Lompat ke isi utama
apa-yang-harus-mum-lakukan-saat-janin-menendang-nendang_VpSnFdTnfY

12 Kebiasaan Baik Ibu Hamil yang Penting untuk Dilakukan

Ada beberapa kebiasaan baik ibu hamil yang penting untuk dilakukan guna menjaga kesehatan Mums dan janin, serta terhindar dari komplikasi berbahaya. Apa saja kegiatannya?

Sudahkah Mums melakukan kebiasaan baik ibu hamil setiap harinya? Kebiasaan baik ibu hamil ini sangat penting untuk menunjang kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin dalam kandungan. 

Apalagi selama kehamilan, Mums tentu harus lebih selektif dalam berbagai hal. Sebab, banyak perubahan yang dialami Mums dibandingkan sebelum kehamilan, mulai dari makanan yang aman dikonsumsi ibu hamil, menjaga kesehatan tubuh, hingga melakukan kebiasaan baik bagi ibu hamil yang aman. Mengapa kebiasaan baik ibu hamil ini penting? Agar Mums terhindar dari gangguan kesehatan atau komplikasi kehamilan yang berbahaya. 

Baca Juga: Mengatasi Ketidaknyamanan Saat Hamil Dengan Diet yang Tepat

  1. Jangan Mencoba untuk Menurunkan Berat Badan

    Mengapa?

    Kebiasaan baik ibu hamil ini perlu Mums lakukan karena masa kehamilan bukanlah saat yang tepat untuk menurunkan berat badan. Jika ibu hamil mencoba untuk mempertahankan berat badannya dengan mengurangi porsi makan, janin tidak akan mendapatkan nutrisi yang seimbang sebagaimana mestinya. Selain itu, ketika daya tahan tubuh alami tidak cukup kuat, Mum mungkin akan mudah terserang penyakit dan berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin.

    Kebiasaan baik ibu hamil yang harus dilakukan yaitu mengontrol berat badan agar tetap ideal. Artinya, boleh saja Mums menaikkan berat badan, tetapi dengan cara yang lebih sehat. Dalam hal ini, Mums perlu mengonsumsi makanan untuk sebagai cara meningkatkan berat badan janin

    Solusinya?

    Kebiasaan baik ibu hamil yang satu ini bisa Mums lakukan dengan mempertahankan berat badan Mums dalam kisaran yang ideal sesuai dengan usia kehamilan dan kondisi tubuh. Cobalah untuk menyesuaikan kembali pola makan yang mengandung gizi seimbang, seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, serta berbagai vitamin dan mineral. Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang dilarang bagi ibu hamil.

    Baca Juga: Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Vitamin Anak, Ini Cara Lainnya!

  2. Lakukan Kebiasaan Baik untuk Ibu Hamil pada Pagi Hari

    Mengapa?

    Kebiasaan baik ibu hamil yang tak kalah penting yaitu membiasakan diri untuk lebih aktif di pagi hari guna menjaga kebugaran tubuh Mums. Kurangnya keseimbangan antara beraktivitas dan olahraga selama hamil dapat memperlambat metabolisme, mengurangi stamina serta sulitnya membakar kalori di dalam tubuh.

    Solusinya?

    Selama tubuh Mums dalam kondisi yang sehat dan tidak mengidap penyakit tertentu, kebiasaan baik ibu hamil yang dapat dilakukan yaitu dengan membiasakan diri untuk olahraga ringan, seperti berjalan pagi dan senam ibu hamil. Mums juga bisa mencari bantuan personal trainer untuk ibu hamil agar lebih aman saat melakukan olahraga. 

  3. Jangan Memaksakan Diri

    Mengapa?

    Kebiasaan baik ibu hamil yang satu ini sering luput diperhatikan oleh sebagian besar Mums. Padahal, kegiatan ibu hamil muda ini sangat penting agar terhindar dari perdarahan, komplikasi kehamilan, atau bahkan keguguran di awal kehamilan.

    Solusinya?

    Bagi ibu hamil muda, penting untuk menghindari aktivitas yang terlalu berat karena bisa meningkatkan risiko keguguran. Begitu pula saat hamil tua, Mums disarankan untuk tidak memaksakan diri melakukan berbagai macam aktivitas. Cobalah minta bantuan suami atau keluarga yang dekat untuk melakukan kegiatan tersebut. 

  4. Pertahankan Suasana Hati yang Positif

    Mengapa?

    Mengelola suasana hati juga termasuk kebiasaan baik ibu hamil yang penting untuk dilakukan. Kebiasaan ini bukan berarti Mums harus selalu berpikir positif, tidak apa-apa jika sesekali Mums merasa tidak positif untuk menjalani hari. Namun, pastikan untuk tidak berlarut-larut karena bisa berpengaruh terhadap perkembangan janin.

    Solusinya?

    Lakukan kebiasaan baik yang bisa membuat Mums senang dan suasana hati membaik. Kebiasaan ini bisa berupa hobi, seperti menggambar, melukis, bermain alat musik, menonton film, mendengarkan musik, membaca, dan lain sebagainya. 

    Baca juga: Usia Kehamilan 1 Bulan

  5. Jauhkan Diri Dari Rokok dan Alkohol

    Mengapa?

    Rokok dan alkohol bisa meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) dan komplikasi berbahaya lainnya. Mums juga sebaiknya menghindari lingkungan perokok karena menghirup asapnya bisa meningkatkan risiko berat badan bayi kurang, kelahiran prematur, dan lainnya. Alkohol juga berdampak pada gangguan sistem saraf bayi. 

    Solusinya?

    Mums yang sebelumnya perokok dan terbiasa minum alkohol, sebaiknya berhenti dulu selama masa kehamilan dan menyusui. Hindari juga menjadi perokok pasif agar tidak membahayakan janin. 

  1. Rutin mengonsumsi makanan tinggi serat

    Mengapa?

    Ibu hamil sangat rentan mengalami sembelit atau konstipasi sehingga membutuhkan asupan dari makanan yang tinggi serat, seperti buah-buahan dan sayuran. Sembelit tak hanya mengganggu kesehatan pencernaan Mums, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi janin jika dibiarkan secara terus menerus. 

    Solusinya? 

    Pastikan Mums mencukupi makanan tinggi serat, seperti buah-buahan dan sayuran agar terhindar dari sembelit. Hindari memasak dan memanaskan makanan lebih dari satu kali agar kandungan nutrisi alaminya tidak rusak sehingga lebih mudah dicerna. 

    Baca Juga: Catat, Mums! Inilah 12 Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil

  2. Kenakan Pakaian yang Nyaman dan Aman

    Mengapa? 

    Seperti yang telah disebutkan, Mums harus mengenakan pakaian yang nyaman dan aman selama hamil. Sebab, pakaian yang tidak aman justru bisa mengganggu aktivitas harian Mums. 

    Solusinya?

    Ibu hamil dianjurkan mengenakan pakaian yang nyaman, berbahan lembut, elastis, menyerap keringat, dan longgar untuk meningkatkan kenyamanan Mums saat beraktivitas sehari-hari. Kebiasaan baik ibu hamil ini penting karena keselamatan merupakan prioritas utama.

    Hindari juga untuk mengenakan sepatu hak tinggi. Beralihlah ke sepatu berhak rendah atau sepatu datar, karena jenis sepatu ini juga dapat membantu untuk mengurangi sakit punggung saat hamil.

  3. Baca Buku Tentang Kehamilan dan Parenting 

    Mengapa?

    Menjadi seorang ibu bukanlah pekerjaan yang mudah, sehingga wajar bagi ibu hamil merasa khawatir tentang berbagai masalah selama kehamilan hingga melahirkan. Maka dari itu, penting bagi Mums untuk membaca buku tentang kehamilan dan parenting guna menambah wawasan dan kesiapan diri menjadi seorang Ibu. 

    Solusinya?

    Buatlah kebiasaan baik ibu hamil ini sebagai rutinitas. Jika Mums tidak terbiasa membaca, Mums bisa mendengarkan podcast atau menonton video yang ada di YouTube mengenai hal tersebut. Bahkan, Mums juga bisa ikut serta dalam kelas persiapan untuk ibu hamil. 

    Tak lupa, Mums juga bisa saling sharing dengan keluarga atau kerabat yang pernah maupun sedang hamil. Gunanya untuk menjadi support system yang menguatkan selama masa kehamilan. 

  4. Rutin Periksa Kondisi Kehamilan ke Dokter

    Mengapa?

    Kebiasaan baik ibu hamil yang satu ini merupakan hal paling mendasar dan terpenting yang perlu Mums lakukan. Dengan terbiasa melakukan kebiasaan baik ibu hamil ini, Mums akan mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri dan tumbuh kembang janin. Nantinya dokter akan mengidentifikasi dan melakukan pencegahan jika diperlukan. Pemeriksaan secara rutin juga dapat membantu mendeteksi sejak dini bila adanya kelainan selama hamil hingga tanda janin tak berkembang.

    Solusinya?

    Mums perlu melakukan kebiasaan baik ibu hamil ini sejak awal kehamilan sampai waktu menuju persalinan. Bila selama masa kehamilan Mums merasakan keluhan yang terus berlanjut, seperti sakit kepala yang berlebihan, demam tinggi, sakit perut, kram, muncul flek secara terus menerus, atau tanda lainnya, segeralah konsultasi dengan dokter kandungan.

  5. Cukupi Waktu Istirahat dan Tidur Secara Teratur

    Mengapa?

    Kebiasaan baik ibu hamil yang tak kalah penting yaitu mencukupi waktu istirahat dan tidur secara teratur. Sebab, jika Mums kekurangan waktu tidur atau tidur terlalu malam dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Maka dari itu, penting bagi Mums untuk menjaga pola tidur dengan baik agar tubuh tetap bugar dan fit. 

    Solusinya?

    Pastikan untuk tidur selama 7-8 jam per hari guna meningkatkan sistem imun dan menambah energi untuk digunakan esok hari. Mums bisa menyalakan humidifier yang berisi aromaterapi untuk membuat rileks tubuh, menyalakan musik yang tenang, serta minum susu sebelum tidur. 

    Minum susu sebelum tidur termasuk kebiasaan baik ibu hamil yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kualitas tidur, menambah asupan nutrisi untuk janin, dan lain sebagainya. 

  6. Tontonan Ibu Hamil dan Dampaknya Bagi Janin

    Mengapa? 

    Mums, ternyata tontonan ibu hamil berpengaruh terhadap kondisi janin dalam kandungan lho. Dilansir dari Daily Mail, ilmuwan telah menemukan bahwa bayi yang belum lahir dapat merespons suasana hati ibu mereka saat menonton film. Hal ini berkaitan dengan emosi yang muncul dari Mums yang dirasakan oleh janin. 

    Solusinya? 

    Pilihlah tontonan yang bisa membuat pikiran dan perasaan Mums lebih tenang dan rileks. Sesekali Mums boleh menonton film horor atau sejenisnya sebagai hiburan, tapi perlu diseimbangkan dengan tontonan yang bermanfaat, seperti tentang perkembangan bayi, persiapan melahirkan, dan sejenisnya.

    Baca Juga: Hati-hati, Mums! Inilah Gejala dan Penyebab Diare Pada Anak

  7. Minum Susu Khusus Ibu Hamil 

    Mengapa? 

    Susu merupakan sumber protein yang penting untuk meningkatkan kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin. Di dalam susu juga terkandung kalsium, zat besi, zinc, karbohidrat, serta berbagai vitamin dan mineral yang dapat mendukung kebutuhan gizi harian Mums dan janin.

    Solusinya? 

    Mums dapat mengonsumsi susu Frisomum Gold Dualcare+ yang mengandung zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, dan nukleotida untuk mendukung kesehatan Mums dan tumbuh kembang si Kecil selama di dalam kandungan sampai setelah lahir. 

Itulah 12 kebiasaan baik ibu hamil yang bisa Mums lakukan mulai sekarang. Jika ada keluhan atau tanda tidak wajar, segeralah konsultasi dengan dokter kandungan agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. 

Bolehkah Ibu Hamil Membungkuk?

Posisi membungkuk atau “nungging” saat hamil masih menjadi perdebatan bagi sebagian pihak. Ada yang bilang ibu hamil boleh melakukan posisi tersebut, tetapi ada juga yang bilang tidak boleh. Lantas, mana anggapan yang benar?

Dilansir dari Parenting First Cry, posisi membungkuk sebenarnya tidak membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin, selama kondisi kehamilan tetap sehat tanpa komplikasi apapun. Namun, membungkuk juga bisa membahayakan janin dan Mums jika dilakukan dalam waktu yang lama dan terlalu sering. Pasalnya, saat membungkuk, posisi punggu tidak terjaga lurus.

Mums harus menopang berat badan pada sumsum tulang belakang. Tentu kondisi ini bisa membahayakan keselamatan Mums dan janin, terutama saat Mums mulai kehilangan keseimbangan. Intinya, Mums boleh membungkuk tapi hanya sebentar dan tidak terlalu sering agar tidak berbahaya, ya!