Lompat ke isi utama
penyebab susah bab

5 Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan pada Anak

Penyebab gangguan sistem pencernaan pada anak-anak dipicu oleh berbagai macam faktor, mulai dari infeksi parasit, bakteri, virus, alergi makanan, hingga adanya penyakit tertentu. Namun pada beberapa kasus, kondisi tersebut muncul akibat saluran pencernaan anak yang masih belum sempurna, sehingga ia masih harus menyesuaikan dengan jenis asupan yang dikonsumsinya. 

Meski terlihat sepele, tetapi penyebab gangguan sistem pencernaan dapat memunculkan gejala-gejala yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan si Kecil. Anak yang mengalami gangguan pencernaan umumnya akan memunculkan gejala berupa rewel, perut kembung, mual, muntah, diare, dan lainnya. Bahkan, penyebab gangguan sistem pencernaan yang dibiarkan dalam waktu yang lama dapat memicu gangguan tumbuh kembang secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi Mums untuk mengetahui apa saja penyebab gangguan sistem pencernaan agar bisa diatasi dengan tepat. 

Penyebab Gangguan Sistem Pencernaan pada Anak

Berikut adalah penyebab gangguan sistem pencernaan dan cara mengatasinya: 

  1. Alergi Makanan

    Alergi makanan termasuk salah satu penyebab gangguan sistem pencernaan yang dapat dialami oleh anak-anak. Kondisi ini merupakan reaksi alergi yang muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu. 

    Alergi makanan terjadi ketika sistem imun tubuh menganggap protein di dalam makanan adalah suatu ancaman bagi tubuh. Sebagai bentuk respons, tubuh melepaskan senyawa kimia yang memicu reaksi alergi. Penyebab gangguan sistem pencernaan ini bisa memicu munculnya gejala yang berupa diare, sakit perut, mual dan muntah, pembengkakan di wajah, ruam kulit, sesak napas, hingga hilang kesadaran. 

    Reaksi yang timbul dari alergi makanan sering kali ringan, tetapi pada beberapa kasus, kondisi ini bisa sampai berbahaya bagi penderitanya. Oleh karena itu, penting bagi Mums untuk mengetahui cara mencegah dan meredakan reaksi alergi yang muncul dengan mengetahui penyebabnya, termasuk memberikan susu formula khusus untuk si Kecil yang mengalami alergi protein susu sapi atas petunjuk dokter. 

  2. Infeksi bakteri dan virus

    Penyebab gangguan sistem pencernaan yang paling rentan dialami oleh anak-anak adalah infeksi bakteri dan virus. Infeksi bakteri dan virus merupakan masalah kesehatan yang dapat menyerang seluruh organ tubuh, termasuk saluran pencernaan. Kondisi tersebut bisa memicu beberapa gangguan kesehatan, salah satu yang paling umum terjadi adalah diare. 

    Penyebab gangguan sistem pencernaan ini ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar (BAB) menjadi 3 kali atau bahkan lebih dalam sehari dengan tekstur BAB yang lebih cair atau encer. Ketika si Kecil diare, Mums perlu memastikan kebutuhan cairannya terpenuhi dengan baik. 

    Selain itu, berikan makanan bergizi yang lembut dan mudah dicerna, serta hindari pemberian makanan yang berserat. Jika diare tak kunjung sembuh, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. 

  3. Pola makan yang salah

    Pola makan yang salah juga bisa menjadi penyebab gangguan sistem pencernaan yang rentan dialami oleh si Kecil. Biasanya penyebab gangguan sistem pencernaan ini mengakibatkan sembelit atau konstipasi. 

    Sembelit ditandai jika si Kecil BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu, terlihat sulit mengejan saat BAB, tekstur BAB keras, kering, dan kecil-kecil. Biasanya penyebab gangguan sistem pencernaan ini pun disebabkan oleh proses pengolahan makanan yang salah, yaitu makanan dimasak berulang kali (double process). 

  4. Konsumsi obat-obatan tertentu

    Pengaruh obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab gangguan sistem pencernaan pada si Kecil. Kondisi ini biasanya memicu sembelit atau konstipasi, sehingga si Kecil akan sulit BAB. 

    Melansir laman resmi medicalnewstoday.com, ada beberapa jenis obat yang menyebabkan sembelit, seperti diuretik, antasida, antidepresan, dan suplemen zat besi. Untuk konsumsi obat-obatan karena penyakit yang lebih serius, sebaiknya konsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat. 

  5. Mengidap penyakit tertentu

    Beberapa penyakit yang menjadi penyebab gangguan sistem pencernaan adalah irritable bowel syndrome (IBS), gastritis atau radang lambung, radang usus, gastroesophageal reflux disease (GERD), dan lainnya. Tingkat keparahan penyakit ini berbeda, mulai dari yang ringan hingga parah. 

    Penyebab gangguan sistem pencernaan akibat penyakit tertentu harus ditangani dengan cepat dan tepat. Sebab, penyakit pencernaan dapat menimbulkan komplikasi serius jika dibiarkan dalam waktu yang lama. Bahkan komplikasinya bisa menjalar ke organ lain di sekitar saluran pencernaan. Beberapa komplikasi tersebut di antaranya:

    • Perdarahan saluran pencernaan
    • Anemia 
    • Dehidrasi
    • Saluran abnormal antara usus dan kandung kemih
    • Splenomegali (pembesaran limpa)
    • Kekurangan nutrisi
    • Penyempitan esofagus

    Oleh karena itu, Mums perlu bantuan dokter untuk mengetahui apa penyebab gangguan sistem pencernaan yang dialami si Kecil agar dokter dapat mendiagnosis penyakitnya. 

Pencegahan Gangguan Pencernaan 

Seperti yang diketahui, Mums perlu mengetahui penyebab gangguan sistem pencernaan yang dialami si Kecil untuk dapat mengobatinya dengan tepat. Namun, akan lebih baik lagi jika Mums melakukan pencegahan sebelum kondisi tersebut semakin parah. Berikut ini beberapa tips cara mencegah gangguan pencernaan pada anak:

  • Penuhi asupan makanan bergizi
  • Cukupi kebutuhan cairan harian si Kecil
  • Mengontrol konsumsi lemak sesuai kebutuhan si Kecil, tidak lebih dan tidak kurang
  • Rajin melakukan aktivitas fisik
  • Pertahankan berat badan ideal si Kecil 
  • Disarankan tidak langsung tidur setelah makan
  • Mengonsumsi probiotik (bakteri baik) dan prebiotik (serat pangan) 
  • Biasakan mengajari si Kecil makan dengan cara yang tepat, tidak terburu-buru dan tidak berlebihan
  • Buat suasana makan lebih nyaman agar si Kecil tidak stres 
  • Buat jadwal makan yang teratur
  • Membiasakan toilet training dan tidak menahan BAB 

Penyebab gangguan sistem pencernaan memang cukup beragam, bahkan bisa memunculkan gejala yang hampir mirip satu sama lain. Jika penyebab gangguan sistem pencernaan sulit diidentifikasi sendiri, segeralah konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang lebih tepat agar tidak mengganggu tumbuh kembang si Kecil. 

Mums pasti tidak ingin si Kecil mengalami gangguan pencernaan, kan? Untuk itu, Mums perlu memerhatikan kesehatan tubuh si Kecil secara menyeluruh agar dapat mengatasi lebih awal bila ada gangguan yang muncul.

Selain itu, Mums juga perlu memastikan si Kecil sudah mendapat asupan nutrisi yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan gizi hariannya. Sebaiknya Mums menerapkan pola hidup sehat dengan memberikan si Kecil makanan bergizi, mencukupi kebutuhan cairan, rutin olahraga, dan menjaga kebersihan. 

Selama masa pertumbuhan, si Kecil juga sebaiknya mendapatkan nutrisi tambahan dari susu pertumbuhan agar tumbuh kembangnya optimal. Nah, susu FRISO Gold 4 bisa jadi pilihan tepat karena mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. FRISO Gold 4 termasuk susu bernutrisi tinggi yang diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang