Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Keputihan saat hamil

Keputihan Saat Hamil Tua, Normal atau Tidak? Ini Penjelasannya

Munculnya keputihan saat hamil tua harus diwaspadai jika Mums mengalami gejala lain yang berbahaya. Simak penjelasannya di sini

Berbagai keluhan trimester 3 mungkin dirasakan oleh sebagian besar ibu hamil menjelang persalinan. Pada periode ini, Mums mungkin sudah harap-harap cemas untuk menunggu kelahiran buah hati tercinta. Tak sedikit keluhan trimester 3 pun mengganggu kenyamanan Mums muncul tanpa diundang. 

Penting bagi Mums untuk mengetahui keluhan trimester 3 yang normal dan umum dialami oleh para ibu hamil. Biasanya keluhan trimester 3 yang normal muncul disebabkan oleh bertambahnya ukuran bayi, perubahan hormonal, dan beragam perubahan lain yang terjadi sebagai respon tubuh ibu hamil untuk mempersiapkan kelahiran bayi. Lantas, apa saja keluhan trimester 3 yang muncul? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

Keluhan Trimester 3 yang Sering Dirasakan Ibu Hamil 

keluhan trimester 3

Memasuki trimester akhir kehamilan, terkadang Mums akan merasakan beberapa keluhan trimester 3 yang datang secara bersamaan, mulai dari susah tidur, buang air kecil, mudah pegal, kaki bengkak, kelelahan, hingga keputihan. Berikut adalah keluhan trimester 3 yang perlu Mums ketahui:

  • Munculnya rasa lelah

    Keluhan trimester 3 yang paling umum yaitu munculnya rasa lelah yang dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Rasa lelah ini muncul akibat pertambahan berat badan dan membesarnya ukuran janin. Untuk mengatasi keluhan trimester 3 ini, ada beberapa hal yang bisa Mums lakukan, antara lain:

    • Perbanyak waktu istirahat
    • Konsumsi makanan sehat dan bergizi
    • Rutin lakukan olahraga ringan
    • Minum air putih yang cukup
    • Batasi kegiatan yang tidak penting
  • Nyeri punggung

    Keluhan trimester 3 yang selanjutnya yaitu muncul rasa nyeri pada punggung ibu hamil. Keluhan trimester 3 ini muncul karena punggung Mums harus menopang bobot tubuh yang lebih berat. Berikut beberapa cara yang bisa Mums lakukan untuk mengatasi keluhan trimester 3 ini:

    • Lakukan olahraga dan latihan panggul secara rutin
    • Letakkan bantal di punggung saat tidur
    • Duduk dengan tegak
    • Gunakan kursi yang dapat menopang punggung dengan baik
    • Kompres punggung dengan air hangat
  • Keinginan buang air kecil meningkat

    Bolak balik ke toilet menjadi salah satu keluhan trimester 3 yang sering dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Seiring membesarnya rahim, ruang untuk kandung kemih di tubuh pun kian mengecil. Ini sebabnya, frekuensi buang air kecil Mums meningkat. 

    Urin juga lebih mudah keluar saat Mum tertawa, batuk, maupun bersin. Inilah yang menjadi keluhan para Ibu hamil di trimester 3. Supaya keluhan ini tak terlalu mengganggu, Mum bisa menyiasatinya dengan melakukan beberapa hal berikut.

    • Pastikan Mum selalu buang air kecil terlebih dulu sebelum bepergian, terutama bila bepergian ke tempat yang jauh
    • Usahakan latihan kegel secara teratur (1-2 kali per minggu) agar otot tubuh bagian bawah lebih terlatih, sehingga memudahkan kontrol buang air kecil
  • Kaki bengkak

    shutterstock-621228704_LXbyTanFJi

    Keluhan trimester 3 lainnya yaitu kaki bengkak. Pembengkakan yang cukup mengganggu saat hamil tua biasanya terjadi karena kelebihan cairan pada tubuh serta meningkatnya kadar hormon estrogen. Mengingat pembengkakan ini tak mengganggu penampilan dan menyulitkan untuk bergerak, Mum perlu menyiasati kondisi ini. Beberapa caranya yaitu:

    • Lakukan olahraga ringan seperti berenang maupun berjalan kaki secara rutin. Hal ini akan membantu melancarkan peredaran darah pada tubuh, sehingga mengurangi kemungkinan terjadi.
    • Ganjal kaki dengan bantal, baik saat duduk maupun tidur. Dengan begini, sirkulasi darah lebih lancar dan tidak terjadi penumpukan cairan di area pergelangan kaki.
    • Usahakan untuk tidak duduk dan berdiri dalam waktu yang lama.
    • Kurangi asupan garam, karena garam mengikat cairan di tubuh sehingga berpotensi menyebabkan pembengkakan.
  • Sesak napas

    Sebagian ibu hamil juga merasakan sesak napas sebagai keluhan trimester 3. Kondisi ini muncul akibat otot yang berada di bawa paru-paru dapat tergencet oleh rahim yang semakin membesar. Keluhan trimester 3 ini membuat paru-paru sulit untuk mengembang dengan sempurna, sehingga terkadang ibu hamil kesulitan bernapas. Jika keluhan trimester 3 ini muncul, cobalah lakukan hal-hal berikut ini:

    • Saat tidur, cobalah untuk menopang kepala dan bahu dengan bantal.
    • Lakukan olahraga ringan secara rutin 

    Namun, jika Mums tetap merasakan sesak napas yang tak kunjung membaik, segeralah konsultasi ke dokter untuk mendapat penanganan yang lebih baik. 

  • Dada terasa panas atau terbakar

    Keluhan trimester 3 lainnya yang sering dialami yaitu muncul rasa panas atau seperti terbakar di bagian dada. Kondisi ini disebabkan oleh asam lambung naik akibat perubahan hormon. Bila Mums mengalami keluhan trimester 3 ini, cobalah lakukan hal-hal berikut ini:

    • Hindari makanan yang pedas, asam, berminyak, dan berlemak
    • Hindari minuman yang mengandung kafein
    • Makan dengan frekuensi lebih sering, tetapi porsi sedikit
  • Keputihan

    Keputihan menjadi salah satu keluhan trimester 3 yang paling umum terjadi. Tahukah Mums mengapa keputihan saat hamil muncul? Jadi, selama Mums hamil, leher rahim atau serviks menjadi lebih lunak dibandingkan biasanya, sehingga meningkatkan produksi lendir dari vagina untuk membantu mencegah infeksi yang dapat merambat ke dalam rahim.

    Umumnya, keputihan yang dialami oleh setiap wanita akan menunjukkan gejala dan penyebab yang berbeda. Misalnya saja, keputihan yang dialami wanita yang belum hamil dan sudah hamil biasanya berbeda. Keputihan saat hamil dan tidak hamil akan menunjukkan perbedaan pada kadar, warna, dan tekstur cairan. 

Keluhan-keluhan ini memang normal, tetapi jika Mums mengalami kondisi tersebut disertai gejala lain yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan, segeralah konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang lebih baik.

Apakah Keputihan Adalah Tanda Menjelang Persalinan?

tanda menjelang persalinan

Keputihan yang normal memiliki tekstur yang tipis, berwarna bening atau putih, dan tidak terlalu berbau. Volume keluarnya keputihan pun akan meningkat sepanjang kehamilan. Ini berguna untuk mengurangi infeksi vagina dan rahim. Bahkan, keputihan menjadi semakin berat di minggu-minggu terakhir kehamilan.

Apakah keputihan saat hamil tua tanda melahirkan? Jawabannya ya, keputihan saat hamil tua akan mengalami perubahan menjadi cairan yang lebih tebal, lengket, bening, atau bahkan terkadang sedikit berlendir merah muda. 

Selain itu, keluarnya lendir seperti putih telur saat hamil tua juga merupakan tanda keputihan yang normal. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa leher rahim (serviks) Mums mulai melebar untuk mempersiapkan persalinan. 

Mums perlu waspada jika keputihan saat hamil menunjukkan tanda lendir yang berbau menyengat, vagina terasa gatal dan terbakar, serta keputihan berwarna hijau, kuning, abu-abu, cokelat, atau merah. Warna dan tekstur keputihan yang tidak biasa sering menandakan terjadinya infeksi. 

Penyebab Keputihan Saat Hamil Tua

Pada kondisi normal, keputihan saat hamil tua muncul sebagai keluhan trimester 3 yang disebabkan oleh hormon, perubahan leher rahim (serviks), dan tekanan kepala bayi pada serviks. Namun keputihan saat hamil tua yang tergolong tidak normal bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

  • Vaginosis bakteri

    Kondisi infeksi bakteri ini memunculkan keputihan pada Ibu hamil tua dengan sejumlah tanda, seperti rasa gatal di sekitar vagina dan cairan yang keluar berwarna abu-abu atau kuning.

  • Infeksi jamur

    Kondisi ini menyebabkan Mums mengalami keputihan yang tebal, seperti keju cottage, disertai rasa gatal dan sensasi terbakar. Bahkan, bisa menimbulkan rasa sakit saat berhubungan seks.

  • Trikomoniasis

    Trikomoniasis yaitu infeksi yang disebabkan oleh protozoa dari hasil berhubungan seks atau berbagi handuk. Tandanya keputihan saat hamil berwarna kuning atau hijau, bau menyengat, muncul rasa nyeri, radang, dan gatal pada vagina. 

  • Komplikasi kehamilan 

    Jika keputihan saat hamil berwarna merah terang dan kadarnya sangat banyak, maka kondisi tersebut bisa mengindikasi plasenta berada di bawah rahim (plasenta previa) atau lepasnya plasenta (abruptio plasenta). 

Bila Mums mengalami kondisi keluhan trimester 3 yang tidak normal, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang lebih baik. Sebab, kondisi ini bisa memicu risiko yang lebih berbahaya bagi Mums dan bayi dalam kandungan. 

Apa Perbedaan Kontraksi Palsu dan Asli?

kontraksi palsu 

Kontraksi palsu merupakan tanda bahwa tubuh Mums sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi persalinan. Namun, kontraksi ini tidak menandakan bahwa persalinan Mums sudah dekat. Maka dari itu, penting bagi Mums untuk mengetahui perbedaan antara kontraksi palsu dan asli, antara lain:

  • Waktu terjadinya kontraksi

    Kontraksi palsu biasanya dimulai pada trimester 3, tetapi ada juga ibu hamil yang merasakannya di trimester 2 kehamilan. Sedangkan, kontraksi asli umumnya muncul di usia kehamilan 40 minggu. Jika kontraksi asli muncul sebelum usia 37, Mums mungkin akan melahirkan bayi prematur.

  • Sensasi kontraksi yang dirasakan

    Saat kontraksi palsu muncul, biasanya pengencangan hanya terasa di bagian bawah perut dan selangkangan. Sedangkan, pengencangan akibat kontraksi asli akan lebih luas, dimulai dari punggung bawah lalu menjalar ke seluruh bagian perut. 

  • Durasi kontraksi

    Durasi kontraksi palsu biasanya bervariasi, bisa selama kurang dari 30 detik sampai 2 menit, dengan interval yang tak teratur. Sedangkan, kontraksi asli umumnya berlangsung sekitar 30-70 detik, tetapi jarak waktu antara kontraksinya teratur dan semakin pendek seiring waktu bertambah. 

Untuk menjaga kesehatan Mums dan bayi dalam kandungan, sebaiknya Mums perlu memenuhi asupan nutrisi secara optimal. Susu Frisomum Gold Dualcare+ bisa jadi tambahan nutrisi karena diperkaya dengan asam folat, ALA, LA, Nukleotida, Kalsium, dan Zat Besi yang dipercaya mampu memenuhi asupan nutrisi harian Mums dan bayi. 

Frisomum Gold Dualcare+ diproduksi menggunakan metode Single Process sehingga kualitas nutrisi di dalam susu akan tetap terjaga. Penuhi kebutuhan nutrisi selama menyusui agar kesehatan Mums tetap terjaga dan tumbuh kembang janin semakin optimal hingga lahir.