Lompat ke isi utama
Anak Susah Makan

6 Cara Mengatasi Anak Susah Makan, Sudah Coba Mums?

Cara mengatasi anak susah makan bisa Mums lakukan dengan beberapa langkah mudah berikut ini. Yuk, ikuti caranya agar si Kecil tidak kekurangan gizi!

Cara mengatasi anak susah makan memang cukup menantang ya, Mums? Mungkin Mums merasa sudah melakukan berbagai cara, tetapi si Kecil tetap enggan atau menolak makanannya. Padahal, si Kecil membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang agar tumbuh kembangnya lebih optimal. 

Namun, sekarang Mums tidak perlu khawatir lagi karena di artikel ini akan dibahas mengenai penyebab dan cara mengatasi anak susah makan yang bisa Mums lakukan di rumah. Kita simak penjelasannya di bawah ini, yuk! 

Penyebab Anak Susah Makan

Untuk mengetahui cara mengatasi anak susah makan, sebaiknya Mums kenali dulu apa saja faktor pemicu yang menyebabkan kondisi ini. Berikut ini beberapa penyebab anak susah makan yang umum terjadi, antara lain: 

  • Bosan

    Rasa bosan bisa terjadi jika Mums menyajikan satu menu dan melihat si Kecil sangat lahap mengonsumsi makanan tersebut, sehingga Mums memberikan menu yang sama di kemudian hari dengan harapan si Kecil akan tetap lahap. Namun, bukannya lahap, si Kecil justru menolak mengonsumsi makanan tersebut. Nah, kondisi ini bisa jadi tanda si Kecil bosan sehingga ia jadi susah makan.

  • Merasa tertekan

    Anak yang susah makan juga bisa disebabkan karena merasa tertekan oleh sikap orang tua atau orang di sekitarnya lho, Mums. Beberapa sikap yang membuat anak tertekan saat makan di antaranya mengawasi setiap gerakan si Kecil, memaksa si Kecil untuk melahap semua makanannya, terlalu banyak bicara, atau selalu ingin menyuapi si Kecil padahal ia sedang berusaha makan sendiri. 

  • Takut mencoba makanan baru

    Penyebab lain anak susah makan biasanya karena memiliki ketakutan tersendiri mengenai makanan tersebut. Ketakutan ini bisa karena aroma, tampilan, tekstur, atau rasa makanan yang masih baru bagi si Kecil. 

    Kekhawatiran inilah yang bisa menyebabkan si Kecil tumbuh menjadi anak yang pilih-pilih makanan (picky eater). Kondisi ini secara tidak langsung dapat membuat variasi makanan si Kecil menjadi lebih terbatas, sehingga berpengaruh terhadap kecukupan nutrisi hariannya. 

  • Sedang sakit 

    Anak yang susah makan juga bisa dikarenakan sedang mengalami masalah kesehatan tertentu, seperti sariawan, radang tenggorokan, sembelit atau konstipasi, dan penyakit lainnya. Mungkin sebagian anak akan dengan mudah memberitahu keluhan yang sedang ia rasakan, tetapi tak sedikit pula anak yang sulit mengomunikasikan penyakit yang sedang ia rasakan. Maka dari itu, Mums perlu lebih peka melihat kondisi kesehatan si Kecil. 

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Berikut adalah beberapa cara mengatasi anak susah makan yang bisa Mums lakukan di rumah, di antaranya: 

  1. Buat jadwal makan yang tepat dan teratur

    Membuat jadwal makan yang tepat dan teratur bisa menjadi cara mengatasi anak susah makan dengan mudah, terutama bagi anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun. 

    Kebiasaan ini bisa membuat si Kecil mengerti konsep lapar dan haus sehingga nutrisi hariannya dapat terpenuhi dengan optimal. Cara mengatasi anak susah makan dengan jadwal yang tepat sebenarnya tidak sulit lho. Mums cukup mengingatkan si Kecil sekira 5-10 menit sebelum jam makan bahwa sebentar lagi sudah masuk waktu makan. 

    Mums juga perlu disiplin saat membuat jam makan yang teratur antara sarapan, makan siang, dan makan malam. Di antara jam makan utama tersebut, Mums bisa sediakan waktu untuk memberikan camilan sehat bagi si Kecil dengan porsi yang tepat dan tidak berlebihan agar si Kecil tidak merasa terlalu kenyang ketika memasuki jam makan utama. 

  2. Biasakan si Kecil dengan rutinitas sehari-hari

    Cara mengatasi anak susah makan selanjutnya yaitu dengan mengenalkan si Kecil terhadap rutinitas harian. Artinya, Mums perlu membiasakan si Kecil untuk mengetahui jam berapa ia bangun, makan siang, bermain, hingga jam tidur. Biasanya anak-anak akan merasa lebih nyaman dengan rutinitas dan jadwal yang bisa ia prediksi. 

    Dengan begitu, cara mengatasi anak susah makan seperti ini bisa memudahkan Mums saat menyiapkan dan memberikan menu makanan harian si Kecil. Selain itu, cara ini juga bisa membuat si Kecil fokus saat jam makan tiba karena tidak diganggu dengan kegiatan lain, seperti bermain atau menonton. 

  3. Sajikan makanan sehat yang bervariasi

    Menyajikan makanan sehat yang bervariasi juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi anak susah makan yang bisa Mums lakukan. Seperti yang diketahui, salah satu faktor pemicu anak susah makan yaitu munculnya rasa bosan. Oleh karena itu, Mums sebaiknya dapat mengolah dan menyajikan makanan sehat yang bervariasi setiap hari. 

    Cara mengatasi anak susah makan tak hanya itu saja lho. Mums juga perlu menyeimbangkan asupan nutrisi di setiap menu makanan si Kecil, mulai dari makanan sumber karbohidrat, protein, serat, lemak, vitamin, dan mineral. 

    Cara mengatasi anak susah makan selanjutnya yaitu dengan membentuk makanan si Kecil menjadi lebih menarik dan lucu agar ia lahap memakannya. Selain itu, Mums juga sebaiknya mengolah makanan dengan tepat. Hindari memasak dan memanaskan makanan lebih dari satu kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak, sehingga saluran pencernaan si Kecil lebih mudah mencerna makanan tersebut. 

    Tak hanya itu, pemberian susu juga bisa menjadi cara mengatasi anak susah makan. Mums bisa memberikan si Kecil susu pertumbuhan kaya nutrisi. Nah,  susu FRISO Gold 3 bisa jadi pilihan tepat karena mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak, sehingga disukai anak-anak. 

    Susu FRISO Gold 3 juga diperkaya dengan beragam nutrisi penting, seperti protein, prebiotik, probiotik, nukleotida, kalsium, kalium, zat besi, fosfor, magnesium, zinc, mangan, selenium, tembaga, dan beragam nutrisi lainnya yang mendukung tumbuh kembang si Kecil. Susu pertumbuhan ini pun didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam.

    Baca juga: Intip Makanan Bergizi untuk Anak dan Resepnya, Yuk!

  4. Jadikan waktu makan lebih nyaman dan menyenangkan

    Setelah Mums lakukan 3 cara di atas, kini saatnya Mums untuk menciptakan waktu makan yang nyaman dan menyenangkan sebagai salah satu cara mengatasi anak susah makan dengan tepat. 

    Jika suasana nyaman dan menyenangkan, kemungkinan besar si Kecil akan menantikan waktu makan bersama keluarga. Waktu makan juga bisa mempererat hubungan antara orang tua dan anak setelah menjalani aktivitas masing-masing. 

    Selain itu, Mums juga sebaiknya hindari memaksa dan memarahi si Kecil jika ia sedang tidak nafsu makan. Mums harus lebih sabar dan konsisten saat melakukan cara mengatasi anak susah makan karena prosesnya memang cukup menantang.

  5. Sediakan camilan sehat 

    Memberikan si Kecil camilan sehat bisa menjadi cara mengatasi anak susah makan juga lho, Mums. Seperti yang diketahui, makanan utama saja tidak cukup untuk memenuhi asupan gizi harian si kecil. Itulah sebabnya, Mums perlu menyediakan setidaknya 2 kali camilan sehat per hari di antara jam makan utamanya. 

    Camilan sehat yang perlu Mums berikan kepada si Kecil sebaiknya yang kaya nutrisi. Hindari memberikan si Kecil camilan tinggi gula (sukrosa) dan garam, makanan yang digoreng dan berlemak, makanan cepat saji, kafein, serta minuman bersoda. 

    Cara mengatasi anak susah makan ini penting agar si Kecil tidak mengonsumsi camilan tinggi gula (sukrosa) yang berlebihan karena akan berdampak buruk terhadap kesehatannya. 

    Pastikan pula porsi camilan sehat si Kecil tepat dan tidak berlebihan agar si Kecil tidak merasa terlalu kenyang saat memasuki jam makan utama. 

  6. Ajak si Kecil untuk berani mencoba hal baru

    Cara mengatasi anak susah makan yang tak kalah penting yaitu dengan mendorong si Kecil untuk lebih berani mencoba hal baru. Artinya, Mums perlu mendorong ia untuk mencoba berbagai jenis makanan sehat yang belum pernah ia konsumsi sebelumnya. 

    Cara mengatasi anak susah makan ini bisa mengurangi kemungkinan si Kecil menjadi picky eater dan susah makan karena rasa takut terhadap rasa, tekstur, dan warna pada makanan baru. Kebiasaan ini juga akan berpengaruh hingga si Kecil dewasa lho, Mums. 

Perlu Mums ketahui bahwa kondisi anak yang susah makan jangan dibiarkan terus menerus karena akan berdampak pada status gizi si Kecil. Jika Mums sudah melakukan cara mengatasi anak susah makan sesuai dengan tips di atas, tetapi si Kecil tetap enggan untuk memakan makanannya, sebaiknya Mums periksakan si Kecil ke dokter gizi atau dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang