Lompat ke isi utama
Pelancar BAB

10 Makanan Pelancar BAB untuk Atasi Sembelit pada Anak

Susah buang air besar (BAB) karena sembelit merupakan kondisi yang umum dialami oleh anak-anak. Mums pasti melakukan berbagai cara untuk mengatasi kondisi ini, salah satunya dengan memberikan si Kecil makanan pelancar BAB. Sebagian besar Mums memberikan makanan pelancar BAB hingga obat khusus sembelit demi si Kecil sehat kembali. 

Timbulnya sembelit bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kurang minum, belum terbiasa dengan toilet training, hingga pola makan yang buruk. Meskipun sembelit bukan penyakit yang serius, tetapi gangguan pencernaan ini akan memicu ketidaknyamanan terhadap si Kecil. Bahkan, jika kondisi ini dibiarkan dalam waktu yang lama, maka akan memicu masalah yang lebih serius pada tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, penting bagi Mums untuk menyediakan makanan pelancar BAB untuk mengatasi sembelit pada anak. 

Rekomendasi Makanan Pelancar BAB

Jika si Kecil mengalami susah BAB, sebaiknya jangan terburu-buru mengonsumsi obat pencahar untuk mengatasi kondisi tersebut ya, Mums. Faktanya, sebagian besar anak yang mengalami sembelit ringan tidak memerlukan obat-obatan tertentu.

Sebagai pengobatan alami, Mums bisa memberikan si Kecil makanan pelancar BAB yang bergizi. Makanan pelancar BAB ini pun tidak hanya wajib dikonsumsi untuk pengobatan sembelit, tetapi bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga saluran pencernaan si Kecil tetap sehat. Berikut ini beberapa jenis makanan pelancar BAB yang aman dikonsumsi si Kecil:

  1. Sayuran hijau

    Makanan pelancar BAB yang bisa Mums pilih yaitu sayuran hijau, seperti brokoli, bayam, dan kubis. Sayuran hijau ini merupakan makanan tinggi serat yang baik dikonsumsi saat si Kecil mengalami sembelit. Serat yang terkandung di dalamnya dapat melunakkan feses, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari usus. 

  2. Pepaya

    Pepaya termasuk makanan pelancar BAB yang mudah ditemukan dan harganya cukup terjangkau. Manfaat pepaya sebagai pelancar BAB bisa Mums dapatkan berkat adanya kandungan serat, vitamin B9 (asam folat), vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. 

  3. Apel

    Meskipun teksturnya lebih keras dibandingkan pepaya, siapa sangka ternyata apel termasuk makanan pelancar BAB lho, Mums. Satu buah apel berukuran sedang mengandung sekitar 2,8 gram serat tidak larut air dan 1,2 gram serat larut air. 

    Selain itu, buah apel mengandung serat larut air bernama pektin. Bila sudah berada di usus, pektin ini akan difermentasi secara cepat oleh bakteri dan menghasilkan asam lemak rantai pendek. Asam lemak ini nantinya akan menarik lebih banyak air ke usus, sehingga membantu melunakkan feses. 

  4. Ubi jalar

    Sama seperti apel, ubi jalar juga termasuk makanan pelancar BAB yang mengandung pektin. Selain itu, ubi jalar mengandung banyak serat tidak larut dalam bentuk selulosa dan lignin. Jenis serat ini dapat membantu pergerakan usus dengan menambah konsistensi feses lebih lunak, sehingga bermanfaat dalam melancarkan BAB. 

  5. Kiwi

    Kandungan serat yang tinggi di dalam buah kiwi bisa digunakan sebagai pelancar BAB dan mengatasi masalah gangguan pencernaan lain. Satu buah kiwi mengandung sekitar 2,3 gram serat. 

    Selain serat, buah pelancar BAB ini juga mengandung enzim actinidin yang dapat merangsang gerakan usus menjadi lebih optimal. Dengan begitu, si Kecil akan terhindar dari susah BAB akibat sembelit.

  6. Stroberi

    Stroberi dan buah beri lainnya juga menjadi makanan pelancar BAB yang bisa dikonsumsi si Kecil. Ini karena buah beri memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat melancarkan saluran pencernaan. Selain stroberi, Mums bisa menyajikan buah blackberry, raspberry, blueberry, atau jenis buah beri lainnya untuk camilan sehat si Kecil. 

  7. Pisang

    Selama ini mungkin pisang tidak menjadi pilihan utama sebagai makanan pelancar BAB. Namun, ternyata buah ini menawarkan manfaat lain untuk kesehatan si Kecil. Sebab, pisang termasuk buah yang bertekstur lunak, mudah dikunyah, dan dicerna, terutama saat si Kecil sakit perut. 

  8. Kacang-kacangan 

    Selain sayuran dan buah, kacang-kacangan juga bisa menjadi makanan pelancar BAB untuk si Kecil. Sebab, kacang mengandung asam lemak omega 3 dan serat yang tinggi. Satu cangkir kacang setara dengan 10 gram serat yang mendukung pergerakan usus dan melunakkan feses si Kecil. Mums bisa memilih beberapa jenis kacang, seperti kacang almond, kacang merah, edamame, kacang walnut, dan lainnya. 

  9. Gandum utuh

    Makanan yang berbahan dasar gandum utuh, seperti roti gandum dan sereal mengandung serat yang berguna sebagai pelancar BAB lho. Namun, Mums tetap harus memberikan asupan gandum utuh sesuai batas normal, serta diimbangi dengan makanan bergizi lainnya agar kesehatan saluran pencernaan si Kecil tetap terjaga. 

  10. Yoghurt 

    Makanan pelancar BAB yang tak kalah bermanfaat adalah yoghurt. Bakteri baik, atau dikenal pula sebagai probiotik, yang terkandung dalam yoghurt berperan penting untuk menjaga kesehatan dan melancarkan saluran pencernaan. Pastikan Mums memilih yoghurt tanpa rasa atau pemanis buatan (plain yoghurt) untuk memastikan asupan probiotik bagi saluran pencernaan si Kecil tercukupi dengan baik.

    Baca juga: 4 Manfaat Probiotik Bagi Tumbuh Kembang Si Kecil

Penyebab Anak Susah BAB Akibat Sembelit

Berikut ini beberapa penyebab anak susah BAB akibat sembelit yang perlu Mums ketahui: 

  1. Susu pertumbuhan yang kurang tepat

    Anak susah BAB karena sembelit biasanya disebabkan oleh konsumsi susu pertumbuhan yang kurang tepat atau tidak cocok. Pemberian susu pertumbuhan yang melalui proses pemanasan berlebih bisa menyebabkan saluran pencernaan si Kecil sulit mencerna nutrisi di dalamnya. 

    Oleh karena itu, pastikan untuk memilih susu pertumbuhan yang tidak melalui proses pemanasan berlebih (single process), seperti susu FRISO Gold 3, yaitu susu pertumbuhan yang mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. 

    Susu FRISO Gold 3 juga diperkaya dengan kandungan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam.

  2. Belum terbiasa dengan toilet training dan mengejan saat BAB

    Sama seperti tengkurap, merangkak, berbicara, dan berjalan, anak juga perlu belajar BAB di dalam kamar mandi. Melatih anak menggunakan kamar mandi (toilet training) memang bukan hal yang mudah dan membutuhkan kesabaran bagi setiap orang tua. Mums perlu telaten membujuk anak agar mau BAB dan mengejan dengan usahanya sendiri.

  3. Merasa tertekan atau stress

    Stres juga bisa menyebabkan anak susah BAB. Kondisi ini akan terjadi bila anak merasa tertekan oleh perubahan yang terjadi di keluarga atau lingkungannya. Sebagai contoh, perasaan saat memiliki adik yang baru lahir. 

  4. Efek samping obat 

    Kondisi anak susah BAB karena sembelit atau konstipasi bisa disebabkan konsumsi obat-obatan tertentu lho, Mums. Mengonsumsi obat batuk atau obat diare bisa menyebabkan feses menjadi kering dan keras.

  5. Kelainan pada saluran pencernaan 

    Penyebab lain anak susah BAB karena sembelit atau konstipasi yaitu adanya kelainan di dalam sistem pencernaan, seperti di lambung, usus, rektum, atau bahkan anus. Jika kondisi ini dialami si Kecil, Mums bisa konsultasikan dengan tenaga medis agar penanganan dapat segera dilakukan.

Penyebab susah BAB pada anak juga bisa dipicu oleh proses pengolahan makanan yang salah. Biasanya, makanan yang diolah lebih dari satu kali bisa memicu gangguan saluran pencernaan. Maka dari itu, hindari memasak atau memanaskan makanan lebih dari satu kali, agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang