Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

5-penyebab-lemahnya-sistem-imun-anak-sehingga-gampang-sakit-1_RF8B0ohtzT

5 Penyebab Lemahnya Sistem Imun Anak Sehingga Gampang Sakit

Beberapa faktor ini ternyata bisa melemahkan daya tahan tubuh anak lho, Mum. Berikut info selengkapnya

Daya tahan tubuh si Kecil adalah "benteng pertahanan" yang penting untuk menghalau infeksi virus dan bakteri. Semakin kuat daya tahan tubuh, si Kecil akan lebih jarang sakit. Begitu pun sebaliknya, Mum. Namun, ternyata beberapa faktor berikut diketahui bisa menyebabkan kekebalan tubuh si Kecil menurun, lho. Apa saja? Ini dia infonya!

1. Kekurangan Nutrisi

Tak hanya menyebabkan tumbuh kembang balita terhambat, kekurangan nutrisi juga bisa melemahkan sistem imun tubuh sehingga si Kecil lebih mudah sakit, Mum. Sebab, saat nutrisi yang dibutuhkan tidak terpenuhi dengan baik, proses alami yang berlangsung di tubuh akan mengalami perlambatan, termasuk proses produksi sel-sel darah putih. Padahal, seperti yang Mum tahu, sel-sel darah putih adalah salah satu agen utama pertahanan tubuh dari virus dan bakteri penyebab penyakit. Bila kadar sel darah putih di tubuh si Kecil terlalu sedikit, daya tahan tubuhnya tentu akan menurun.

2. Kurang Aktivitas Fisik

Meski kadar sel darah putih dalam tubuh si Kecil terbilang normal, ia akan tetap rentan mengalami masalah kesehatan bila jarang berolahraga, Mum. Kenapa? Karena, jarang berolahraga membuat sel-sel darah putih si Kecil tidak mengalir dengan baik ke seluruh tubuh. Imbasnya, sel-sel darah putih ini tidak bisa segera melawan virus dan bakteri yang muncul di tubuh si Kecil. Dengan begini, pertahanan tubuhnya dari ancaman penyakit yang muncul pun semakin lemah.

3. Konsumsi Gula yang Terlalu Banyak

Balita mana yang tidak menyukai es krim, permen, dan camilan-camilan manis lainnya? Ya, dengan rasanya yang memanjakan lidah, camilan manis memang hampir selalu berhasil menarik perhatian si Kecil. Sayangnya, tidak semua camilan manis itu menggunakan gula asli, lho, Mum.

Umumnya, camilan manis yang disukai si Kecil menggunakan gula hasil rafinasi (gula yang sudah melewati proses pemurnian), sehingga kandungan Vitamin dan Mineral di dalamnya sudah hilang. Gula ini dikenal dengan nama sukrosa, Mum. Menurut penelitian, konsumsi sukrosa secara berlebihan ternyata berimbas buruk untuk daya tahan tubuh. Sebab, sukrosa menurunkan kemampuan sel-sel darah putih dalam memerangi kuman dan bakteri penyebab penyakit.

4. Penyalahgunaan Antibiotik

Saat si Kecil sakit, bersamaan dengan obat, biasanya dokter juga akan memberikan antibiotik. Nah, penggunaan antibiotik ini perlu diperhatikan dengan baik, Mum. Sebab, jika tidak sesuai petunjuk dokter, selain membunuh bakteri penyebab penyakit, antibiotik yang Mum berikan pada si Kecil juga berpotensi melemahkan bakteri yang berperan memperkuat sistem imun, lho.

5. Berada di Lingkungan yang Terlalu Bersih Terus-menerus

Mungkin selama ini Mum mengira, menjaga si Kecil agar ia selalu berada di lingkungan yang bersih akan membuatnya terhindar dari berbagai penyakit, ya. Tapi, tahukah, Mum? Kebiasaan seperti ini justru bisa membuat daya tahan tubuh si Kecil melemah.

Alasannya, terus-menerus berada di lingkungan yang terlalu bersih membuat si Kecil jarang terpapar kuman, virus, dan bakteri. Hal ini membuat sistem imun tubuh anak tidak terlatih, sehingga lemah saat sewaktu-waktu harus berhadapan dengan berbagai agen penyebab penyakit.

Itulah hal-hal yang bisa menyebabkan kekebalan tubuh si Kecil melemah. Yuk, minimalisir kelima hal tadi supaya si Kecil lebih kebal dari serangan penyakit! Selain mengajaknya beraktivitas dan memberi makanan bergizi, Mum juga bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh psi Kecil dengan rutin memberinya susu pertumbuhan balita yang kaya nutrisi seperti Friso Gold 3.

Diperkaya ALA, LA, Prebiotik, Nukleotida, Vitamin A, C, dan E, serta Zink, Zat Besi, dan Selenium, Friso Gold 3 membantu si Kecil kuat dari dalam sehingga ia bebas bereksplorasi bersama Mum. Friso juga diproduksi dengan Single Process tanpa pemanasan berlebih, sehingga kualitas nutrisi dalam susu tetap terjaga dan lebih mudah dicerna oleh si Kecil.

Nantikan tips anak sehat lainnya, supaya Mum bisa makin optimal menjaga kesehatan si Kecil, ya.