Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Mengobati anak sering batuk di malam hari

Mengobati anak sering batuk di malam hari

Orang tua biasanya mulai panik jika melihat anak sering batuk di malam hari. Perlu diluruskan bahwa batuk bukanlah penyakit, tapi sebuah respon tubuh yang secara alami terjadi karena adanya gangguan dari luar tubuh atau patogen potensial yang menyusup ke dalam tubuh. Ringkasnya, batuk merupakan gejala penyakit yang muncul seperti halnya bersin karena adanya bakteri, virus, alergi, atau faktor psikis. Pada malam hari, lendir yang dihasilkan menumpuk di saluran pernapasan yang membuatnya semakin parah. Suhu ruangan yang dingin juga bisa membuat anak sering batuk di malam hari karena lendir menetes di bagian belakang tenggorokan pada posisi berbaring. Namun batuk yang terjadi bisa juga sebagai pertanda gejala asma, pilek, atau alergi, jika dirasa anak sudah merasa berat dan merasa kesakitan. Mum tidak perlu terlalu khawatir jika anak sering batuk di malam hari selama ia masih mau makan, minum, dan tentu bernapas dengan normal seperti biasanya. Mum bisa mulai melakukan berbagai upaya untuk mengatasi batuk ini jika tak kunjung membaik dalam jangka waktu tertentu. Mulailah dari memberikan obat dan penanganan mandiri hingga berkonsultasi dengan dokter untuk kemungkinan yang lebih serius.

Kenapa anak sering batuk di malam hari?

Pada dasarnya, batuk memiliki fungsi membersihkan tenggorokan dari lendir saat sedang sakit. Namun posisi tubuh saat tidur membuatnya semakin parah karena lendir di tenggorokan tertimbun di refleks muntah. Kondisi yang paling umum dan aman adalah batuk yang berasal dari postnasal drip, yaitu disebabkan oleh lendir di saluran pernapasan. Namun bisa jadi anak sering batuk di malam hari sebuah pertanda penyakit yang lebih serius seperti GERD (gastroesophageal reflux disease), suatu kondisi isi perut bocor ke belakang esophagus. Kemungkinan lain adalah masalah paru-paru yang menunjukkan tanda-tanda visual lebih dari sekedar batuk, seperti terlihat kesulitan bernapas, atau hidung menjadi merah.

Apa yang harus dilakukan jika anak sering batuk di malam hari?

Sebelum Mum pergi membawa anak ke dokter, tentu ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat anak sering batuk di malam hari. Langkah pencegahan dan penanganan secara mandiri ini bisa jadi langkah pertama jika batuk yang dialami tidak terlalu parah dan belum menunjukkan tanda-tanda sakit.

1. Posisi kepala lebih tinggi

Batuk yang terjadi karena timbunan lendir di tenggorokan bisa diatasi dengan membuat posisi kepala lebih tinggi dari tubuh. Mum bisa merubah posisi tidur anak atau menambah bantal agar lendir yang menumpuk di tenggorokan bisa mengalir. Posisi tubuh yang baik juga akan membuat tidur anak semakin nyenyak dan batuk bisa diminimalisir.

2. Tetesan larutan air garam hangat

Sebelum tidur, Mum bisa meneteskan cairan air garam hangat ke dalam hidung anak. Larutkan setengah sendok teh garam ke dalam air putih hangat. Teteskan 2 hingga 3 tetes air garam hangat tersebut ke lubang hidung.

3. Suhu kamar yang lembab

Anak sering batuk di malam hari bisa jadi dikarenakan suhu kamar yang terlalu dingin sehingga memicu produksi lendir berlebih di tenggorokan. Ini bisa jadi jawaban bagi para orang tua yang khawatir dengan anak yang sering batuk di malam hari namun tampak sehat dan baik-baik saja di siang hari. Untuk mengatasi hal ini, tentu cara yang cukup mudah adalah menjaga agar suhu udara tetap lembab. Mum bisa menggunakan humidifier untuk membuat kelembaban udara hingga 40%.

4. Terapi uap

Selain menggunakan humidifier, cara lain yang cukup mudah dan sederhana untuk mengobati anak sering batuk di malam hari adalah terapi uap. Tujuannya adalah membuat tenggorokan menjadi lebih hangat sehingga lendir yang menumpuk bisa mengalir. Saat anak terbangun karena batuk mengganggu tidurnya, Mum bisa menyiapkan semangkuk air hangat untuk dihirup uapnya. Atau bisa juga dengan meletakkan ember berisi air panas di kamar mandi dan menutupnya beberapa saat lalu masuk ke dalamnya. Dengan terapi sederhana ini, lendir akan mencair dan mengalir dari tenggorokan.

5. Air putih sebelum tidur

Kebiasaan minum air putih hangat sebelum tidur bisa mengobati anak sering batuk di malam hari. Terpenuhinya cairan dalam tubuh saat tidur bisa mengencerkan lendir yang menumpuk di tenggorokan. Siapkan air putih di dekat tempat tidur untuk kenyamanan saat terbangun di malam hari karena batuk yang mengganggu.

Penanganan batuk sesuai penyakit

Ada banyak penyakit yang disertai gejala batuk di malam hari. Apalagi anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh belum seoptimal orang dewasa. Mengobati anak sering batuk di malam hari harus sesuai dengan kondisi batuk yang dialami. Untuk itu perlu diketahui penyebab batuk anak agar tidak salah penanganan. Berikut ini beberapa penanganan batuk anak sesuai dengan penyakit yang dideritanya.

1. Batuk karena pilek

Jika anak sering batuk di malam hari disebabkan oleh pilek, maka penanganan yang paling tepat adalah menjaga agar suhu udara di kamar tetap terjaga dengan sirkulasi yang baik. Penggunaan humidifier cukup membantu ditambah lagi dengan obat yang tepat dari dokter.

2. Batuk karena GERD

Cara mengobati anak sering batuk di malam hari yang disebabkan oleh GERD, bisa dengan mengkonsumsi susu formula. Mum bisa membuat racikan susu formula yang lebih kental dari biasanya untuk memberikan asupan susu yang sedikit namun kalori yang sama. Obat lain yang bisa dicoba adalah antacid yang diresepkan dokter untuk para penderita GERD. Namun perlu dipahami jika batuk masih terus berlanjut hingga beberapa minggu, pastikan Mum langsung merujuk ke dokter.

3. Batuk karena sakit paru-paru

Kondisi serius yang mungkin terjadi saat anak sering batuk di malam hari adalah terkait paru-paru. Permasalahan organ dalam paru-paru tidak bisa diobati dan ditangani oleh orang awam sehingga Mum mesti memeriksakannya ke dokter. Banyak pemicu anak sering batuk di malam hari dan mengganggu paru-paru seperti paparan asap rokok, udara yang kurang bersih, dan faktor bawaan lahir.

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika anak sering batuk di malam hari

Tak jarang para orang tua panik akan melakukan langkah spontan saat melihat anak sering batuk di malam hari. Tentu penanganan yang cepat juga harus disertai dengan informasi yang akurat. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menangani kondisi ini. Sebaiknya tidak memberikan obat batuk sirup atau permen pelega tenggorokan untuk anak-anak berusia kurang dari 3 tahun. Kurangi atau bahkan hindari makanan dan minuman pemicu batuk seperti es, permen, atau jajanan serbuk. Jauhkan dari perokok dan asap rokok yang bisa memperparah anak sering batuk di malam hari. Hal terakhir yang mesti diperhatikan adalah, membawa anak ke dokter jika anak sering batuk di malam hari dan terjadi lebih dari 3 hari dengan gejala-gejala tambahan seperti bibir pucat, sulit bernapas, batuk mengeluarkan darah, atau demam tinggi.

Umumnya, batuk pada anak bersifat self limited disease yang bisa sembuh dengan sendirinya. Jadi ada baiknya para orang tua tidak perlu panik saat menangani anak sering batuk di malam hari jika tidak diikuti tanda-tanda bahaya lainnya. Mengobati dengan cara alami lebih disarankan sebelum memberikan obat apotik yang berlebihan dan tidak sesuai dengan kondisi anak.

Selain itu, cukupi nutrisi si kecil dengan memberikan Friso Gold 4Friso Gold 4 yang dilengkapi dengan teknologi  Locknutri membuat nutrisi yang ada pada susu Friso Gold 4 akan tetap terjaga dalam kondisi alami sehingga mudah diserap tubuh dan membantu si Kecil kuat dari dalam!

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang