Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

3 Tips Memberikan Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Mendukung Tumbuh Kembang si Kecil

3 Tips Memberikan Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Mendukung Tumbuh Kembang si Kecil

Memilih makanan dengan kandungan gizi yang baik merupakan salah satu hal wajib yang harus Mums lakukan. Pasalnya, kecukupan nutrisi pada masa tumbuh kembang sangat bergantung pada asupan makanan yang diberikan. Misalnya, Mums harus memilih makanan yang mengandung Zat Besi agar si Kecil dapat tumbuh dengan optimal. Namun mengapa Zat Besi?

Diantara sekian banyak nutrisi, Zat Besi memang merupakan salah satu nutrisi yang tidak boleh dilewatkan untuk diberikan pada si Kecil. Hal ini dikarenakan Zat Besi berperan besar dalam pembentukan sel darah merah, yang berfungsi untuk mengedarkan nutrisi dan hasil penyerapan makanan ke seluruh tubuh sehingga dapat digunakan untuk proses tumbuh kembang. Terbayang bukan jika si Kecil sampai  kekurangan Zat Besi? Proses tumbuh kembangnya dapat terganggu karena ‘bahan bakar’ yang digunakan untuk bertumbuh tidak bisa disalurkan dengan optimal.

Pilihan Makanan yang Mengandung Zat Besi

Tentu jika Mums ingin memberikan makanan yang mengandung Zat Besi, pilihannya sangat beragam. Mulai dari daging hewan hingga sayuran, berikut daftar singkatnya untuk Mums.

  • Daging sapi
  • Daging ayam
  • Daging ikan
  • Hati sapi
  • Hati ayam
  • Telur
  • Bayam
  • Brokoli
  • Kacang merah
  • Kacang kedelai
  • Tahu
  • Tempe
  • Sereal dan susu yang mengandung Zat Besi

Beberapa pilihan makanan tersebut dapat Mums kreasikan sedemikian rupa sehingga dapat dikonsumsi si Kecil dengan lahap. Mungkin untuk beberapa sayuran seperti brokoli, tidak banyak anak-anak yang menyukainya. Namun dengan memadukan bersama makanan lain, brokoli biasanya mudah dikonsumsi karena rasanya tidak terlalu mencolok dan mudah disamarkan ketika dimasak bersama.

Dampingi dengan Asupan Vitamin C

Ketika memberikan si Kecil makanan yang mengandung banyak Zat Besi, Mums juga dapat memberikan makanan yang mengandung banyak Vitamin C. Hal ini direkomendasikan karena Vitamin C yang diserap ke dalam tubuh dapat membantu tubuh menyerap Zat Besi yang berasal dari makanan tersebut. Ketika Zat Besi dapat diserap sempurna, maka produksi Hemoglobin akan menjadi optimal dan mendukung tumbuh kembang si Kecil.

Vitamin C sendiri sangat umum ditemukan di berbagai buah-buahan, seperti jeruk, pepaya, serta tomat dan jambu. Tentu saja pemberiannya bisa disajikan sebagai makanan pencuci mulut atau camilan ringan, sehingga si Kecil juga mendapatkan asupan Vitamin C yang cukup. Jangan lupa Mums,  Vitamin C selain dapat membantu penyerapan Zat Besi juga dapat berperan dalam membentuk daya tahan tubuh si Kecil sehingga ia tidak mudah sakit.

3 Tips Mencukupi Kebutuhan Zat Besi

Dalam memenuhi kebutuhan Zat Besi si Kecil, Mums tidak hanya harus memberikan makanan yang sebelumnya sudah dijelaskan namun juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini. Jangan sampai niat baik yang Mums miliki justru tidak dapat terlaksana karena kelalaian sederhana dan mendasar yang bisa dihindari. Simak tipsnya ya Mums!

Berikan bersamaan dengan asupan Vitamin C, seperti dalam poin sebelumnya, pemberian asupan Vitamin C sebagai pendamping asupan Zat Besi merupakan cara yang baik untuk mengoptimalkan penyerapan Zat Besi pada si Kecil. Makanan yang mengandung Zat Besi juga mudah diolah sedemikian rupa sehingga cocok dengan kudapan buah seperti pepaya, jeruk atau jambu.

Atur dengan seksama agar optimal, pengaturan ini ditujukan pada pemberian makanan dan susu yang mengandung Zat Besi. Seperti Mums pahami, susu juga mengandung Zat Besi yang cukup banyak. Namun demikian ada baiknya tidak memberikan makanan dengan kandungan Zat Besi bersamaan dengan susu karena hal ini akan menghambat penyerapan alami yang terjadi. Kandungan Kalsium dalam susu yang cukup tinggi dapat mengurangi optimalnya penyerapan sehingga ada baiknya mengatur jadwal pemberian asupan makanan dan susu sehingga keduanya dapat terserap sempurna.

Jika dirasa kurang suplemen bisa jadi pilihan, pada beberapa kasus dimana si Kecil dirasa kurang dapat mengkonsumsi asupan makanan dengan kandungan Zat Besi, Mums dapat meminta saran dokter untuk mempertimbangkan pemberian suplemen. Memang hal ini bukan menjadi pilihan utama, karena pilihan terbaik tetap pada sumber nutrisi alami yang menimbulkan efek samping sangat minimal dan lebih mudah diserap tubuh.

Nah, setelah melihat beberapa tips tadi, Mums tentu menjadi lebih paham bukan? Jika Mums ingin mendapatkan informasi lebih terperinci dan lebih sesuai, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Mums karena secara spesifik bisa dilihat kebutuhan di Kecil akan nutrisi tertentu dan dapat diperoleh angka pasti atau rekomendasi kuat.

Untuk memberikan Zat Besi melalui susu, Mums dapat memilih Friso Gold 4 yang termasuk dalam makanan yang mengandung Zat Besi. Dengan pengolahan dengan metode Single Process yang dimiliki  Friso Gold 4, susu tidak dipanaskan berlebihan sehingga kualitas nutrisi alaminya terjaga. Untuk menjaga kualitas alami tersebut, Friso Gold 4 juga memiliki teknologi  Locknutri  yang dapat menjamin kualitas alami nutrisi sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan mengoptimalkan proses tumbuh kembangnya.