat hamil, banyak sekali kekhawatiran ketika Mums ingin mengonsumsi jenis makanan tertentu. Sebagian besar Mum juga pasti bingung, apa saja makanan yang sebenarnya baik untuk kesehatan Mums dan janin, bukan? Supaya tidak menduga-duga sendiri, lebih baik Mums membaca artikel ini karena akan dijelaskan mengenai daftar makanan Ibu hamil untuk memenuhi asupan nutrisi yang seimbang. Selain itu, Mums juga akan tahu apa saja makanan yang dilarang selama masa kehamilan. Kenapa pembahasan ini penting? Supaya Mums mengetahui nutrisi yang dibutuhkan agar tetap sehat selama 9 bulan mengandung. Pasalnya, nutrisi Ibu hamil merupakan salah satu faktor utama penentu kesehatan Mums dan janin. Nah, nutrisi ini bisa Mums dapatkan dalam makanan ibu hamil. 

Kurangnya asupan nutrisi yang tepat serta gaya hidup yang kurang baik, bisa mengakibatkan munculnya risiko gangguan pada janin. Gangguan ini cukup beragam, seperti berat badan lahir kurang, hambatan tumbuh kembang, hingga cacat bawan lahir. Oleh karena itu, setelah Mums dinyatakan hamil, sejak saat itulah Mums harus menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh. Pastikan berhenti sementara untuk mengonsumsi makanan sembarangan, lebih baik diganti dengan makanan ibu hamil yang kaya nutrisi. Selain itu, 

Makanan Ibu Hamil yang Kaya Nutrisi

Agar bayi di dalam kandungan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, Mums perlu mengonsumsi makanan ibu hamil sebagai berikut:

Susu

Susu dan produk olahannya, seperti yogurt dan keju mengandung kalsium yang tinggi untuk membentuk menjaga kesehatan tulang Mums dan bayi yang ada dalam janin. Makanan ibu hamil ini juga bisa membantu kebutuhan cairan selama masa kehamilan tercukupi, di samping minum air putih secara rutin setiap harinya ya, Mums. Bila kebutuhan cairan tercukupi, maka akan mengurangi risiko bayi lahir prematur. Selain itu, asupan cairan, seperti susu juga penting untuk mencegah dehidrasi dan konstipasi yang biasa dialami ibu hamil. 

Untuk menambah nutrisi tersebut, Mums bisa mengonsumsi susu khusus ibu hamil, seperti Frisomum Gold Dualcare+ yang mengandung zat besi, kalsium, dan ALA/LA yang penting untuk kesehatan Mums dan janin. Selain itu, Frisomum Gold Dualcare+ mengandung prebiotik untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan, serta mengurangi konstipasi atau sembelit. Susu kaya nutrisi ini dapat memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan. 


 

Telur

Telur termasuk makanan ibu hamil dengan kandungan protein yang baik untuk kesehatan Mums dan janin. Kandungan nutrisi di dalam telur dapat meningkatkan perkembangan otak janin, memenuhi kebutuhan vitamin Mums, serta penting untuk pertumbuhan sumsum tulang belakang. Selain itu, kandungan kolin dalam telur dapat mengurangi risiko terjadinya cacat tabung saraf. Namun, Mums juga harus mengolah telur dengan benar dan matang sempurna agar tidak ada bakteri salmonella aktif yang dapat menginfeksi Mums dan janin dalam kandungan. Makanan ibu hamil ini juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi Mums dari paparan infeksi bakteri atau virus penyebab penyakit.

Ikan

Sama seperti susu dan telur, ikan juga termasuk makanan ibu hamil dengan kandungan protein tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama saat masa kehamilan. Selain protein, ikan mengandung omega 3 dan berbagai vitamin serta mineral yang baik untuk Mums dan janin. Seperti yang Mums ketahui, ikan terbagi menjadi dua jenis, yakni ikan laut dan ikan air tawar. Meskipun habitatnya berbeda, Mums tak perlu khawatir karena kedua jenis ikan ini mengandung nutrisi dan manfaat yang sama baiknya bagi ibu hamil. 

Mums bisa mengonsumsi makanan ibu hamil ini dengan pengolahan yang tepat dan matang sempurna. Ini karena di dalam ikan mentah atau setengah matang terkadang masih ada cacing parasit atau bakteri yang berbahaya bagi kesehatan janin. Selain itu, Mums juga harus menghindari makanan laut dan olahannya, seperti sushi, sashimi, kerang yang mentah, setengah matang, atau mengandung merkuri tinggi. 

Baca juga: Makanan dengan Kandungan Nutrisi Terbaik di Dunia untuk Anak

Daging

Daging merah, seperti daging sapi dan daging kambing, serta daging ayam mengandung zat besi, protein, serta berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan Mums dan janin. Meski kaya akan nutrisi, Mums juga harus memperhatikan pengolahan makanan ibu hamil satu ini. Pasalnya, bakteri atau parasit dalam daging bisa menyerang sistem imunitas Mums. Bakteri dan parasit ini hidup dalam daging yang mentah maupun setengah matang. 

Oleh karena itu, penting bagi Mums untuk memperhatikan tingkat kematangan daging sebelum mengonsumsinya. Agar terhindar dari risiko infeksi, ada beberapa langkah yang bisa Mums lakukan, yakni pilih daging yang masih segar, simpan di freezer, dan pastikan masak daging dengan matang sempurna. 

Kacang-kacangan

Selain protein hewani, kacang-kacangan juga bisa jadi camilan sehat selama masa kehamilan lho. Alasannya, makanan ibu hamil ini mengandung banyak nutrisi penting, seperti protein, serat, asam folat, kalsium, zat besi, dan zinc yang baik untuk kesehatan Mums serta pertumbuhan dan perkembangan janin. Dengan mengonsumsi kacang-kacangan, saluran pencernaan Mums akan lancar karena kandungan serat dalam kacang yang cukup tinggi. Mums juga akan terhindar dari konstipasi dan wasir yang sering dialami ibu hamil. 

Ada tujuh jenis kacang yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil, di antaranya kacang almond, pistachio, kenari, kacang tanah, edamame, kacang hijau, dan kacang merah. Semua jenis makanan ibu hamil ini bisa Mums olah menjadi menu sehat sehari-hari. 

Sayur dan Buah

Kandungan nutrisi pada sayur dan buah tidak perlu diragukan lagi ya, Mums. Setiap orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa selalu dianjurkan untuk mengonsumsi bahan makanan ini secara rutin untuk kesehatan tubuh. Begitu pula bagi ibu hamil, sayur dan buah kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang berperan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan saluran cerna Mums, serta mendukung perkembangan janin secara optimal. Oleh karena itu, Mums disarankan mengonsumsi makanan ibu hamil ini lebih sering dibanding sebelum hamil, ya! 

Oatmeal 

Ingin mengonsumsi oatmeal dan sereal saat hamil? Boleh banget lho, Mums. makanan ibu hamil ini bisa dijadikan sarapan dan camilan sehat untuk mendukung asupan nutrisi yang dibutuhkan Mums dan janin. Oatmeal bisa menjadi sumber asupan karbohidrat kompleks yang memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga akan mencegah Mums merasa lapar berlebihan. Selain itu, Oatmeal juga mengandung serat yang dapat melancarkan saluran cerna.

Kandungan zat besi dalam oatmeal juga tidak boleh disepelekan lho, Mums. Pasalnya, nutrisi ini bisa mencegah anemia karena zat besi membantu proses pembentukan sel darah merah dalam tubuh, sehingga kadar hemoglobin (Hb) Mums pun lebih terkendali. 

Dari daftar makanan ibu hamil di atas, mana saja yang jadi favorit Mums? Lebih baik Mums mengonsumsi semua bahan makan ibu hamil tersebut dengan seimbang agar kebutuhan nutrisi tubuh selama hamil tetap terjaga. Selain itu, Mums juga perlu mencukupi istirahat, olahraga khusus ibu hamil secara rutin, mengurangi stres, serta menjauhi rokok, asap rokok, maupun alkohol agar kondisi kesehatan Mums dan bayi dalam kandungan tetap terjaga.