Lompat ke isi utama
5 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari, Simak Penjelasannya!

Catat! Ini 9 Tanda Hamil yang Jarang Disadari Bumil

Beberapa tanda hamil berikut ini sering kali tidak disadari karena dianggap kondisi biasa. Padahal, Mums harus lebih hati-hati terhadap janin dalam kandungan

Salah satu tanda hamil yang paling diketahui oleh sebagian besar Mums yaitu terlambat menstruasi. Padahal, tanda-tanda hamil tak hanya itu saja lho. Ada beberapa tanda hamil lainnya yang justru luput dari perhatian Mums. Bahkan, banyak pula yang tak menyadarinya di minggu pertama kehamilan, sebagian wanita justru baru menyadari setelah memasuki usia kehamilan beberapa minggu kemudian. 

Jika hal tersebut tidak diketahui sejak awal, maka dikhawatirkan akan berdampak pada kondisi janin dalam kandungan. Apalagi bagi Mums yang terbiasa melakukan banyak aktivitas fisik yang berat. Seperti yang diketahui, pada kehamilan trimester awal, kondisi ibu hamil dan janin dalam kandungan sangat rentan sehingga perlu perlindungan yang lebih ekstra. 

Oleh karena itu, penting bagi setiap Mums untuk mengetahui tanda-tanda hamil sejak awal agar bisa konsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan kondisi Mums dan janin. Lantas, apa saja tanda-tanda hamil yang perlu diketahui sejak awal? Simak penjelasannya, yuk! 

Tanda-tanda Hamil yang Wajib Mums Ketahui

Berikut ini beberapa tanda hamil yang perlu Mums ketahui lebih awal, antara lain:

  • Suhu Tubuh Meningkat

    Kenaikan suhu tubuh yang dimaksud di sini bukanlah kenaikan suhu tubuh jangka pendek seperti demam. Namun kenaikan suhu tubuh terjadi secara stabil dan biasanya memiliki durasi yang cukup lama. Durasi umumnya adalah sekitar 2 minggu atau 14 hari. Ketika suhu dirasakan mengalami peningkatan setelah fase ovulasi, ada baiknya segera memastikan kondisi tubuh ke dokter kepercayaan.

  • Perubahan Hormon dalam Tubuh

    Tanda hamil ini sering tak disadari, padahal perubahannya sudah terasa sejak minggu pertama kehamilan. Ketika mengalami kehamilan, banyak hormon yang akan berubah dan berpengaruh pada kondisi tubuh secara umum. Gejala perubahan hormon ini dapat dilihat dari munculnya kram, sakit kepala atau buang air kecil yang lebih sering dari biasanya. 

    Selain mempengaruhi hal di atas, tanda hamil karena perubahan hormon juga dapat membuat bagian dada terasa lebih hangat atau bahkan panas. Hal ini disebabkan adanya pembuahan katup antara bagian perut dan kerongkongan. Katup ini akan menjadi lebih rileks ketika masa kehamilan dan dapat menyebabkan asam lambung naik ke bagian kerongkongan.

    Baca juga: Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Mitos atau Fakta?

  • Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

    Tanda hamil yang umum dialami oleh sebagian besar ibu hamil, tetapi sering kali luput dari perhatian adalah frekuensi buang air kecil yang meningkat. Mungkin sebagian Mums berpikir kondisi ini hanya disebabkan oleh faktor cuaca yang dingin atau terlalu banyak minum air, tetapi ternyata hal tersebut termasuk salah satu tanda hamil lho. 

    Selain disebabkan oleh perubahan hormon, meningkatkan frekuensi buang air kecil juga disebabkan oleh bertambahnya jumlah cairan dalam tubuh. Pada tahap kehamilan selanjutnya, keinginan buang air kecil lebih disebabkan oleh pembesaran dinding rahim yang menekan kantung kemih. 

  • Sembelit atau konstipasi 

    Salah satu tanda hamil yang mungkin tidak banyak disadari oleh Mums adalah pencernaan yang melambat. Hal ini membuat Mums lebih rentan mengalami sembelit atau konstipasi. Perubahan pada saluran pencernaan ini terjadi karena hormon yang memengaruhi kinerja saluran pencernaan. 

  • Menstruasi ‘Palsu’

    Tidak sedikit juga perempuan yang mengalami menstruasi palsu sebagai salah satu tanda hamil yang dialaminya. Dikatakan palsu karena tubuh akan mengeluarkan pendarahan ringan atau bercak darah yang tak jarang dikira sebagai menstruasi. Padahal hal ini terjadi karena sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim. Umumnya gejala kehamilan ini muncul sekitar 14 hari setelah pembuahan terjadi.

    Gejala kehamilan merupakan salah satu tanda yang sering sulit dideteksi karena, meski tidak sedikit, dialami sekitar 25% hingga 40% jumlah perempuan. Jadi gejala ini tidak secara umum dialami oleh setiap perempuan. Maka dari itu ketika hal ini terjadi, sangat disarankan untuk memeriksakan kondisi tubuh pada dokter kepercayaan untuk mengetahui secara pasti apa penyebabnya.

    Baca juga: Perbedaan Flek saat Hamil yang Normal dan Berbahaya

  • Nafsu Makan Hilang

    Tanda hamil lainnya yang perlu Mums ketahui yaitu hilangnya nafsu makan. Ini karena peningkatan kadar hormon dan sensitivitas indra penciuman yang bisa membuat sebagian wanita hamil menjadi kehilangan nafsu untuk mengonsumsi makanan atau minuman.Jika Mums mengalaminya, cobalah untuk tetap mengonsumsi camilan, seperti buah-buahan, roti gandum, biskuit tanpa perasa, dan jenis camilan sehat lainnya. 

    Selain kehilangan nafsu makan, sebagian wanita juga akan merasakan mual dan muntah (morning sickness) sebagai tanda hamil. Mual dan muntah (morning sickness) memang kondisi yang umum, tetapi Mums bisa menyiasatinya dengan menghindari hal-hal yang menyebabkan mual dan muntah, perbanyak camilan, minum air putih, makan makanan yang segar, dan lain sebagainya. 

  • Mudah Terserang Penyakit Ringan

    Ketika seorang perempuan mengalami kehamilan, biasanya tubuh akan mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Meski demikian hal ini tidak berarti seorang perempuan menjadi sangat rawan terserang penyakit, hanya untuk penyakit ringan seperti batuk, pilek atau flu saja yang kemudian seperti lebih sering menjangkiti.

    Hal ini tentu perlu disikapi dengan bijak. Selain menerapkan pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan bernutrisi, juga harus disertai dengan kontrol kesehatan rutin. Siapa tahu, gejala dan penyakit yang dialami ternyata bukan batuk atau flu biasa melainkan pertanda bahwa sedang terjadi kehamilan dengan usia kehamilan yang masih sangat mudah.

  • Perubahan Emosi atau Suasana Hati

    Selama periode menstruasi atau sebelumnya (PMS) tentu sangat wajar jika seorang perempuan mengalami kondisi emosional yang kurang stabil daripada biasanya. Namun demikian, ternyata ketidakstabilan emosi pada perempuan juga dapat menjadi salah satu tanda-tanda hamil lho. Hal ini karena adanya perubahan hormon dalam jangka panjang karena tubuh juga tengah mengalami perubahan secara masif.

    Perubahan stabilitas emosi ini dapat dengan mudah terlihat dengan perubahan suasana hati yang mendadak. Perempuan yang tengah hamil muda biasanya akan menjadi moody sehingga dinamika emosi yang terjadi akan sangat kontras. Hal ini sangat wajar jika melihat perubahan yang terjadi di dalam tubuh secara umum.

    Baca juga: Kenali Gejala Janin Tidak Berkembang Sebelum Terlambat

  • Perubahan pada Payudara

    Tanda hamil lainnya yang sering tak disadari yaitu perubahan pada payudara Mums. Sebenarnya tanda hamil yang satu ini berkaitan pula dengan perubahan hormon. Sebab, perubahan hormon pada awal kehamilan dapat membuat payudara Mums terasa lebih padat, sensitif, dan kencang. 

    Bagian puting payudara pun akan terlihat lebih menonjol dan berwarna lebih gelap, dengan pembuluh darah yang lebih tampak di permukaan kulit payudara. Mungkin sebagian Mums tak menyadarinya, ya? Namun, Mums tidak perlu khawatir berlebih melihat perubahan payudara sebagai salah satu tanda hamil karena kondisi ini umum dialami oleh sebagian wanita hamil. 

Beberapa tanda hamil di atas, seperti yang mungkin dipahami, merupakan kondisi yang sangat umum terjadi. Perlu diingat bahwa gejala tersebut hanyalah gejala umum saja, dan tidak dijadikan acuan kondisi kehamilan yang dapat dipastikan. Berkonsultasi dengan dokter kepercayaan bisa menjadi sikap terbaik yang diambil ketika mengalami gejala tersebut.

Lakukan Tes Kehamilan yang Akurat

Seperti yang Mums ketahui, tanda-tanda hamil di atas tidak selalu merujuk pada kehamilan dan bisa saja menjadi pertanda atau gejala dari penyakit tertentu. Selain itu, sebagian Mums yang sudah terkonfirmasi hamil juga sebenarnya ada lho yang tidak mengalami tanda hamil di atas.

Oleh karena itu, Mums bisa menggunakan alat tes kehamilan (test pack) yang dijual bebas di pasaran untuk memastikan kehamilan. Tes kehamilan ini bekerja dengan mendeteksi hormon hCG yang diproduksi setelah proses pembuahan terjadi. 

Tes kehamilan bisa Mums lakukan dengan mengambil sampel urine, terutama urine di pagi hari sesaat setelah bangun tidur. Menggunakan test pack pada urine di pagi hari lebih akurt dan optimal. Caranya, tempatkan urine di wadah yang bersih, kemudian celupkan test pack ke dalamnya. Setelah menunggu beberapa menit, test pack akan menunjukkan hasil positif atau negatif sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan produk. 

Biasanya, test pack akan memunculkan dua garis merah sebagai hasil positif hamil, sedangkan satu garis merah menunjukkan hasil negatif. Namun, jika Mums masih ragu untuk memastikan tanda hamil dengan test pack tersebut, Mums bisa berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mengonfirmasi kehamilan. 

Setelah memahami tanda-tanda hamil di atas, diharapkan muncul kepekaan pada wanita yang akan menjadi seorang ibu. Masa awal kandungan adalah masa yang penting dan perlu asupan nutrisi yang cukup agar kandungan tumbuh dengan optimal. Biasakan pola hidup sehat dan selalu konsumsi makanan bernutrisi. 

Dukung dengan konsumsi susu khusus masa kehamilan seperti Frisomum Gold Dualcare+ agar kebutuhan nutrisi harian Mums dan bayi dapat tercukupi dengan baik. Susu Frisomum Gold Dualcare+ mengandung zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, dan nukleotida untuk mendukung kesehatan Mums dan tumbuh kembang anak. Selain itu, susu Frisomum Gold Dualcare+ juga diproduksi dengan single process, di mana susu tidak dipanaskan secara berlebih, sehingga kualitas nutrisinya tetap terjaga dan dapat mudah dicerna tubuh.