Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Pahami 4 Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh si Kecil Berikut Ini!

Pahami 4 Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh si Kecil Berikut Ini!

Memastikan daya tahan tubuh si Kecil selalu terjaga merupakan salah satu cara untuk mengupayakan tumbuh kembangnya berjalan dengan optimal. Dengan daya tahan tubuh yang baik, si Kecil tidak akan mudah terserang penyakit akibat infeksi bakteri atau virus. Terlebih di tengah isu pandemi virus yang kini tengah menyerang Indonesia dan dunia, Mums jadi harus memahami betul cara meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil agar ia semakin kuat.

Secara ringkas, cara sederhana yang dapat Mums lakukan adalah dengan memberikan asupan nutrisi yang mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya, mengajak si Kecil melakukan gerakan fisik aktif, menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, dan memastikan si Kecil mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Setidaknya dengan upaya sederhana, yang mungkin sudah menjadi rutinitas Mums dan si Kecil ini, Mums dapat mengupayakan dengan maksimal daya tahan tubuh si Kecil tetap terjaga pada kondisi terbaik.

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Pada dasarnya, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, cara meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Makan makanan bernutrisi, menjaga kebersihan dan higienitas, waktu istirahat yang cukup, serta cukup beraktivitas fisik 

Asupan Makanan Bernutrisi

Menjaga pola makan adalah kunci untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama harus di rumah saja. Pastikan Mums dan keluarga memiliki jam makan teratur, dan rutin mengonsumsi makanan bernutrisi serta mengandung zat gizi yang dapat menambah daya tahan tubuh sangat direkomendasikan. Jangan lupa untuk selalu menyediakan makanan berprotein tinggi seperti telur, daging, ayam dan ikan sebagai menu harian.  Perlu diingat, sumber protein untuk dikonsumsi setiap harinya haruslah bervariasi. Selain protein hewani seperti putih telur, daging, ikan dan susu, disarankan untuk mengonsumsi varian protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu atau tempe secara seimbang. 

Beberapa makanan seperti jahe, jambu, kacang-kacangan serta daging hingga kaldu tulang adalah contoh makanan yang bisa dikonsumsi setiap hari demi menjaga imunitas Mums dan keluarga. Setiap makanan ini memiliki nutrisi yang sangat baik untuk mendukung terbangunya sistem daya tahan tubuh yang kuat, sehingga baik Mums, si Kecil atau anggota keluarga yang lain tidak mudah sakit. Untuk jambu, upayakan mengkonsumsinya tanpa proses pengolahan ya Mums, agar nutrisi yang terkandung dapat sepenuhnya masuk ke dalam tubuh. Berikut kandungan yang terdapat dalam jenis makanan-makanan tadi.

  • Daging, mengandung Zinc yang memiliki fungsi serupa dengan Vitamin C, yakni menjaga daya tahan tubuh si Kecil.
  • Kaldu tulang, mengandung L-Glutamine yang sangat baik untuk membantu perbaikan sel tubuh yang rusak.
  • Kacang-kacangan, kandungan Protein, Vitamin E dan Serat dapat membantu menjaga kesehatan si Kecil dari dalam serta menjaga kesehatan bagian pencernaannya.
  • Jahe, mengandung zat anti bakteri dan anti jamur yang dapat membantu memerangi bakteri jahat seperti misalnya E.Coli, Staphylococcus, Streptococcus, serta Salmonella. 
  • Jambu, kandungan VItamin C yang tinggi dapat membantu membentuk daya tahan tubuh menjadi lebih kuat.

Menjaga Kebersihan

Selanjutnya, pastikan kebersihan si Kecil, Mums, mainan, dan lingkungan selalu terjaga. Bakteri dan virus akan dapat hidup dengan baik pada lokasi yang kurang terjaga kebersihan dan higienitasnya. Ketika Mums secara rutin menjaga kebersihan hal-hal tersebut, idealnya virus dan bakteri akan dapat ditekan jumlahnya sehingga resiko untuk kesehatan si Kecil dapat ditekan.

Istirahat yang Cukup

Baik untuk Mums, si Kecil atau anggota keluarga lain, upayakan memiliki waktu istirahat yang cukup. Ketika beristirahat tubuh dapat bekerja secara optimal untuk membentuk daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit. Asupan nutrisi yang masuk juga dapat diserap dengan lebih optimal, sehingga nutrisi yang diperlukan dapat benar-benar tercukupi.

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Berolahraga

Yang juga penting untuk diingat adalah melakukan olahraga rutin setiap hari agar badan memiliki daya tahan yang kuat. Nah, aktivitas olahraga ini bisa Mums lakukan bersama si Kecil dengan menyenangkan lho. Misalnya saja dengan kegiatan menari dan bernyanyi, atau membuat wahana outbound di area dalam rumah dengan menggunakan alat dan perlengkapan yang ada. Hal ini selain dapat membuat si Kecil dan Mums bergerak hingga berkeringat, juga dapat meningkatkan ikatan Mums dan si Kecil serta merangsang tumbuh kembangnya.

Daya tahan tubuh, dalam setiap fase tumbuh kembang si Kecil, sangatlah penting untuk dijaga. Ketika daya tahan tubuh lemah dan si Kecil menjadi mudah sakit, maka tubuh si Kecil secara otomatis akan fokus pada penyembuhan penyakit tersebut sehingga proses tumbuh kembang akan terganggu.

Memahami cara meningkatkan daya tahan tubuh sendiri menjadi semakin penting untuk Mums ketika terdapat isu pandemik virus yang belakangan muncul. Ya, virus Corona yang menjadi permasalahan kesehatan di dunia merupakan akan dari isu tersebut. Untuk meningkatkan awareness Mums mengenai virus ini, mari sedikit mengulit gejala virus Corona yang nampak.

Gejala Virus Corona

Dalam kurun waktu 14 hari, berikut beberapa gejala yang muncul pada orang yang sudah terjangkit virus Corona.

Minggu pertama (hari pertama hingga ketujuh), pada hari pertama, gejala umum yang muncul adalah demam yang cukup tinggi di atas 37,7 derajat Celcius), kelelahan, merasakan nyeri otot serta batuk kering. Hari kelima, akan mulai terasa sulit untuk bernafas. Disusul dengan gejala hari ketujuh yakni kondisinya semakin lemah dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Minggu kedua (hari kedelapan hingga keempat belas), hari kedelapan akan mulai terasa gangguan pernafasan akut karena terdapat cairan yang menutupi paru-paru dan dapat berakibat fatal. Beberapa hari berikutnya, nafsu makan mulai menurun dan muncul sakit perut yang parah. Jika orang yang terjangkit dapat melewati fase ini, biasanya pada hari keempat belas dan selanjutnya rasa sakit yang dialami sudah berangsur membaik dan tubuh mulai pulih. 

Jika dilihat memang gejala virus Corona memiliki kemiripan dengan Pneumonia. Namun demikian, sangat direkomendasikan untuk segera mengunjungi rumah sakit ketika dirasakan beberapa gejala tersebut sehingga siapapun yang mungkin terjangkit dapat segera diberikan penanganan medis tepat.

Menerapkan pola hidup sehat merupakan kunci dari upaya dan cara menjaga daya tahan tubuh setiap anggota keluarga, termasuk si Kecil, yang paling efektif. Selain menjamin agar tumbuh kembangnya dapat berjalan optimal, Mums juga dapat meminimalisir resiko si Kecil terjangkit virus atau infeksi bakteri yang dapat mengganggu kesehatannya. Cara di atas, seperti konsumsi makanan sehat untuk mencukupi asupan nutrisi harian, istirahat cukup, aktivitas fisik yang intens, serta menjaga kebersihan bisa jadi cara ampuh untuk menjaga daya tahan tubuh si Kecil.

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang