Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Selangkah-Lebih-Dekat-Memahami-Stunting-pada-Anak.jpg

Selangkah Lebih Dekat Memahami Stunting pada Anak

Pernahkah Mums melihat anak-anak yang memiliki postur tubuh lebih pendek? Atau terlihat kurus di antara anak-anak yang lain? Atau mudah sakit dan butuh waktu yang lama untuk pulih?  Bisa jadi, anak tersebut mengalami stunting. Stunting pada anak, hingga saat ini, masih terjadi di Indonesia. Meski demikian, bukan berarti stunting tidak dapat dicegah. Selama dibekali pengetahuan yang tepat, Mums dapat mencegah terjadinya stunting pada si Kecil.

Apa Itu Stunting pada Anak?

Stunting pada anak adalah kondisi ketika anak memiliki postur tubuh lebih pendek dari anak-anak lainnya. Secara resmi, WHO sebagai badan kesehatan dunia memiliki acuan tinggi badan ideal untuk anak-anak pada setiap tahapan usianya. Nah, stunting adalah kurang optimalnya tumbuh kembang anak karena berbagai faktor sehingga membuat badannya tidak dapat tumbuh dengan ideal.

Lalu Apa Penyebabnya?

Stunting dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya kurangnya asupan gizi ketika 100 hari pertama kehidupan anak, terjadinya masalah ketika masa kehamilan, MPASI yang kurang tepat, serta kebersihan lingkungan yang buruk yang menyebabkan anak mudah terkena infeksi.

1000 hari pertama kehidupan ini dihitung sejak anak berada dalam kandungan, jadi idealnya hingga anak berusia 2 tahun. Salah satu nutrisi yang biasanya kurang adalah Protein.

Lingkungan yang memiliki tingkat kebersihan buruk juga bisa menjadi penyebab terjadinya stunting pada anak. Mengapa demikian? Lingkungan yang kurang bersih meningkatkan resiko anak terkena infeksi dan menjadi sakit. Proses tumbuh kembang akan terganggu, sebab nutrisi yang seharusnya digunakan untuk tumbuh kembang harus dialokasikan untuk pemulihan kondisi tubuh si Kecil.

Stunting Dapat Dicegah, Begini Caranya Mums

Secara umum, stunting disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi yang diperlukan oleh utuhb si Kecil ketika masa pertumbuhan. Tentu, dampaknya tidak hanya dalam jangka pendek saja, namun dapat mengganggu optimalnya tumbuh kembang si Kecil pada jangka panjang. Namun demikian stunting pada anak dapat dicegah.

Pertama, dengan memenuhi kebutuhan nutrisi Mums selama kehamilan dan menyusui si Kecil. Perhatikan beberapa nutrisi krusial seperti Zat Besi, Asam Folat, dan Yodium. Pastikan ketiga nutrisi ini benar-benar tercukupi selama masa kehamilan dan menyusui.

Kedua, lakukan inisiasi menyusui dini dan berikan ASI ekslusif untuk menjamin asupan nutrisi pada si Kecil terpenuhi.

Ketiga, ketika memasuki fase MPASI, pastikan juga MPASI yang Mums berikan memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Jadi tak hanya sekedar memiliki tekstur yang lembut, namun juga memiliki kandungan yang lengkap. Upayakan mengolah MPASI dengan cara merebus atau mengukus untuk mengurangi resiko buruk karena konsumsi makanan yang digoreng atau dibakar.

Terakhir, terapkan pola hidup sehat dimanapun Mums dan si Kecil berada. Hal sederhana seperti membiasakan mencuci tangan dengan sabun, mandi secara rutin, dan menjaga higienitas makanan yang disajikan, benar-benar dapat mengurangi resiko terjadinya infeksi pada si Kecil. Dengan terjaganya kesehatan si Kecil, idealnya nutrisi dapat benar-benar digunakan untuk proses tumbuh kembangnya.

Mengetahui langkah pencegahan yang dijelaskan di atas menjadi penting agar Mums dapat meminimalisir risiko terjadinya stunting pada si Kecil. Jangan lupa juga untuk terus memantau tumbuh kembangnya dengan mendatangi Posyandu terdekat atau dokter anak kepercayaan Mums. Hal ini diperlukan agar Mums dapat memonitor idealnya tumbuh kembang si Kecil di setiap fase.

Waspadai Ketika si Kecil Menunjukkan Ciri Ini

Meski sudah menerapkan langkah pencegahan, Mums juga perlu memahami apa saja ciri yang ditunjukkan ketika si Kecil mengalami stunting. Sederhana, tujuannya agar Mums dapat segera mengambil sikap dan meminimalisir dampak jangka panjang yang mungkin terjadi. Berikut ciri-ciri yang muncul ketika, semoga tidak terjadi, si Kecil mengalami stunting.

  • Postur tubuh yang cenderung pendek dan kurus.
  • Tingkat kecerdasan yang tidak tumbuh optimal.
  • Sulit menyerap rangsangan yang diterima.
  • Mengalami gangguan dalam kemampuan berbicara.
  • Mudah sakit dan terkena infeksi (kekebalan tubuh yang rendah).
  • Ketika sakit, masa pemulihan berjalan sangat lambat.

Ketika si Kecil mengalami ciri-ciri di atas, sangat direkomendasikan agar Mums berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Mums untuk mendeteksi dengan tepat stunting yang terjadi. Dengan begini, Mums akan mendapat rekomendasi yang valid mengenai cara mengatasi stunting yang terjadi. 

Stunting pada anak idealnya memang tidak akan terjadi jika Mums benar-benar telah melakukan langkah-langkah pencegahan yang disebutkan di atas. Tentu, agar lebih optimal, Mums disarankan banyak berkonsultasi dan mencari informasi mengenai hal ini.

Memahami informasi mengenai stunting pada anak memang perlu, agar dapat menentukan langkah tepat pencegahan dan penanggulangannya. Nah, untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian si Kecil, selain makanan dan minuman bernutrisi Mums juga dapat memberikan Friso Gold 4. Kandungan nutrisi yang ada dalam Friso Gold 4 dapat membantu menopang asupan nutrisi, sehingga target hariannya terpenuhi. Friso dengan teknologi Locknutri, menjaga kualitas alami nutrisi sehingga mudah diserap oleh tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Selalu berikan yang terbaik untuk si Kecil agar setiap fase tumbuh kembangnya berjalan optimal!

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang