Lompat ke isi utama
5 Manfaat Utama Bermain Trampolin Anak untuk si Kecil

5 Manfaat Utama Bermain Trampolin Anak untuk Anak

Bermain trampolin, selain menyenangkan juga dapat memberikan manfaat untuk Anak. Apa saja manfaatnya? Simak penjelasannya di sini!

Masa anak-anak akan menghabiskan sangat banyak waktu untuk bermain. Permainan yang melibatkan fisik sangat baik untuk membantu tumbuh kembangnya. Permainan seperti itu salah satunya adalah trampolin. Tentu, jika Mums ingin memberikan anak permainan ini, sangat dianjurkan untuk memberikan trampolin anak yang berukuran sedikit lebih kecil, sesuai dengan postur tubuh anak-anak.
Trampolin sendiri diklaim sebagai kegiatan yang sangat positif sebab mengkombinasikan faktor fun atau kegembiraan dengan sport atau olahraga. Bagaimana tidak, ketika anak bermain trampolin dan meloncat-loncat, secara otomatis ia akan merasa senang dan banyak tertawa. Tanpa disadari bermain trampolin juga memerlukan tenaga yang cukup besar.
Anak yang rutin bermain trampolin dapat memiliki postur tubuh yang ideal sesuai dengan usianya. Selain itu, anak juga akan terhindar dari kegemukan, sebab kalori yang dibakar ketika bermain trampolin cukup besar. Gerakan yang mungkin hanya terlihat melompat-lompat memanfaatkan pantulan ternyata memerlukan tenaga yang tidak kecil serta koordinasi yang baik.
Manfaat trampolin tidak berhenti sampai pada titik tersebut. Setidaknya terdapat beberapa poin lain yang juga menjadi manfaat bermain trampolin anak untuk anak.

Tekun dan Percaya Diri

Meski terlihat sepele, bermain trampolin memerlukan gerakan yang tepat dan efektif. Untuk menemukan ritme yang pas, anak harus mencoba beberapa kali dan terus berjuang. Tenang Mums, anak tidak akan cepat menyerah karena mood bahagia yang juga muncul ketika bermain trampolin. Ketekunan anak akan secara tidak langsung terasah.
Selain itu ketika ia akhirnya menemukan ritme dan gerakan yang pas, anak akan merasa percaya diri dan mau menunjukkan kemampuannya. Kepercayaan diri terbangun dari sini, dan bisa benar-benar tertanam. Anak yang merasa mampu menguasai gerakan dan bermain dengan enjoy akan memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi.

Fleksibilitas dan Kemampuan Motorik

Gerakan yang dilakukan ketika melompat-lompat akan melatih fleksibilitas otot pada tubuh anak. Karena dilakukan berulang-ulang, maka otot anak akan terbiasa meregang dan menegang sehingga fleksibilitasnya akan sangat baik.
Dari sisi motorik, anak akan berusaha menyeimbangkan diri ketika ia melompat. Jika tidak, ia akan tersungkur dan melompat dengan tidak terkontrol. Hal ini melibatkan penggunaan kedua otak dan dua sisi tubuhnya untuk berkoordinasi agar posisi badan tetap seimbang dan tidak terjatuh.

Fungsi Jantung atau Kardiovaskular

Karena gerakan fisik yang dilakukan intens dan berulang, maka kerja jantung anak juga akan terpacu. Hal ini menjadi latihan yang baik untuk kekuatan jantungnya. Sama seperti berenang, gerakan berulang dan tenaga yang dikeluarkan anak akan mendorong fungsi jantung menjadi optimal dan tidak mudah mengalami kelelahan jika dilakukan secara rutin.

Membentuk Postur Tubuh

Olahraga yang rutin merupakan salah satu faktor utama untuk membentuk postur tubuh yang ideal. Tentu, hasilnya akan jauh lebih baik jika didampingi dengan asupan nutrisi yang cukup seperti yang ada pada Friso Gold 4. seperti yang diungkapkan pada bagian awal, anak yang rutin bermain trampolin anak akan memiliki postur ideal dan terhindar dari obesitas.
Malahan karena kalori yang dibakar besar, anak akan meningkat nafsu makannya. Penyerapan nutrisi dari makanan yang masuk akan menjadi lebih banyak, sehingga tubuh memiliki ‘bahan bakar’ yang cukup untuk tumbuh dan berkembang. Jangan lupa juga Mums, asupan nutrisi yang diserap sempurna oleh tubuh anak juga akan meningkatkan kekuatan daya tahan tubuhnya sehingga ia tidak mudah terserang penyakit.

Olahraga Samaran

Tak jarang anak sulit diajak beraktivitas fisik karena kurang dapat menikmati aktivitas tersebut. Olahraga seperti jogging misalnya, kurang disukai karena penyebab ini. Namun dengan bermain trampolin, anak cenderung mudah untuk melakukan olahraga tanpa disadari.

Gerakan yang intens serta mood yang terbangun jadi kunci utama dari aktivitas fisik yang dilakukan anak ketika bermain trampolin anak. Ketika anak menikmati aktivitas fisik ini, maka ia akan melakukannya berulang. Kebutuhan gerak tubuh anak bisa dipenuhi hanya dengan aktivitas bermain trampolin saja.

Namun demikian, permainan ini lebih dianjurkan untuk anak berusia di atas 5 tahun. Anak pada usia tersebut umumnya sudah memiliki koordinasi anggota tubuh dan keseimbangan yang baik sehingga ia akan lebih aman dalam bermain trampolin.
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak ketika bermain trampolin anak, Mums bisa memberikan Friso Gold 4 dengan teknologi Locknutri. Teknologi ini tetap menjaga kualitas nutrisi dalam keadaan alami pada susu Friso Gold 4, sehingga lebih mudah diserap tubuh anak dan membuatnya kuat dari dalam. Jika Mums memiliki pertanyaan lain seputar nutrisi anak, Mums juga bisa berkonsultasi secara langsung dengan Ahli Nutrisi Alami Friso (ANA) yang ada di pojok kanan bawah situs Friso melalui fitur live chat.