Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

4 Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Anak

Tidak terasa ya, Mum, sekarang si Kecil sudah semakin besar! Jika sebelumnya untuk berdiri saja ia masih butuh bantuan, kini ia mampu menggapai benda di atas meja. Di usianya saat ini, si Kecil memang terus mengalami perkembangan, baik dari segi fisik maupun motorik. Guna mendukung proses tumbuh kembangnya, penting bagi Mum untuk memberikan asupan nutrisi seperti buah dan sayuran serta susu pertumbuhan secara rutin pada si Kecil.

Jika nutrisinya tidak terpenuhi dengan baik, pertumbuhan si Kecil bisa terganggu. Selain nutrisi, Mum perlu tahu bahwa masih banyak faktor lain yang bisa memengaruhi pertumbuhan fisik si Kecil. Apa saja faktor lainnya? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Faktor Biologis

Faktor biologis yang terdiri dari aspek genetik, keturunan, dan etnik akan sangat memengaruhi pertumbuhan dan ciri fisik anak. Sebagai contoh, suatu keluarga yang secara genetik bertubuh pendek, akan cenderung memiliki anak yang pendek pula. Warna kulit dan rambut anak tersebut juga akan ditentukan dari etnik kedua orang tuanya. Selain itu, aspek keturunan dan kurangnya nutrisi juga memungkinkan anak mewarisi penyakit yang dimiliki orang tuanya; seperti kebotakan, asma, hemofilia, dan diabetes.

Faktor Lingkungan

Pembentukan karakter dan kepribadian anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang ada di sekitarnya. Sebagai contoh, jika ia bergaul dengan teman yang berperilaku baik, maka ia akan menunjukkan sikap yang baik pula. Selain itu, cara orang tua atau pengasuh dalam memperlakukan anak juga memiliki peran yang tidak kalah penting. Pasalnya, anak yang mendapat cukup nutrisi dari makanan dan susu pertumbuhan, serta perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya, cenderung tumbuh dan berkembang lebih optimal.

Kondisi lingkungan ternyata juga dapat memengaruhi pertumbuhan fisik si Kecil lho, Mum. Berdasarkan studi yang pernah dilakukan, anak yang dibesarkan di lingkungan dengan iklim lebih hangat, umumnya dapat tumbuh lebih cepat dibandingkan anak yang dibesarkan di iklim yang lebih dingin. Lingkungan dengan tingkat pencemaran udara yang tinggi juga dapat memengaruhi pertumbuhan fisik anak, dan membuatnya tumbuh dengan asma dan gangguan pernapasan lainnya.

Faktor Sosial Ekonomi

Anak yang berasal dari keluarga dengan kemampuan finansial yang mencukupi, cenderung tumbuh dan berkembang dengan lebih optimal. Sebab, orang tuanya memiliki kemampuan untuk menyediakan asupan pertumbuhan berupa makanan bergizi, pendidikan, serta mainan dan aktivitas yang dapat menunjang tumbuh kembangnya.

Faktor Nutrisi

Nutrisi memiliki peran yang sangat penting untuk tumbuh kembang si Kecil, bahkan sejak ia belum lahir. Saat ia masih dalam kandungan, kekurangan nutrisi bisa meningkatkan risikonya lahir dengan cacat bawaan, anemia, hingga berat badan rendah. Untuk itu, asupan makanan bergizi yang salah satunya bisa didapat dari susu pertumbuhan penting untuk diberikan pada si Kecil, agar kemampuan fisik dan kognitifnya bisa berkembang dengan optimal.

Untuk memenuhi asupan nutrisinya, susu Friso Gold 3 dan Friso Gold 4 diformulasikan dengan Vitamin A, C, dan E, serta kandungan Nukleotida, Zink, Zat Besi, dan Selenium yang bisa mendukung daya tahan tubuh si Kecil. Susu Friso diproduksi dengan konsep Single Process tanpa pemanasan berlebih, sehingga nutrisi alaminya dari susu pertumbuhan ini tetap terjaga dan lebih mudah dicerna tubuh.