Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Cara Menyembuhkan Anak Sering Mengigau

Cara Menyembuhkan Anak Sering Mengigau

Mengigau dapat dialami siapa saja, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Mengigau jauh lebih umum pada anak-anak daripada orang dewasa. Orang tua tidak perlu khawatir jika anak sering mengigau dalam tidurnya, karena mengigau tidak membahayakan. Namun, itu bisa mengganggu orang lain yang tidur bersamanya atau membuat anak lain terbangun.

Mengigau biasanya terjadi pada tahap awal tidur nyenyak. Seseorang yang tidur nyenyak sulit untuk bangun, dan mungkin merasa sangat mengantuk ketika dia terbangun di tahap itu. Ini berarti, jika anak sering mengigau di malam hari saat ia tertidur, dia pasti tidak akan mengingatnya saat terbangun di pagi hari.

Saat mengigau, anak mungkin akan berbicara, tertawa, menangis, atau mengeluh. Apa yang dia katakan mungkin terkait dengan ingatan atau percakapan masa lalu, atau bahkan tidak berhubungan dengan apa pun yang dia alami. Sebagian besar ucapan saat anak mengigau biasanya singkat dan tidak masuk akal.

Anak balita dapat mulai mengigau di sekitar usia 2 hingga 3 tahun, meskipun mengigau jauh lebih umum dialami pada anak-anak sekitar usia 10 tahun. Penelitian menunjukkan, sekitar 50 persen anak-anak berusia antara 3 hingga 10 tahun sering mengigau, sedangkan mengigau hanya dialami oleh 5 persen orang dewasa.

Meskipun tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika anak sering mengigau, dan tidak ada obat yang dapat membuat seseorang sembuh dari mengigau, ada beberapa langkah yang dapat mengurangi anak Mum mengigau.

Bangun komunikasi yang baik dengan anak

Anak sering mengigau biasanya karena dia bersemangat atau khawatir tentang sesuatu, seperti liburan atau ujian sekolah. Orang tua dapat berdiskusi dengan anak tentang acara tersebut saat dia sudah bangun. Berbicaralah dengan tenang dan suportif agar kekhawatiran anak mereda.

Setelah Mum mengetahui anak sering mengigau, Mum tidak perlu memberi tahu kepadanya tentang itu. Namun, jika Mum ingin memberi tahu anak Mum, lakukan dengan hati-hati karena anak bisa kehilangan kepercayaan diri dan takut tidur. Ketakutan itu dapat menyebabkan anak lebih sering mengigau.

Untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak, Mum pada dasarnya perlu untuk:

  • Mendorong anak untuk berbicara dengan Mum, sehingga dia dapat memberitahu Mum apa yang mereka rasakan dan pikirkan,
  • Mendengarkan dan merespons dengan cara yang sensitif terhadap semua hal, tidak hanya pada hal-hal yang baik, tetapi juga kemarahan, rasa malu, kesedihan, dan ketakutan,
  • Fokus pada bahasa tubuh dan nada selain kata-katanya, sehingga Mum dapat benar-benar memahami apa yang dikatakan anak,
  • Mempertimbangkan apa yang bisa dia mengerti sesuai dengan usianya dan berapa lama mereka dapat fokus dalam percakapan.

Dengan membangun komunikasi yang baik, anak Mum dapat dengan mudah mengartikulasikan sesuatu yang membuatnya khawatir, dan membuat Mum mudah menenangkannya. Jika anak sering mengigau, cobalah berkomunikasi dengan baik terlebih dahulu.

Bentuk rutinitas tidur yang konsisten

Kelelahan dan kurang tidur dapat menjadi penyebab anak sering mengigau. Jadi, orang tua perlu memastikan anak memiliki rutinitas tidur yang konsisten. Dengan terbentuknya rutinitas tidur, anak Mum akan mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. Anak-anak membutuhkan sekitar 11 hingga 14 jam tidur, termasuk tidur siang dan tidur malam.

Memperkuat kebiasaan tidur yang sehat, seperti membangun jadwal yang konsisten dan rutinitas tidur yang dapat diprediksi, dapat membantu anak Mum tetap tenang di malam hari. Jadwal yang teratur dan rutinitas di malam hari yang menenangkan juga dapat mencegah anak Mum mengalami gangguan tidur, termasuk mengigau atau bahkan tidur berjalan.

Jika anak sering mengigau dan sulit untuk tenang kembali, Mum mungkin harus memindahkan waktu tidurnya sedikit lebih awal di malam berikutnya untuk membantunya menebus waktu tidurnya yang kurang.

Untuk membentuk rutinitas tidur, orang tua perlu mengatur waktu tidur dan bangun anak. Pastikan aturan waktu itu dilakukan setiap hari, bahkan di akhir pekan. Mungkin orang tua khawatir rutinitas ini akan membuat anak bosan, namun, justru sebaliknya. Anak-anak menyukai rutinitas ini, dan yang paling penting, rutinitas ini berhasil.

Salah satu studi menemukan bahwa rutinitas malam hari yang konsisten meningkatkan kualitas tidur pada anak-anak yang memiliki masalah tidur ringan hingga sedang. Rutinitas ini membantu anak Mum belajar mengantuk. Ini juga akan membantu anak Mum mengasosiasikan kamar tidur dengan perasaan yang nyaman dan aman.

Apa pun yang Mum pilih untuk dilakukan dalam rutinitas sebelum tidur anak, jaga agar rutinitas singkat ini (kurang lebih 30 menit atau kurang) selalu dilakukan setiap malam. Misalnya, 30 menit sebelum waktu tidurnya, Mum memandikan anak dengan air hangat, menyikat giginya, mengenakan piyama untuknya, dan membacakan buku cerita. Lakukan hal-hal ini dengan urutan yang sama setiap malamnya di jam yang sama.

Setelah rutinitas ini berhasil terbentuk, anak Mum akan mengantuk dan tertidur sesaat setelah Mum menutup buku ceritanya, bahkan jika sebelumnya dia terlihat segar.

Kelola stres anak

Selain menjadwalkan rutinitas tidur reguler anak, hal lain yang dapat dilakukan orang tua untuk mengatasi anak sering mengigau adalah mengelola stres. Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menemukan bahwa anak-anak yang diintimidasi di sekolah memiliki lebih banyak mimpi buruk daripada teman sebayanya. Mengelola stres di kehidupan anak dapat mencegah dia mengalami mimpi buruk, yang biasanya menyebabkan anak sering mengigau.

Karena anak-anak kadang masih belum mampu mengartikulasikan perasaan stres dan kecemasan mereka, orang tua perlu memberi perhatian khusus dan mencari kemungkinan tanda-tanda stres pada anak yang menyebabkan anak sering mengigau.

Tanda-tanda stres pada anak antara lain: sakit perut, sakit kepala, perubahan perilaku, suasana hati anak mudah berubah-ubah, anak sering mengigau, dan sulit berkonsentrasi di sekolah. Jika Mum tidak dapat mengidentifikasi dengan tepat faktor stres tertentu, anak Mum mungkin mengalami stres akibat sesuatu yang terjadi di sekolah atau hal lain yang tidak Mum sadari.

Selalu pantau perilaku dan suasana hatinya, dan perhatikan apakah ada tanda-tanda masalah. Tanyakan kepada gurunya tentang perilakunya di sekolah dan amati bagaimana dia berinteraksi dengan teman dan anggota keluarga.

Penting juga untuk berbicara dengan anak Mum tentang apa yang mungkin ia rasakan, meskipun ia mungkin tidak dapat mengartikulasikannya dengan lancar. Tanya tentang apa yang mungkin dia khawatirkan atau hal-hal yang mungkin tidak membuatnya merasa nyaman. Secara umum, anak kecil tidak sepenuhnya memahami konsep kata-kata seperti “stres” dan “cemas”.

Yang penting untuk diingat, anak sering mengigau tidak selalu berarti bahwa anak tersebut khawatir atau memiliki masalah kesehatan mental.

Saat anak Mum mengigau dalam tidurnya, Mum tidak perlu membangunkannya. Berbicaralah dengan lembut dan bantu dia kembali tidur. Membangunkannya mungkin akan membuatnya lebih sulit untuk kembali tidur.

Jika anak Mum mengigau kurang dari sekali seminggu, hal tersebut termasuk ringan. Dalam membantu mengatasi anak mengigau kategori ringan, Mums dapat memberikan susu Friso Gold 4 hangat sebelum anak tidur. Susu Friso Gold 4 memiliki nutrisi yang lengkap, serta teknologi Locknutri menjaga kualitas nutrisi susu tetap dalam keadaan alami sehingga lebih mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Jadi Mum, jika anak sering mengigau setiap malam selama lebih dari sebulan berturut-turut, bahkan sampai berteriak-teriak, mungkin kasus mengigaunya lebih serius dan Mum bisa meminta bantuan tenaga medis atau dokter anak.

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang