Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Anak Sering Panas, Sebenarnya Gejala Apa?

Anak Sering Panas, Sebenarnya Gejala Apa?

Anak sering panas gejala apa? Temperatur tubuh normal bagi setiap anak dapat saja berbeda-beda. Temperatur tubuh dapat dipengaruhi oleh cuaca, aktivitas, dan anatomi tubuh si anak. Secara umum, temperatur tubuh anak rata-rata akan meningkat saat mereka menginjak masa umur prasekolah dan memiliki rata-rata paling tinggi saat anak berumur 18-24 bulan.

Sebelum kita membahas anak sering panas gejala apa, yuk, pahami dulu mengapa anak bisa panas. Panas, atau demam, adalah tanda umum penyakit pada anak-anak dan paling sering disebabkan oleh infeksi.

Jika badan anak Mums panas, jangan terlalu khawatir, karena itu mungkin adalah reaksi tubuhnya saat sistem imun sedang melawan infeksi virus, bakteri, jamur, atau parasit penyebab penyakit. Meski tidak semua demam terjadi karena sistem imun sedang melawan infeksi, infeksi adalah penyebab paling umum demam.

Panas atau demam pada anak dapat bersifat akut atau kronis. Demam akut berlangsung selama beberapa hari, sedangkan demam kronis berlangsung lebih dari 2 minggu. Namun, jika anak sering panas selama lebih dari 2 minggu, baik demamnya terus-menerus, berulang, atau berkala, itu mungkin tanda penyakit yang lebih serius.

Demam ringan pada anak terjadi saat suhu tubuhnya kurang dari 29 derajat celcius. Sedangkan Demam tinggi terjadi saat suhu tubuhnya lebih dari 41,6 derajat celcius.

Meski demikian, untuk mengetahui anak sering panas gejala apa, orang tua sebelumnya perlu memahami bahwa temperatur suhu badan yang tinggi tidak selalu menunjukkan seberapa serius atau parah penyakit yang mungkin dialami si anak.

Beberapa penyakit ringan yang menyerang anak secara alami menyebabkan panas tinggi. Sementara beberapa penyakit serius hanya akan membuat anak merasakan kenaikan suhu tubuh yang tidak terlalu signifikan. Namun, suhu tubuh tertentu yang terlalu tinggi seperti di atas 42 derajat celcius, meskipun jarang dialami, dapat membahayakan kondisi kesehatan anak.

Bagian otak yang disebut hipotalamus mengendalikan suhu tubuh. Hipotalamus ini umumnya meningkatkan suhu tubuh sebagai cara untuk membantu sistem imun dalam melawan infeksi. Namun, banyak kondisi selain infeksi yang dapat menyebabkan demam. Yuk, kita kupas satu-satu anak sering panas gejala apa!

Infeksi Bakteri

Bakteri adalah makhluk hidup yang hanya memiliki satu sel. Di bawah mikroskop, mereka terlihat seperti bola, batang, atau spiral. Sebagian besar bakteri tidak akan menyebabkan penyakit. Beberapa bakteri, yang sering disebut dengan bakteri baik, membantu mencerna makanan, menghancurkan sel-sel penyebab penyakit, dan memberikan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Bakteri juga digunakan dalam membuat makanan sehat seperti yogurt dan keju.

Namun, bakteri menular dapat menyebabkan penyakit. Bakteri ini, yang biasa disebut dengan bakteri jahat, jika masuk ke dalam tubuh anak akan menyebabkan infeksi dan membuat anak sering panas. Mereka bereproduksi dengan cepat di dalam tubuh. Banyak yang mengeluarkan bahan kimia yang disebut racun, yang dapat merusak jaringan dan membuat Mums sakit. Contoh bakteri yang menyebabkan infeksi termasuk Streptococcus, Staphylococcus, dan E. coli.

Jika anak sering panas karena infeksi bakteri, biasanya dokter akan memberikan antibiotik. Saat Mums memberi anak antibiotik, ikuti petunjuk dengan seksama, karena jika takarannya kurang, sistem imun tidak akan terbantu dengan efektif, dan jika berlebihan, bakteri di tubuh anak akan resisten terhadap antibiotik.

Infeksi Virus

Penyebab lain anak sering panas adalah infeksi virus. Anak kecil memiliki sistem imun yang belum dapat bekerja dengan maksimal sehingga mereka lebih mudah terserang virus. Selain itu, beberapa virus akan menyebabkan anak sakit bila tubuh anak baru pertama kali terserang virus tersebut. Berapa infeksi virus yang dapat membuat anak sering panas adalah Influenza (flu), rhinovirus, coronavirus (SARS), respiratory syncytial virus (RSV), parainfluenza (croup), dan adenovirus. Bagi anak kecil, infeksi virus yang paling sering menyebabkan demam anak virus flu.

Selain anak sering panas, beberapa gejala yang dapat menunjukkan bahwa anak sedang terserang infeksi virus antara lain adalah batuk, pilek, bersin-bersin, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, hingga diare. Beberapa anak sering panas yang disebabkan oleh infeksi virus juga menunjukkan gejala seperti kram perut, mual dan muntah, nafsu makan menurun, berat badan turun tanpa sebab, ruam, benjolan di atas kulit,kulit dan bagian putih mata menjadi kuning, urine berwarna gelap, hingga pendarahan.

Jika Mums menduga anak sering panas dikarenakan infeksi virus, Mums dapat memberikan obat pereda panas dan batuk untuk anak. Berilah waktu istirahat khusus agar anak dapat lebih cepat sembuh. Ukur suhu tubuh anak secara berkala dan segera bawa mereka ke dokter apabila suhu tubuh mencapai 39 derajat celcius.

Obat-obatan

Saat anak terinfeksi bakteri, dokter biasanya akan memberikan antibiotik pada anak. Nah perlu mums ketahui, saat memberikan antibiotik pada anak baiknya Mums menyadari pentingnya memberikan obat-obatan tersebut sesuai dosis. Jika tidak sesuai, obat dapat menimbulkan efek samping. Efek samping pada obat bisa muncul bila mums mengurangi dosis, menambah dosis, mengkonsumsi obat bersamaan dengan obat yang lain, atau mengkonsumsi obat dalam jangka waktu yang lama.

Anak sering panas bisa jadi disebabkan karena efek samping obat. Mums tidak perlu khawatir dahulu. Ketika anak sering panas karena meminum obat, belum tentu itu menjadi pertanda yang buruk. Bukan berarti obat tidak cocok, anak sering panas saat meminum obat justru menjadi salah satu indikasi bahwa obat sedang bekerja melawan bakteri didalam tubuh. Saat sistem imun aktif, mereka akan melawan zat-zat asing yang masuk ke tubuh dan memungkinan suhu tubuh anak jadi meningkat.

Alergi

Anak sering panas juga bisa disebabkan oleh alergi. Alergi sendiri memiliki banyak macam jenisnya. Kebanyakan alergi akan menimbulkan gejala seperti gatal-gatal, ruam, bentol di kulit, pembengkakan, hingga sesak napas. Namun dalam kondisi tertentu, alergi juga dapat menyebabkan anak sering panas. Contoh kasus dimana alergi dapat menyebabkan anak sering panas adalah saat mereka alergi dengan obat. Untuk mengetahui apakah anak sering panas karena alergi pada obat atau karena obat sedang bekerja, Mums dapat melihat berapa lama gejala yang muncul setelah anak minum obat. Efek alergi biasanya akan muncul lebih cepat sekitar satu jam setelah anak minum obat. Segera konsultasikan ke dokter jika Mums menduga anak memiliki alergi terhadap obat tertentu.

Pengobatan dan Pencegahan

Seperti yang telah disebutkan di atas, demam pada anak merupakan gejala dari suatu atau kondisi penyakit. Oleh karena itu, pengobatannya perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Demam ringan biasanya dapat diatasi dengan beristirahat, minum air putih yang cukup, dan mengkonsumsi obat penurun panas, seperti paracetamol.

Untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh anak dari virus dan bakteri jahat, Mums dapat memberikan asupan tambahan berupa susu Friso Gold 3. Friso Gold 3 dengan teknologi Locknutri tetap menjaga kualitas nutrisi dalam keadaan alami sehingga lebih mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam dan tidak mudah terserang virus dan bakteri jahat.

Jika anak sering panas karena infeksi, dokter atau tenaga medis akan membantu mengobati infeksi tersebut. Jika anak sering panas, jangan panik dan khawatir ya, Mums!

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang