Lompat ke isi utama
5 Manfaat Game Menghias Kue untuk Si Kecil

5 Manfaat Game Menghias Kue untuk Anak

Memainkan game menghias kue ternyata memiliki banyak manfaat. Berikut 5 manfaat utama yang bisa didapatkan oleh Anak dan Mums!

Protein nabati menjadi salah satu unsur nutrisi terpenting yang harus ada dalam makanan anak. Kandungan nutrisi ini bermanfaat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, salah satunya membantu pembentukan tulang, otot, dan antibodi untuk sistem kekebalan tubuh. Kesehatan anak akan selalu terjaga jika kebutuhan protein nabatinya terpenuhi.

Pada rentang usia 0-6 bulan, anak akan mendapatkan protein dari ASI. Namun, setelah menginjak usia 1 tahun, anak sudah bisa mendapatkan kebutuhan protein dari sumber lainnya yakni MPASI. Maka, di sinilah tugas Mums untuk memastikan makanan yang anak makan tetap bisa mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya. Secara umum, protein yang dibutuhkan anak saat berusia 1-3 tahun adalah 26 gram per harinya.

Protein sendiri terbagi menjadi dua yaitu protein hewani yang berasal dari daging hewan, dan protein nabati yang bisa Mums dapatkan dari buah, sayuran, maupun biji-bijian. Menurut penelitian, protein nabati lebih membawa dampak positif daripada protein hewani. Protein hewani yang lebih berserat dan sulit ditelan bisa menghambat proses makan anak. Untuk itu, ada baiknya jika Mums memberikan protein nabati selama MPASI.

Nah, untuk memperoleh manfaat dari protein nabati, Mums bisa mengolah beberapa sumber makanan di bawah ini sesuai dengan menu favorit anak. Prinsipnya, semua jenis makanan berikut ini bisa dimakan oleh anak. Namun, tetap sesuaikan tekstur, porsi, dan frekuensinya berdasarkan usia anak ya, Mums.

1. Tempe dan Tahu

6 Sumber Protein Nabati Terbaik untuk anak, Catat Mums!

Kedua jenis makanan ini berasal dari kacang kedelai yang kaya akan protein nabati. Dalam 4 potong tempe, terdapat 10 gram kandungan protein. Sedangkan, dalam 120 gram tahu mengandung 10 gram protein. Selain mengandung protein, tahu dan tempe juga kaya akan serat, Kalsium, dan Zat Besi yang baik untuk perkembangan anak. Jenis makanan ini mudah dibuat aneka olahan makanan yang bisa diterima anak. Jadi, memberikan tahu dan tempe dalam makanan harian anak sangatlah bagus, Mums.

Baca Juga : Penting! Inilah Ciri Feses Bayi Diare dan Cara Mengatasinya

2. Kacang Hijau

Dalam takaran 100 gram kacang hijau mengandung 116 kilo kalori dan 7 gram protein. Itu sebabnya, kacang hijau umumnya disarankan oleh ahli gizi untuk diberikan pada anak. Manfaat kacang hijau sejatinya tak hanya mengandung protein nabati, namun juga Vitamin B, Zat Besi, Magnesium, dan Fosfor yang baik untuk pertumbuhan.

Selain itu, kacang hijau sangat mudah untuk dicerna oleh tubuh anak karena kaya akan serat. Ada dua macam serat yang terkandung dalam kacang hijau yaitu serat larut yang bermanfaat untuk mengurangi masalah sembelit dan serat tidak larut yang berguna menjaga kadar gula darah.

Mums bisa mengolah kacang hijau menjadi bubur halus agar bisa dikonsumsi oleh anak. Ada baiknya Mums melakukan konsultasi pada dokter mengenai waktu yang tepat dalam memberikan sumber protein nabati untuk MPASI ini.

3. Edamame (kedelai Jepang)

Sumber protein nabati tertinggi selanjutnya adalah edamame atau kacang kedelai Jepang. Dalam bentuk sajian yang paling sederhana, salah satu camilan favorit orang Jepang ini mengandung 11,4 gram protein yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Sumber protein nabati ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan anak, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah hipertensi dan penyakit jantung, mengurangi risiko kanker, menjaga kesehatan tulang, kulit, dan saluran pencernaan. Mums bisa mengolah edamame dengan cara direbus agar lebih sehat. Sebaiknya Mums merebus edamame bersama dengan polong atau kulitnya agar semua kandungan nutrisi di dalamnya masih terjaga dengan baik.

4. Kacang Almond

6 Sumber Protein Nabati Terbaik untuk anak, Catat Mums!

Jenis kacang-kacangan lainnya yang termasuk dalam daftar protein nabati yang baik untuk anak adalah kacang almond. Sumber makanan ini mengandung 16,5 gram protein dalam takaran setengah cangkir. Mums sebaiknya menghaluskan kacang almond terlebih dahulu sebelum menyajikannya. Selain protein, kacang almond kaya akan Vitamin E yang baik untuk menjaga kesehatan kulit anak. Kacang yang memiliki rasa gurih dan lezat ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan anak, di antaranya mampu mengontrol berat badan, menjaga kesehatan kulit, menstabilkan gula darah, meningkatkan kesehatan tulang.

Baca Juga : Ketahui Gejala Cacingan dan Pastikan Penyebabnya

5. Quinoa

Mungkin sebagian Mums masih asing mendengar sumber protein nabati yang satu ini. Namun, sebenarnya quinoa termasuk biji-bijian dengan protein nabati terbaik lho. Bahkan, quinoa juga disebut sebagai superfood karena kaya akan nutrisi berkualitas. Biasanya quinoa menjadi alternatif pengganti nasi putih yang baik karena akan memberikan efek rasa kenyang lebih lama. Sumber protein nabati ini pun cukup fleksibel untuk diolah menjadi hidangan lezat lainnya, seperti muffin, kue kering, topping sereal atau oatmeal, dicampur dengan salad, roti, dan masih banyak lagi. 

6. Biji Chia (Chia seed)

Biji chia merupakan sumber protein nabati yang mengandung asam lemak omega 3 cukup tinggi. Biji chia juga kaya akan serat yang baik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Selain itu, sumber protein nabati ini pun diperkaya oleh kandungan nutrisi lain, di antaranya zat besi, kalsium, zinc, dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Ada banyak cara yang bisa Mums lakukan saat mengolah biji chia, karena bahan pangan ini sama seperti quinoa yang mudah diolah dengan makanan lainnya. Mums bisa menjadi biji chia sebagai topping di sereal, oatmeal, salad, dicampur dengan yogurt, smoothie, susu, dan lainnya. 

7. Kacang Arab

Kacang arab atau dikenal juga dengan sebutan kacang garbanzo termasuk sumber protein nabati terbaik yang bisa Mums pilih. Selain itu, kacang arab juga rendah lemak jenuh, kolesterol, dan sodium, sehingga aman dikonsumsi oleh anak-anak. Sumber protein nabati ini bisa anak konsumsi secara langsung atau diolah dengan jenis makanan lainnya. Mums juga bisa menjadikan kacang arab sebagai topping untuk menambah kelezatan makanan anak. 

8. Bayam

Meskipun bayam hanya memiliki jumlah protein yang lebih sedikit dibandingkan susu, daging, ikan, dan telur, namun bayam juga termasuk sumber protein nabati terbaik yang bisa dikonsumsi anak. Bayam juga memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan anak, seperti meredakan peradangan, meningkatkan sistem imun, mencegah anemia, menjaga kesehatan mata dan kulit, hingga mencegah risiko kanker. Pastikan Mums mengolah bayam dengan tepat ya. Hindari memanaskan bayam lebih dari satu kali karena akan mengurangi nutrisi alami yang terkandung di dalamnya. 

9. Brokoli

Sayuran hijau juga menjadi sumber protein nabati terbaik untuk anak yang tidak boleh Mums lewatkan lho. Salah satu sayuran hijau yang kaya akan protein nabati adalah brokoli. Brokoli mengandung sekitar 3 gram protein per sajian. Brokoli sangat kaya akan kandungan serat,vitamin, dan mineral yang baik untuk perkembangan anak. Mums bisa menambahkan potongan brokoli dalam setiap menu makanan anak.

10. Buncis

6 Sumber Protein Nabati Terbaik untuk anak, Catat Mums!

Jenis sayuran lainnya yang mengandung protein nabati adalah buncis. Dalam 100 gram buncis terdapat 1,8 protein nabati. Buncis juga mengandung Vitamin C yang berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitamin A yang terkandung dalam buncis pun bisa memelihara kesehatan mata anak. Mums bisa mengukus buncis dan langsung memberikannya sebagai camilan di sela-sela jam makan.

11. Alpukat

Selain sayur-sayuran, protein nabati bisa Mums dapatkan melalui buah-buahan. Salah satu buah yang kaya protein nabati adalah alpukat. Dalam setengah buah alpukat segar terdapat 2 gram protein. Alpukat juga mengandung Mangan yang baik untuk perkembangan otak dan syaraf anak. Mums bisa mencampur alpukat dengan madu atau susu agar rasanya semakin lezat. Tidak hanya enak, alpukat juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan anak, seperti mengontrol berat badan, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kesehatan mata, menurunkan kolesterol jahat, dan dapat mencegah risiko kanker. 

Mencukupi kebutuhan protein, tak terkecuali protein nabati anak adalah hal yang sangat penting. Jika ia sampai mengalami kekurangan protein, dikhawatirkan tumbuh kembangnya menjadi terhambat. Intinya, sebagai orang tua Mums harus rajin menyajikan berbagai menu makanan bernutrisi saat anak memasuki usia 1 tahun.

Baca Juga: Ini Pentingnya Peran Orang Tua terhadap Perkembangan anak

Penuhi perut anak dengan makanan yang sehat, bukan hanya memenuhi perut namun juga bisa memenuhi kebutuhan gizinya. Selain memenuhi kebutuhan protein dari sumber makanan di atas, Mums juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi anak dengan susu pertumbuhan. Friso Gold 3 diformulasikan khusus untuk membantu mencukupi asupan nutrisi anak usia 1-3 tahun.

Nutrisi seperti ALA, LA, Prebiotik, Vitamin A, C, dan E, serta Zinc dan Zat Besi yang terkandung dalam susu pertumbuhan ini sangat baik untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Friso Gold 3 diproduksi dengan teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi di dalam susu, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap oleh anak, Friso juga membantu anak kuat dari dalam lho Mum!

Pernahkah Mums memikirkan bahwa game menghias kue bisa menjadi permainan yang menyenangkan dan sangat bermanfaat untuk anak? Ya, permainan sederhana ini nyatanya dapat memberikan berbagai manfaat berupa stimulus untuk tumbuh kembang anak, sehingga jadi salah satu permainan yang sangat direkomendasikan untuk anak.

Tentu saja selain stimulasi untuk tumbuh kembangnya, Mums juga akan mendapatkan quality time bersama anak atau anggota keluarga lain. Ketika bermain bersama, waktu yang dilewatkan akan meningkatkan kualitas hubungan karena interaksi yang berjalan secara intim pada setiap anggota keluarga yang turut bermain dalam game ini.

Secara runtut, berikut manfaat mengajak anak bermain game menghias kue bersama Mums dan anggota keluarga lainnya.

Mengasah Mental Anak

Ketika bermain game ini, maka secara langsung Mums akan melihat bagaimana proses anak dalam menghias kue dan bagaimana hasilnya. Agar anak semakin terasah mentalnya, Mums dapat memberikan pujian dan masukan sehingga ia dapat lebih memahami apa kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya dari karya yang dibuat.

Kepercayaan dirinya akan tumbuh secara perlahan ketika mengetahui ia mendapatkan perhatian dari Mums dan anggota keluarga lain. Kebiasaan mengapresiasi dapat menjadi kebiasaan sehat untuk mental setiap anggota keluarga, sekaligus berlatih mengutarakan pendapat dengan sopan serta dapat diterima dengan baik oleh orang lain.

Fokus pada Detail

Dalam melakukan permainan ini tugas utama anak adalah menghias kue yang ada di depannya dengan menggunakan berbagai konsep. Salah satu ciri anak yang tumbuh kembangnya optimal adalah perhatian pada detail, baik dalam pembuatan maupun pengamatan. Setelah selesai Mums dapat melihat seberapa jauh anak memperhatikan detail pada karyanya.

Jika sudah cukup baik, Mums dapat memberikan pujian dan menunjukkan pada anggota keluarga yang lain agar mendapat apresiasi. Jika mungkin masih dirasa kurang, Mums dapat memberikan contoh dan masukan agar pada permainan selanjutnya anak dapat membuat hiasan lebih baik dengan detail yang lebih baik pula.

Melatih Kesabaran

Tidak diragukan lagi menghias kue memerlukan kesabaran yang ekstra tinggi serta konsistensi. Ketika dua hal ini diasah terus menerus, maka idealnya anak akan tumbuh jadi anak yang memiliki kemampuan berkarya sangat baik. Latihan ini juga didapatkan ketika game ini dilakukan bersama, dengan panduan Mums tentunya.

Ajarkan pada anak untuk tidak terburu-buru dan menghias kue dengan perlahan-lahan. Tujuannya sederhana, agar hiasan yang dibuatnya konsisten dan dapat terlihat rapi dan sempurna. Semakin Mums memberikan contoh anak juga akan lebih cepat belajar apa itu arti kata sabar. Setelah melihat hasilnya, maka anak akan semakin memahami apa arti dan manfaat kesabaran.

Koordinasi Mata dan Tangan

Game menghias kue juga akan melatih koordinasi tangan dan mata dengan optimal. Pasalnya, apa yang anak inginkan untuk ditunjukkan akan ditentukan dari seberapa baik gerakan tangan dan pengamatan yang sudah dilakukannya. Ketika permainan ini dilakukan terus menerus, maka latihan koordinasi akan semakin baik.

Manfaat dari koordinasi mata dan tangan yang baik tidak hanya akan nampak pada hasil karya hiasan yang makin indah, namun pada kemampuan di bidang lainnya. Menggambar misalnya, atau menulis, atau menggunakan alat makan. Poin ini sendiri dapat bermanfaat pada banyak bidang dan dapat dilatih dengan game seru seperti menghias kue.

Kontrol Kekuatan Tangan

Ketika mendorong krim agar keluar dari corong cetakannya, diperlukan porsi tenaga yang sesuai dan tidak berlebihan. Di sini anak akan berlatih bagaimana mengontrol kekuatan tangan yang dikeluarkan sehingga krim dapat keluar dengan porsi yang sesuai pula. Dapat dibayangkan bukan jika tekanan yang diberikan terlalu kuat maka krim keluar dengan berantakan?

Kontrol kekuatan tangan juga perlu dilatih agar dapat menggunakan kedua tangan dengan optimal pada berbagai kegiatan lain. Misalnya ketika bermain bersama teman, tentu saat menggenggam tangan temannya tidak boleh terlalu kuat agar tidak menyakiti orang lain. Begitu pula pada kegiatan lain seperti memegang makanan, memegang pensil dan sebagainya.

Melakukan permainan bersama anak memang selalu jadi momen bahagia yang tidak terlupakan. Saat intim bersama, stimulus yang diberikan serta manfaat yang didapatkan anak akan dapat berjalan maksimal jika Mums juga melakukannya dengan mood yang baik. Percaya atau tidak, ini akan sangat berpengaruh pada keadaan emosional anak lho Mums.

Game menghias kue merupakan salah satu game yang dapat memberikan banyak manfaat. Stimulus yang diterima anak akan jauh lebih optimal jika didukung dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi harian. Nah untuk membantu Mums memenuhi nutrisi harian anak, berikan Friso Gold 4. Dengan teknologi Locknutri, kualitas alami nutrisi akan terjaga dan lebih mudah diserap tubuh anak. Ini akan membantu anak agar kuat dari dalam dan menyerap stimulus yang diberikan lebih optimal.