Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Berkomunikasi dengan Janin, Mungkinkah?

Berkomunikasi dengan Janin, Mungkinkah?

Tahukah, Mum? Kini,sang janin sudah bisa mendengar suara dari luar dengan lebih jelas! Oleh sebab itu, ayo kenalkan suara yang akan menyambutnya ketika lahir nanti. Hmmm... Suara siapa lagi kalau bukan suara Mum dan Dad? Sesi mengobrol atau membaca cerita bersama sang janin bisa menjadi pilihan untuk menstimulasi perkembangannya saat ini, lho. Wah, bagaimana caranya? Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini!

Aktivitas yang bisa dilakukan

  1. Cari Ruangan Yang Nyaman Bersama Dad

    Pertama, cari ruangan yang nyaman untuk melakukan aktivitas ini bersama Dad. Kamar tidur atau ruang keluarga bisa menjadi pilihan.

  2. Siapkan Perlengkapan Yang Dibutuhkan

    Siapkan perlengkapan yang dibutuhkan saat beraktivitas nanti, yaitu buku cerita, kamera, dan DIY album.

  3. Duduklah Di Kasur Atau Sofa

    Duduklah di kasur atau sofa

    Duduklah di kasur atau sofa bersama dengan Dad. Usahakan Mum bersandar pada bantal atau sofa supaya lebih nyaman.

  4. Mum Dan Dad Memulai Dengan Menanyakan Si Kecil

    Mum dan Dad memulai dengan menanyakan si Kecil

    Mum dan Dad bisa memulainya dengan menanyakan kabar si Kecil, “Apa kabar, sayang? Mum punya cerita seru, lho!” Kemudian, sesi mengobrol dan membacakan cerita bisa dilakukan sambil memegang perut Mum. Dad juga dapat merasakan ‘tendangan’ sang janin saat sesi ini berlangsung.

  5. Abadikan Momen Berkomunikasi Dengan Si Kecil

    Abadikan momen berkomunikasi dengan si Kecil

    Ketika sedang beraktivitas nanti, minta Dad atau kerabat lainnya untuk mengabadikan momen ini lewat bidikan kamera, lalu kumpulkan foto-fotonya di DIY album. Nah, album ini dapat Mum tunjukkan pada si Kecil saat ia sudah lahir nanti. Selain itu, bagikan juga fotonya ke FB page Friso Indonesia atau Twitter @FrisoID dengan hashtag#FrisoMoments, sebagai inspirasi untuk Mums lainnya.

Selamat! Mums beruntung berkesempatan mendapatkan Free Sample dari Friso!

Daftar Sekarang