Lompat ke isi utama
12 Pantangan Ibu Hamil yang Wajib Dihindari!

12 Pantangan Ibu Hamil yang Wajib Dihindari!

Pantangan ibu hamil berikut ini harus dihindari agar kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin tidak mengalami komplikasi yang berbahaya

Selama masa kehamilan, ada beberapa pantangan ibu hamil yang perlu dihindari agar kesehatan Mums dan janin dalam kandungan tetap terjaga. Pantangan ibu hamil ini bisa berupa makanan atau kegiatan tertentu yang dapat berdampak buruk bagi Mums dan janin. 

Bahkan, beberapa pantangan di bawah ini mungkin saja sebelumnya sering Mums lakukan, seperti mengonsumsi makanan setengah matang, menggunakan sepatu hak tinggi, berada di lingkungan yang berisi asap rokok, dan lain sebagainya. 

Jika sebelumnya hal-hal tersebut terlihat wajar, namun berbeda dengan ibu hamil. Sebaiknya Mums menghindari hal-hal tersebut saat sedang mengandung supaya tidak menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Lantas, apa saja pantangan ibu hamil yang perlu Mums ketahui? 

  1. Merokok

    Pantangan ibu hamil yang berbahaya bagi kesehatan Mums dan janin dalam kandungan yaitu merokok. Kebiasaan merokok saat hamil dapat menyebabkan bayi terlahir dengan berat badan rendah dan meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan bayi, seperti infeksi janin, masalah tumbuh kembang, dan pertumbuhan janin terhambat. Itulah sebabnya, merokok termasuk pantangan ibu hamil karena dapat menyebabkan komplikasi kehamilan yang serius.

    Selain sebagai perokok aktif, perokok pasif juga menjadi pantangan ibu hamil karena dapat meningkatkan komplikasi yang lebih serius. Sebab, ada berbagai bahan kimia berbahaya dalam asap rokok yang jika dihirup bisa membahayakan kesehatan Mums dan janin dalam kandungan. Paparan asap rokok selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran, bayi prematur, berat badan lahir bayi rendah, gangguan tumbuh kembang, mental, hingga sindrom kematian mendadak pada bayi. 

  2. Mengonsumsi alkohol

    Pantangan ibu hamil yang selanjutnya yaitu mengonsumsi alkohol, karena kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko bayi mengalami sindrom alkohol janin (fetal alcohol syndrome). Bayi yang mengalami sindrom ini biasanya memiliki berat badan lahir rendah, gangguan perilaku, dan tumbuh kembangnya terhambat. 

    Jika Mums tetap melakukan pantangan ibu hamil ini di trimester pertama, maka dapat meningkatkan risiko bayi mengalami cacat lahir. Bila Mums memang terbiasa mengonsumsi alkohol sebelum hamil atau mengalami kecanduan dan sulit menghentikan kebiasaan ini, maka segeralah konsultasi dengan dokter agar dapat penanganan yang lebih baik. 

  3. Mengonsumsi makanan mentah dan setengah matang

    Mums gemar mengonsumsi makanan mentah dan/atau setengah matang seperti sushi? Hati-hati, makanan tersebut termasuk pantangan ibu hamil yang harus dihindari oleh Mums selama masa kehamilan lho. 

    Hal ini karena makanan mentah dan/atau setengah matang mengandung bakteri, seperti Listeria, Salmonella, dan E.Coli yang dapat meningkatkan risiko keguguran, infeksi bakteri, keracunan makanan, hingga terjadinya cacat lahir pada bayi.

    Oleh karena itu, pastikan Mums memilih makanan yang matang sempurna dengan kandungan gizi yang tinggi. Selain itu, pastikan juga untuk mengolah makanan secara tepat, hindari memasak dan memanaskan makanan lebih dari satu kali agar kandungan nutrisi alami di dalamnya tidak rusak sehingga lebih mudah dicerna oleh Mums. 

  4. Minum susu mentah

    Susu memang penting bagi ibu hamil, tetapi Mums perlu memilih jenis susu yang sudah matang. Sebab, susu mentah termasuk pantangan ibu hamil yang justru berbahaya bagi kesehatan Mums dan janin. Susu mentah atau susu yang belum dipasteurisasi berisiko mengandung bakteri yang menyebabkan keguguran dan bahkan berbahaya bagi keselamatan Mums selama masa kehamilan.

    Maka dari itu, sebaiknya Mums memilih susu yang memang diformulasi khusus ibu hamil agar lebih aman dan kandungan nutrisi alami di dalamnya tetap terjaga. Salah satu susu ibu hamil yang direkomendasikan yaitu susu Frisomum Gold Dualcare+ karena mengandung protein, zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, dan nukleotida untuk mendukung kesehatan Mums dan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan sampai masa menyusui.

    Selain itu, susu Frisomum Gold Dualcare+ juga melalui proses pengolahan satu kali (single process) sehingga nutrisi di dalamnya tidak rusak dan lebih mudah dicerna oleh ibu hamil.

  5. Mengonsumsi kafein berlebihan

    Saat memasuki trimester ketiga kehamilan, ibu hamil dapat mengonsumsi kafein, seperti kopi dan teh, tetapi harus dalam batas normal dan tidak berlebihan. Ini karena konsumsi kafein berlebihan termasuk pantangan ibu hamil yang dapat meningkatkan risiko keguguran, bayi prematur, dan berat badan lahir bayi rendah. 

    Batas aman konsumsi kafein harian untuk ibu hamil yaitu sekira 200 mg atau setara dengan 300 ml kopi. Tentunya akan lebih baik jika Mums minum kafein di bawah kadar tersebut, serta diimbangi dengan makanan bergizi seimbang lainnya agar tumbuh kembang janin lebih optimal.

  6. Membersihkan kotoran hewan

    Ternyata membersihkan kotoran hewan, terutama kucing dan anjing, termasuk pantangan ibu hamil yang dapat meningkatkan risiko toksoplasmosis lho, Mums. Kondisi ini berbahaya bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan keguguran. Gejala toksoplasmosis sering kali tidak dirasakan dan disadari oleh sebagian besar ibu hamil, sehingga perlu diwaspadai.

    Toksoplasmosis juga dapat menyebabkan bayi mengalami kejang atau mengalami gangguan mental. Oleh karena itu, pastikan ibu hamil tidak membersihkan kotoran hewan peliharaan, dan sebaiknya mintalah bantuan suami, asisten rumah tangga, atau anggota keluarga lain untuk merawat sementara hewan peliharaan Mums.

  7. Berendam di air panas atau sauna terlalu lama

    Berendam di air panas memang membuat badan lebih rileks, tetapi jika dilakukan terlalu lama dan secara terus menerus justru bisa menjadi pantangan ibu hamil lho, Mums. Hal ini karena meningkatkan risiko overheating atau suhu tubuh terlalu panas, dehidrasi, dan pingsan.

    Jika Mums tetap ingin berendam di air panas, pastikan untuk mengatur suhu airnya supaya tidak lebih dari 32 derajat celsius, serta membatasi waktu berendam di air panas atau sauna selama 15-20 menit saja.

  8. Mengalami kurang tidur 

    Jika sebelum hamil Mums terbiasa kurang tidur, sebaiknya kebiasaan ini perlu dihindari dulu selama masa kehamilan. Sebab, kurang tidur termasuk pantangan ibu hamil karena dapat meningkatkan risiko Mums terkena hipertensi, diabetes gestasional, preeklamsia, dan postpartum depression jika terus menerus dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Sebagai solusinya, ibu hamil dianjurkan berolahraga secara rutin, menetapkan jadwal tidur yang teratur, minum susu sebelum tidur, menciptakan suasana kamar yang nyaman, dan mengelola stres dengan baik. 

  9. Memiliki berat badan berlebih

    Pantangan ibu hamil yang lainnya yaitu memiliki berat badan berlebih. “Lho, bukannya ibu hamil harus memiliki berat badan yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya?” Mungkin sebagian Mums akan menanyakan hal tersebut. Ya, memang benar ibu hamil sebaiknya mengalami peningkatan berat badan, tetapi dalam batas yang normal. Peningkatan berat badan juga harus didukung oleh asupan nutrisi yang berkualitas, bukan dengan cara yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan yang digoreng, junk food, minuman manis, dan lainnya. 

    Pantangan ibu hamil ini harus dihindari sebab dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, dan obesitas. Pada trimester pertama, ibu hamil dianjurkan untuk menambah 100 kalori per hari dari porsi makan sebelum hamil. Sedangkan, pada trimester ketiga, ibu hamil dianjurkan menambah sekira 300-500 kalori per hari, tentunya dengan jenis makanan yang sehat.

  10. Terkena paparan zat kimia berbahaya

    Selama masa kehamilan, penting bagi Mums untuk memilih produk perawatan wajah dan tubuh yang bebas dari zat kimia berbahaya. Ini karena zat kimia berbahaya merupakan pantangan ibu hamil yang meningkatkan risiko komplikasi terhadap Mums dan janin. 

    Selain itu, batasi juga kontak dengan paparan zat kimia dari lingkungan sekitar, seperti produk cat dan pernis, pembersih berbahan keras, penggunaan obat anti serangga, dan lain sebagainya. 

  11. Terlalu stres

    Masa kehamilan bukanlah masa yang mudah bagi sebagian besar ibu hamil. Ada banyak tantangan yang perlu Mums lalui, tak sedikit pula yang justru memicu stres berlebih, apalagi stres ini dipengaruhi juga oleh hormon dan suasana hati yang berubah drastis. 

    Sebaiknya Mums tidak membiarkan kondisi stres berlarut-larut. Pastikan untuk mengelola stres dengan bijak, caranya dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan (me time), lakukan healing therapy, konsumsi makanan bergizi, olahraga, dan lain sebagainya. Jika diperlukan, Mums dapat berkonsultasi dengan psikolog. 

  12. Menggunakan sepatu hak tinggi

    Mums terbiasa menggunakan sepatu hak tinggi? Eits, saat hamil sebaiknya hindari kebiasaan ini karena termasuk ke dalam pantangan ibu hamil yang berbahaya bagi keselamatan Mums dan janin. Meskipun sudah terbiasa, sebaiknya pilihlah sepatu yang tanpa hak serta alas yang empuk sehingga lebih membuat Mums nyaman. 

Itulah beberapa pantangan ibu hamil yang sebaiknya dihindari oleh Mums untuk mencegah gangguan kesehatan selama masa kehamilan. Mums juga dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan melakukan olahraga ringan khusus ibu hamil secara rutin. Jangan lupa untuk memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter atau bidan secara rutin agar kondisi kesehatan Mums dan janin terpantau dengan baik. 

 

Disadur dari berbagai sumber dan ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang