Lompat ke isi utama
makanan tinggi protein

6 Makanan Tinggi Protein Agar Tumbuh Kembang si Kecil Optimal

Makanan tinggi protein termasuk nutrisi yang sangat penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Sebab, kandungan protein sangat bermanfaat untuk memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh, memperkuat tulang, mempercepat proses penyembuhan luka, sebagai sumber energi, dan membantu meningkatkan sistem imun tubuh. 

Dengan mengonsumsi makanan tinggi protein, metabolisme tubuh akan lebih baik dan dapat si Kecil akan merasa kenyang lebih lama. Maka dari itu, makanan tinggi protein sangat baik untuk mengontrol berat badan dan mengoptimalkan pertumbuhannya. 

Jenis makanan tinggi protein dan Manfaatnya

Manfaat protein bisa Mums temukan dari 2 sumber yang berbeda, yaitu sumber protein hewani dan sumber protein nabati. Sumber protein hewani meliputi makanan tinggi protein yang berasal dari hewan. Sedangkan, sumber nabati meliputi makanan tinggi protein yang berasal dari tumbuhan. 

Protein hewani dan protein nabati perlu dikonsumsi secara seimbang demi mencukupi kebutuhan gizi harian si Kecil. Nah, Mums bisa mendapatkan manfaat protein dari beberapa jenis makanan berikut ini:

  1. Susu

    Susu merupakan salah satu makanan tinggi protein yang perlu dikonsumsi oleh si Kecil. Mums dianjurkan untuk memberikan si Kecil susu pertumbuhan yang tepat dan kaya akan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembangnya lebih optimal. 

    Mums sebaiknya memilih susu pertumbuhan yang melalui proses pemanasan satu kali (single process) agar nutrisinya lebih mudah dicerna oleh pencernaan si Kecil. Salah satu susu yang melalui single process adalah susu FRISO Gold 3 yang mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. 

    Susu FRISO Gold 3 termasuk susu bernutrisi tinggi yang diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

    Selain itu, produk olahan susu seperti keju dan yoghurt juga termasuk makanan tinggi protein yang aman dikonsumsi oleh si Kecil. Pastikan Mums memilih jenis yoghurt tanpa rasa (plain yogurt) agar lebih sehat. Sebab, makanan dan minuman yang tinggi gula (sukrosa) kurang baik dikonsumsi oleh anak-anak. 

    Dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa anak dengan asupan sukrosa rendah memiliki kualitas pertumbuhan dan asupan nutrisi lebih baik dalam jangka panjang, sekaligus peningkatan tinggi badan 1,5 cm lebih tinggi dibandingkan anak yang sering mengonsumsi makanan dan minuman tinggi sukrosa.

  2. Telur

    Telur merupakan makanan tinggi protein yang mudah diolah dan disukai anak-anak karena rasanya yang gurih. Rata-rata telur yang berukuran sedang mengandung sekitar 5,7 gram protein. Telur bukan hanya makanan tinggi protein lho, Mums, tetapi telur juga diperkaya oleh nutrisi penting lainnya, seperti karbohidrat, lemak, vitamin A, vitamin B2, vitamin B9 (asam folat), vitamin D, kalsium, kalium, magnesium, fosfor, selenium, dan kolin. 

    Dari beragam nutrisi tersebut, tak heran jika telur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti mendukung kesehatan jantung, membantu meningkatkan fungsi otak, dan meningkatkan sistem imun. Pastikan Mums menyajikan olahan telur untuk si Kecil sesuai dengan batas normal, agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Ini karena telur mengandung kolesterol dan lemak yang tinggi. 

  3. Ikan

    Ikan dan makanan laut lainnya (seafood) termasuk ke dalam kategori makanan tinggi protein yang bisa Mums olah jadi makanan kesukaan si Kecil lho. Ada banyak jenis seafood yang aman dikonsumsi oleh si Kecil, di antaranya ikan salmon, ikan tuna, ikan sarden, udang, cumi, dan kerang. Selain rasanya yang lezat, ikan mengandung berbagai nutrisi, seperti protein, vitamin A, vitamin D, vitamin E, vitamin B12, vitamin K, zat besi, yodium, kalium, kalsium, magnesium, natrium, dan asam lemak omega 3. Oleh karena itu, makanan tinggi protein ini memiliki banyak manfaat, yaitu dapat meningkatkan fungsi otak, mencegah penyakit jantung, membantu pertumbuhan tulang, menjaga kesehatan mata, dan lainnya. 

  4. Daging merah

    Makanan tinggi protein selanjutnya adalah daging merah, seperti daging sapi dan kambing. Namun, Mums dianjurkan memilih daging sapi rendah lemak untuk asupan makanan si Kecil. Selain tinggi protein, daging sapi juga diperkaya dengan kandungan vitamin B3, vitamin B6, vitamin B12, zinc, dan zat besi yang bermanfaat untuk memperkuat sistem imun dan mencukupi jumlah sel darah merah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. 

    Meskipun bermanfaat, Mums tetap harus menyajikan makanan tinggi protein ini sesuai batas normal. Pastikan untuk selalu menyeimbangkan asupan daging merah dengan jenis makanan bergizi lainnya agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. 

    Baca juga: Anak Kekurangan Gizi? Hati-hati, Inilah Dampak Buruknya

  5. Daging putih

    Selain daging merah, daging putih juga termasuk makanan tinggi protein yang aman dikonsumsi oleh si Kecil. Jenis daging putih yang mudah ditemukan dan diolah adalah daging ayam. Selain kaya akan protein, daging ayam juga mengandung vitamin B6, vitamin B12, vitamin E, zat besi, kalium, zinc, dan kalsium. Berkat kandungan nutrisinya, daging ayam memiliki beragam manfaat, di antaranya dapat mendukung metabolisme tubuh, membantu pembentukan otot, mengontrol tekanan darah, membantu menjaga kesehatan tulang, dan meningkatkan sistem imun tubuh si Kecil. 

  6. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan termasuk makanan tinggi protein yang berasal dari tumbuhan (protein nabati). Selain kaya akan protein, kacang-kacangan juga mengandung serat, vitamin B6, vitamin C, vitamin D, vitamin B12, zat besi, magnesium, kalsium, kalium, dan natrium.

    Meskipun kacang-kacangan termasuk protein nabati, tetapi nutrisi didalamnya memiliki manfaat yang tak kalah penting lho, Mums. Beberapa manfaatnya yaitu dapat membantu memperkuat sel-sel otak, menjaga kesehatan jantung, mengontrol berat badan, mengontrol gula darah, menurunkan kolesterol, dan mengurangi peradangan. 

    Ada banyak jenis kacang yang bisa Mums berikan kepada si Kecil, mulai dari kacang almond, kacang kedelai, kacang tanah, kacang merah, kacang walnut, kacang polong, kacang hijau, dan edamame

Itulah 6 makanan tinggi protein yang bisa Mums olah menjadi menu makanan yang lezat untuk si Kecil. Pastikan Mums mengolah makanan tinggi protein ini dengan cara yang benar. Hindari memasak dan memanaskan makanan lebih dari satu kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak, sehingga nutrisinya mudah dicerna dan diserap. 

Selain makanan tinggi protein yang telah disebutkan, Mums juga bisa mendapatkan manfaat protein dari beberapa jenis makanan lainnya, seperti brokoli, jagung, bayam, kembang kol, dan pakcoy. Namun, protein dalam sayuran dan buah-buahan tidak setinggi pada susu, telur, ikan, daging merah, dan daging putih. Meskipun begitu, sayuran dan buah-buahan tetap perlu dikonsumsi oleh si Kecil karena mengandung beragam vitamin, mineral, dan zat gizi lain yang tak kalah penting. Oleh karena itu, Mums perlu menyeimbangkan asupan nutrisi si Kecil secara seimbang agar tumbuh kembangnya lebih optimal. 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang