Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
5 Tips Menjaga Kesehatan Mata si Kecil

5 Tips Menjaga Kesehatan Mata si Kecil

Mengikuti pembelajaran pada kelas online menjadi hal biasa selama pandemi berlangsung. Kondisi new normal yang satu ini, sedikit banyak tentu akan berpengaruh pada kesehatan mata si Kecil. Kelas yang diikuti dengan bantuan laptop atau smartphone mengharuskan si Kecil terpapar sinar dari layar perangkat tersebut, yang tentu membuat screen time si Kecil meningkat pesat.

Screen time merupakan lamanya waktu si Kecil menatap layar perangkat elektronik. Yang biasanya dibatasi selama beberapa waktu saja, kini harus diadaptasi karena keperluan belajar dari rumah. Tentu saja ini akan memerlukan siasat jitu, agar kesehatan mata si Kecil tidak terganggu, bersamaan dengan kesehatan si Kecil secara umum.

Dari sekian banyak trik yang bisa Mums temukan di internet dan gunakan secara efektif, berikut telah dirangkum beberapa yang terbaik.

Jarak Aman dari Layar Perangkat

Jarak Aman dari Layar Perangkat

Antusiasme si Kecil untuk menggunakan konsep belajar baru memang mungkin tidak dapat dibendung. Namun satu hal yang pasti, jarak aman antara mata sampai ke layar gadget tetap harus dijaga. Setidaknya dengan menjaga jarak aman ini, mata si Kecil tidak akan cepat lelah dan dapat mengurangi pengaruh buruk cahaya yang dipancarkan layar.

Lalu berapa jarak amannya? Setidaknya, jarak yang direkomendasikan adalah 60 sampai 65 cm, antara layar dan mata si Kecil. Dengan jarak ini, setidaknya gelombang cahaya yang diterima oleh mata si Kecil sudah cukup aman. Belajar di rumah dalam waktu yang cukup lama tidak akan menjadi masalah, dan kesehatan mata tetap akan terjaga.

Atur Cahaya dari Layar Smartphone atau Laptop

Tips sederhana selanjutnya yang bisa Mums gunakan adalah memastikan cahaya dari layar laptop pada posisi tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup. Cara ini bisa dilakukan dengan melakukan pengaturan pada layar yang digunakan.

Kebanyakan perangkat yang kini ada, sudah menyediakan fitur perlindungan mata yang bisa digunakan dengan mudah. Fitur ini membuat layar nampak sedikit menguning, untuk mengurangi efek lelah dari penggunaan dalam waktu lama. Sedikit berpengaruh pada warna yang dihasilkan memang. Namun demi kesehatan mata si Kecil, agaknya tidak masalah. Dalam waktu singkat mata si Kecil akan dapat beradaptasi dengan baik ketika menggunakan fitur ini.

Jangan Lupa Berkedip!

Jangan Lupa Berkedip!

Tidak masuk akal memang, namun pada kenyataannya, intensitas berkedip seorang manusia ketika menatap layar laptop, smartphone, dan bahkan membaca buku, akan menurun. Hal ini dipengaruhi secara langsung oleh fokus yang diletakkan pada hal tersebut, sehingga membuat mata berkedip lebih jarang.

Cara sederhana ini bisa membantu menjaga kesehatan mata karena akan membuat mata selalu dalam keadaan terhidrasi. Mata yang kering bisa menjadi pemicu gangguan penglihatan hingga nyeri pada kepala. Jadi ketika mendampingi si Kecil, pastikan si Kecil mengedipkan mata dengan intensitas yang wajar ya Mums. Kisarannya adalah antara 15 sampai 20 kali dalam satu menit.

Maksimalkan Sesi Istirahat

Ketika mengikuti kelas online yang diadakan sekolah, si Kecil akan menatap layar dalam durasi yang cukup lama. Sebenarnya, batasan ideal menatap layar dalam satu sesi tanpa berhenti adalah 2 jam, dan setelah itu wajib beristirahat selama setidaknya 15 menit.

Kelas yang diikuti si Kecil memang tidak selalu tepat berdurasi 2 jam. Namun hal ini bisa disiasati dengan mengambil waktu istirahat sejenak di tengah kelas, setidaknya selama 20 detik, untuk melihat benda yang cukup jauh. Kegiatan kecil ini bisa membantu mengistirahatkan mata dari paparan sinar layar yang efeknya tidak baik jika terlalu lama diterima oleh mata.

Rumus sederhana yang bisa digunakan adalah 20 menit menatap layar, 20 detik istirahat, dan melihat benda dengan jarak 6 meter atau lebih selama waktu istirahat tersebut. Lakukan ini sebagai rutinitas si Kecil, dan kesehatan matanya akan lebih terjaga.

Menggunakan Kacamata Anti Radiasi untuk Menjaga Kesehatan Mata

Menggunakan Kacamata Anti Radiasi untuk Menjaga Kesehatan Mata

Tips terakhir yang bisa Mums gunakan untuk menjaga kesehatan mata si Kecil adalah memakaikannya kacamata anti radiasi. Kacamata seperti ini sudah banyak beredar di pasaran dan mudah sekali ditemukan. Penggunaan kacamata anti radiasi dapat mengurangi efek buruk radiasi yang dipancarkan layar selama si Kecil mengikuti kelas online.

Agak tidak nyaman mungkin ketika digunakan, namun efeknya bisa benar-benar membantu kesehatan penglihatan si Kecil. Penggunaan kacamata ini jika dirasa perlu saja, jika misalnya kelas yang diikuti si Kecil benar-benar tidak bisa ditinggalkan untuk mengambil waktu istirahat sejenak.

Baca Juga : Latih Koordinasi Tangan & Mata Anak 1 Tahun dengan Cara Ini 

Well, sedikit banyak tips menjaga kesehatan mata si Kecil selama new normal ini semoga dapat membantu Mums. Setiap kegiatan yang dilakukan selama masa sekarang perlu benar-benar melihat situasi dan kondisi, sehingga dapat beradaptasi dengan tepat. Tentu, menjaga kesehatan mata tak hanya dapat dilakukan dengan cara di atas. Salah satu yang tidak boleh dilewatkan adalah mencukupi kebutuhan nutrisi harian si Kecil.

Kesehatan mata banyak didukung dari asupan nutrisi seimbang setiap hari. Selain memberikan makanan yang nutrisinya padat, Mums juga direkomendasikan untuk memberikan Friso Gold 4 untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian si Kecil. Friso dengan teknologi Locknutri, kualitas nutrisi alami akan terjaga, sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Bagikan artikel singkat ini pada rekan Mums, agar semua bisa anak bisa belajar dari rumah dengan nyaman dan minim risiko gangguan kesehatan mata!

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang