Lompat ke isi utama
Buah dan Sayur

10 Tips Agar Anak Mau Makan Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran termasuk makanan yang kaya akan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Namun sayangnya, banyak anak yang justru tidak menyukai makan buah dan sayuran karena berbagai alasan. Hal ini pasti membuat sebagian Mums khawatir dan bingung karena harus mencari beragam cara untuk menyiasati anak yang susah makan buah dan sayur. 

Padahal, dalam buah dan sayuran terkandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, antioksidan, serat pangan (prebiotik), dan air yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil. Lantas, berapa banyak anak-anak perlu mengonsumsi buah dan sayur? Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan konsumsi buah dan sayur bagi anak-anak sebanyak 300-400 gram per hari. 

Supaya kebutuhan gizi si Kecil terpenuhi dengan seimbang, sebaiknya Mums mengacu pada Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan RI. Dalam satu kali makan, pastikan setengah bagian piring berisi buah dan sayur atau konsumsi sebanyak 3-4 porsi sayur dan 2-3 porsi buah setiap hari. Namun, kebiasaan tersebut bisa jadi tantangan bagi Mums jika si Kecil susah makan buah dan sayuran. Nah, sekarang Mums tidak perlu khawatir lagi ya, karena ada beberapa tips agar si Kecil mau makan buah dan sayuran dengan lahap. 

Bagaimana Atasi Anak Susah Makan Buah dan Sayuran?

Menghadapi si Kecil yang susah makan buah dan sayuran memang cukup menantang ya, Mums? Meskipun begitu, Mums tetap harus sabar saat membiasakan hal tersebut. Sebaiknya hindari memaksa atau memarahi si Kecil jika ia tak mau makan buah dan sayur. Sebab, segala sesuatu yang dipaksa bisa membuat si Kecil semakin benci dengan hal tersebut, termasuk buah dan sayur. Nah, berikut ini ada beberapa tips agar si Kecil mau makan buah dan sayur:

  1. Jelaskan Manfaat Buah dan Sayuran

    Pertama-tama, Mums bisa menjelaskan manfaat buah dan sayuran bagi tubuh, sehingga si Kecil akan mengerti dan mencoba untuk menjaga kesehatan tubuhnya dengan mengonsumsi buah dan sayur. Sebagai contoh, Mums bisa jelaskan bahwa makan buah dan sayur dapat mencegahnya dari sembelit. Selain itu, makan buah dan sayur juga bisa membuat badannya lebih kuat. 

  2. Biasakan Konsumsi Buah dan Sayuran Sejak Dini

    Supaya si Kecil mau makan buah dan sayur, maka Mums harus membiasakan ia mengonsumsi makanan ini sedini mungkin, tepatnya saat si Kecil sudah mulai mengonsumsi MPASI. Mums perlu memasukkan buah dan sayur ke dalam menu MPASI yang bervariasi. Dengan begitu, si Kecil akan terbiasa mengonsumsinya hingga ia beranjak dewasa. 

  3. Ajak Si Kecil Ikut Memilih Buah dan Sayuran 

    Sesekali cobalah ajak si Kecil untuk memilih buah dan sayur sendiri saat belanja bersama. Mums bisa menyebut beberapa jenis buah dan sayur, setelah itu minta si Kecil memilih mana jenis buah dan sayur yang ia inginkan. Cara ini dapat membantu meningkatkan rasa tanggung jawab si Kecil karena sudah memilih makanan yang ia inginkan, sehingga harus dikonsumsi dengan benar. 

  4. Sajikan Beragam Buah dan Sayuran

    Si Kecil membutuhkan camilan sebagai makanan selingan untuk memenuhi asupan gizi hariannya. Nah, Mums perlu menyajikan beragam jenis buah dan sayur yang bisa diolah menjadi camilan sehat, khususnya beragam jenis buah-buahan yang segar. Dengan begitu, si Kecil akan terbiasa mengonsumsi buah sebagai camilan sehat saat merasa lapar. 

  5. Ajak Si Kecil Berkreasi

    Selain mengajak si Kecil pilih buah dan sayurannya sendiri, Mums juga perlu mengajak si Kecil untuk berkreasi bersama. Sebagai contoh, Mums bisa ajak si Kecil membuat bentuk hewan di atas nasi menggunakan potongan sayur, seperti wortel, tomat, atau rumput laut. Mums juga bisa memotong kentang dan wortel menggunakan cetakan khusus dengan bentuk yang lucu. 

  6. Padukan Buah dan Sayuran dengan Makanan Favoritnya

    Si Kecil suka makan nasi goreng, pizza, atau sosis? Saatnya Mums padukan buah dan sayur dalam makanan favoritnya itu. Si Kecil mungkin sulit mengonsumsi sayur yang direbus atau dikukus karena rasanya yang hambar. Namun, bila dipadukan dengan makanan favoritnya, sayur akan terasa lebih lezat. Selain itu, Mums juga bisa padukan buah dengan sereal atau roti agar si Kecil menyukainya.

    Baca juga: 6 Vitamin untuk Anak Beserta Manfaatnya

  7. Olah Menu yang Variatif

    Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga pasti akan bosan jika mengonsumsi satu jenis makanan yang itu-itu saja. Jika Mums hanya memberikan si Kecil brokoli, sudah pasti ia akan merasa bosan. Akibatnya, si Kecil jadi malas untuk mengonsumsi brokoli lagi. Oleh karena itu, sebaiknya Mums buat jadwal makan harian yang bervariasi agar si Kecil tidak bosan dan mengenal berbagai jenis makanan bergizi lainnya. 

  8. Beri Contoh yang Baik

    Tentu saja si Kecil tidak akan berminat mengonsumsi buah dan sayuran jika ia melihat orang tuanya juga tidak suka kedua makanan tersebut. Jadi, jika Mums ingin membiasakan si Kecil mengonsumsi buah dan sayur, pastikan anggota keluarga terbiasa mengonsumsinya agar si Kecil mendapat contoh yang baik. 

  9. Puji si Kecil Setelah Makan Buah dan Sayuran

    Untuk menyemangati si Kecil dan sebagai bentuk penghargaan, berikanlah pujian setiap kali si Kecil sudah mengonsumsi buah dan sayuran. Namun perlu diingat, hindari memberikan si Kecil makanan yang tidak sehat sebagai hadiah karena ia sudah mau makan buah dan sayur ya, Mums. Sebab, cara tersebut justru akan membuat si Kecil lebih semangat mengonsumsi makanan tidak sehat dibandingkan buah dan sayuran. 

  10. Hindari Memaksa si Kecil

    Seperti yang telah disebutkan, pemaksaan kepada si Kecil justru hanya akan membuatnya lebih menghindari buah dan sayuran. Bahkan, memaksa si Kecil juga bisa berdampak pada trauma yang menyebabkan ia tidak mau makan buah dan sayur hingga dewasa. Maka dari itu, jika si Kecil tidak mau makan buah dan sayur, jangan dipaksa ya. Sebaiknya Mums mencoba terus di lain waktu agar si Kecil mau mencoba.

Sekarang Mums tidak perlu khawatir dan bingung lagi untuk mengajak si Kecil makan buah dan sayur ya. Apalagi saat ini sudah banyak resep olahan buah dan sayur untuk anak yang bisa Mums coba di rumah. Dengan melakukan berbagai tips di atas dan membuat beragam menu masakan yang lezat, perlahan si Kecil pun akan suka makan buah dan sayur. Pastikan Mums untuk menghindari memasak dan memanaskan masakan lebih dari satu kali agar nutrisi alaminya tidak rusak, sehingga nutrisinya mudah dicerna dan diserap oleh si Kecil. 

Selain konsumsi buah dan sayuran, Mums juga perlu memenuhi asupan gizi harian si Kecil agar tumbuh kembangnya lebih optimal. Salah satu nutrisi yang penting adalah Susu FRISO Gold 4 yang mengandung prebiotik, probiotik, dan nukleotida, yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan si Kecil. 

FRISO Gold 4 termasuk susu pertumbuhan yang mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Dengan kemasan baru, susu FRISO Gold 4 tetap bernutrisi tinggi, diperkaya juga dengan kandungan vitamin, dan mineral lain, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang