Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
3 Cara Mendidik Anak Versi Diana Baumrind

3 Cara Mendidik Anak Versi Diana Baumrind

Mendidik anak tidak pernah menjadi perkara mudah. Banyak sekali faktor dan variabel yang perlu Mums pertimbangkan ketika mendidik, mulai dari variabel dari si Kecil dan pengalaman historikal Mums sebagai anak di masa lalu. Secara umum, sebenarnya terdapat penelitian dan teori mendidik si Kecil yang awam digunakan oleh orang tua di seluruh dunia.

Adalah Diana Baumrind, seorang psikolog yang melakukan penelitian pada kisaran tahun 1960-an, yang menemukan setidaknya terdapat 3 jenis pola asuh dan cara mendidik anak yang digunakan orang tua. Meski memang penelitian ini dilakukan beberapa puluh tahun silam, namun jika melihat fakta di lapangan ternyata teori yang diungkapkan masih sangat relevan.

Lalu termasuk ke dalam teori mana gaya mendidik anak versi Mums? Apakah ada kelebihan dan kekurangannya secara praktis?

Cara Mendidik Anak Otoriter

Cara Mendidik Anak Otoriter

Terdengar cukup seram ya Mums nama kategori pertama ini? Welll, namun memang demikian adanya. Pola asuh ini secara garis besar menuntut kepatuhan si Kecil pada apapun yang Mums berikan dan arahkan. Terdapat aturan yang dibuat oleh orang tua, dan harus dipatuhi oleh si Kecil. Pelanggaran pada aturan ini tak jarang akan diberikan sanksi yang cukup tegas.

Biasanya tujuan dari orang tua yang, secara sadar maupun tidak, menggunakan cara mendidik anak seperti ini, adalah agar si Kecil menjadi pribadi yang patuh dan disiplin. Perilaku baik yang dibiasakan sejak kecil akan terbawa hingga usianya dewasa, dan si Kecil akan jadi seorang yang cakap dalam melaksanakan perintah.

Sisi positifnya adalah jika pola ini berhasil diterapkan dengan baik, anak akan memiliki karakter disiplin, tegas, tepat waktu, cakap, mudah memahami instruksi dan arahan, serta memiliki perilaku yang baik. Sisi negatifnya si Kecil jadi memiliki rasa percaya diri yang kurang karena tak memiliki ruang mengeksplorasi, mood yang dimiliki cenderung tidak terlalu baik, kemampuan sosial yang rendah, serta watak yang keras.

Cara Kedua, Pola Demokratis

Cara Kedua, Pola Demokratis

Memiliki alur dan penerapan yang jauh lebih ‘lunak’ daripada pola pertama, pola mendidik anak demokratis terjadi ketika Mums bisa memberikan ruang pada si Kecil untuk berpendapat dan diskusi terbuka. Mums juga mempertimbangkan apa yang dirasakan si Kecil, sehingga komunikasi yang terjalin terasa lebih hangat.

Masih terdapat aturan yang diterapkan di rumah, namun sifatnya lebih kepada memberikan acuan dan batasan perilaku. Ketika terjadi pelanggaran, respon yang diberikan orang tua adalah menegur dan menasehati, alih-alih langsung memberikan hukuman. Ada harapan yang diberikan pada si Kecil, namun secara aktif Mums turut mendukung pengembangan diri si Kecil secara mandiri.

Sisi positif dari penerapan model ini adalah pengembangan karakter si Kecil menjadi pribadi yang lebih hangat dan terbuka, mudah bergaul, dan memiliki kemampuan sosial yang baik. Si Kecil juga akan jadi seorang yang gemar berdiskusi untuk menemukan penyelesaian masalah. Sisi negatifnya, jika diterapkan secara salah si Kecil justru akan menjadi pribadi yang mudah membangkang, selalu mencari pembenaran, dan kurang mau mengikuti aturan yang ada.

Terakhir, Model Asuh dan Mendidik yang Permisif

Terakhir, Model Asuh dan Mendidik yang Permisif

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Baumrind, model yang ketiga disebut dengan model asuh permisif. Pada pola mendidik anak yang terakhir ini, cara asuh yang diterapkan berorientasi pada minimalisir konfrontasi yang terjadi. Toleransi yang diberikan pada si Kecil juga tinggi, dan bisa dikatakan lebih modern.

Segala hal yang diinginkan si Kecil biasanya akan dipenuhi tanpa terlalu banyak mempertimbangkan keuntungan dan kerugian yang bisa didapatkan. Masih terdapat aturan dan harapan dari orang tua, namun semua tetap harus selaras dengan kebahagiaan si Kecil.

Keuntungan yang bisa diperoleh dari penerapan pola asuh ini adalah si Kecil akan memiliki ruang untuk mengembangkan diri lebih luas, memahami minat dan bakatnya lebih dini, dan mengoptimalkan apapun yang dimilikinya. Namun resikonya, si Kecil akan jadi pribadi yang cenderung manja, kurang dapat bekerja sama dengan lingkungan, dan sifat yang tidak terlalu disukai teman-temannya karena selalu menuntut pemenuhan keinginan. Dapat dikatakan, pola asuh ini memiliki resiko menumbuhkan karakter keras kepala dan egois.

Baca Juga : 4 Kiat Ajarkan Sopan Santun Pada Balita Sejak Dini

Nah itu tadi 3 jenis cara atau pola mendidik anak menurut Diana Baumrind yang menjadi hasil dari penelitiannya. Adakah dari ketiga pola tersebut yang Mums rasa digunakan untuk mendidik si Kecil? jika cara mendidik yang digunakan adalah salah satu dari ketiganya, tak perlu cemas. Selama diterapkan dengan baik dan seimbang, maka Mums tetap bisa memicu efek terbaik dari setiap cara mendidik anak tersebut.

Untuk mengoptimalkan cara mendidik anak yang Mums gunakan, Mums juga tetap harus mencukupi kebutuhan nutrisi harian si Kecil. Asupan makanan bergizi disertai dengan dukungan dari Friso Gold 4, akan jadi kombinasi terbaik untuk si Kecil. Friso dengan teknologi Locknutri, menjaga kualitas alami nutrisi sehingga mudah diserap tubuh si Kecil. Selalu dampingi setiap fase tumbuh kembang si Kecil, dan lihat ia tumbuh dengan optimal!

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang