Lompat ke isi utama
6 Manfaat Brokoli untuk Kesehatan Bayi

6 Manfaat Brokoli untuk Kesehatan Bayi

Mums pasti sudah tahu bahwa brokoli menjadi salah satu sayuran hijau yang selalu ada di setiap menu makanan bayi dan anak-anak. Yup! Manfaat brokoli cukup banyak dan sangat baik diolah menjadi Makanan Pendamping ASI (MPASI) bayi. Sayuran hijau ini mengandung beragam nutrisi penting dan dibutuhkan oleh tubuh si Kecil yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. 

Meski kandungan nutrisi dan manfaat brokoli cukup banyak, tak sedikit pula orang tua yang menghindari pemberian brokoli kepada bayi karena dianggap dapat menyebabkan gas sangat banyak dan teksturnya keras. Namun, Mums tidak perlu khawatir karena brokoli bisa diolah menjadi MPASI yang aman dan lezat untuk si Kecil, dengan catatan, Mums perlu tahu cara memilih dan mengolah brokoli dengan tepat. Brokoli termasuk sayuran hijau dengan kadar air yang cukup tinggi, yaitu sekitar 89 persen. Di dalamnya juga mengandung beragam nutrisi, terutama vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan bayi. 

Melansir laman resmi U.S. Department of Agriculture, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram brokoli:

  • Kalori: 34 kcal
  • Air: 89,3 gram
  • Protein: 2.82 gram
  • Karbohidrat: 6.64 gram
  • Serat: 2.6 gram
  • Kalsium: 47 mg
  • Kalium: 316 mg
  • Fosfor: 66 mg
  • Sodium: 33 mg
  • Beta karoten: 361 mcg
  • Vitamin C: 89.2 mg
  • Vitamin A: 31 mcg
  • Vitamin K: 101.6 mcg

Selain membahas mengenai kandungan dan manfaat brokoli, di artikel ini juga Mums akan tahu ide-ide resep olahan brokoli untuk menu MPASI si Kecil lho. Simak penjelasan lengkapnya yuk!

Berbagai Manfaat Brokoli untuk Bayi

Nutrisi dan manfaat brokoli cukup banyak, maka sayang sekali jika Mums melewatkan sayuran hijau ini sebagai menu MPASI si Kecil. Nah, berikut beberapa manfaat brokoli yang penting untuk kesehatan si Kecil:

Manfaat Brokoli: Meningkatkan daya tahan tubuh 

Manfaat brokoli ini bisa si Kecil dapatkan berkat kandungan vitamin C yang berperan untuk memperkuat sistem imun tubuh untuk melawan virus, bakteri, dan parasit penyebab penyakit. Selain itu, vitamin C juga dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh bayi. Zat besi memiliki peran penting untuk membentuk hemoglobin yang membantu mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh sehingga dapat menjaga fungsi normal organ dan jaringan tubuh. 

Manfaat Brokoli: Menjaga kesehatan pencernaan 

Mums pasti sudah tahu bahwa sayuran hijau kaya akan serat yang baik untuk sistem pencernaan dalam tubuh. Begitu pula manfaat brokoli yang dapat mencegah terjadinya gangguan pencernaan pada bayi. Sebab, sistem pencernaan yang sehat merupakan cerminan sistem imun yang kuat. Oleh karena itu, Mums bisa memberikan brokoli ke setiap menu MPASI si Kecil agar kesehatannya tetap terjaga. Dengan catatan, Mums tetap harus menyeimbangkan asupan nutrisi dari zat gizi lain agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. 

Baca juga: 5 Mitos dan Fakta MPASI Pertama yang Perlu Mums Ketahui

Manfaat Brokoli: Menjaga kesehatan mata

Mata merupakan organ vital yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi. Oleh karenanya, Mums harus menjaga kesehatan mata si Kecil sedini mungkin dengan mengonsumsi brokoli dan makanan yang bergizi lainnya. Manfaat brokoli ini bisa didapatkan si Kecil berkat adanya kandungan vitamin A dan senyawa lutein, zeaxanthin, dan beta karoten yang penting untuk menunjang kesehatan mata bayi. 

Manfaat Brokoli: Menangkal radikal bebas

Manfaat brokoli selanjutnya yaitu dapat menangkal radikal bebas berkat kandungan senyawa bioaktif di dalamnya. Senyawa bioaktif ini berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Oleh karena itu, manfaat brokoli ini dapat melindungi si Kecil dari berbagai penyakit lho, Mums. 

Manfaat Brokoli: Membantu proses pembekuan darah

Brokoli mengandung vitamin K yang penting dalam menunjang pembekuan darah di dalam tubuh. Kekurangan vitamin K pada bayi bisa meningkatkan risiko terjadinya perdarahan. Bahkan, jika kondisi tersebut semakin parah, perdarahan bisa terjadi pada saluran pencernaan dan otak si Kecil. 

Manfaat Brokoli: Membantu meningkatkan kesehatan tulang

Manfaat brokoli yang tak kalah penting adalah membantu meningkatkan kesehatan tulang bayi. Ini karena adanya kandungan kalsium, fosfor, dan vitamin K yang cukup tinggi. Kandungan nutrisi tersebut bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang, memperkuat sendi, serta mencegah pengeroposan tulang di masa mendatang. 

Itulah beberapa nutrisi dan manfaat brokoli yang penting untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Untuk memasukkan brokoli ke dalam menu MPASI, pastikan si Kecil sudah berusia 8-10 bulan ya, Mums. Di usia tersebut, sistem pencernaan bayi sudah semakin matang sehingga dapat mencerna MPASI dengan baik. Hal ini dikarenakan brokoli termasuk sayuran hijau yang mengandung gula yang dapat meningkatkan kadar gas atau perut begah jika tidak dicerna dengan baik. Maka dari itu, Mums perlu memperhatikan porsi brokoli untuk si Kecil dalam sehari. Seimbangkan pula dengan nutrisi lain dan cukupi kebutuhan cairannya agar kesehatan si Kecil tetap terjaga. 

Meski sudah mengonsumsi MPASI, si Kecil tetap harus mendapatkan tambahan nutrisi dari ASI agar tumbuh kembangnya lebih ideal. Pastikan Mums untuk meningkatkan kualitas ASI dengan mengonsumsi susu khusus Ibu menyusui seperti susu Frisomum Gold Dualcare+ yang mengandung zat besi, kalsium, ALA/LA, nukleotida, dan prebiotik untuk mendukung kesehatan Mums dan si Kecil. 

Cara Memilih dan Mengolah Brokoli yang Tepat

Sebelum membuat olahan brokoli untuk menu MPASI si Kecil, ada baiknya Mums perhatikan cara memilih dan mengolah brokoli dengan tepat agar kandungan gizinya tetap ada. Berikut tips memilih dan mengolah sayuran hijau ini agar manfaat brokoli dapat dirasakan oleh si Kecil: 

  • Pilih brokoli yang masih berwarna hijau pekat dan segar.
  • Pilih kepala brokoli dengan kuntum hijau yang rapat, tidak berbau, dan tangkai kokoh.
  • Pastikan mencuci brokoli dengan benar sebelum dimasak. Sebab, sering kali brokoli mentah masih kotor dan terdapatcacing atau ulat di beberapa bagian tangkai dan daun.
  • Sebaiknya Mums bersihkan dan celupkan brokoli ke dalam air garam selama 30 menit, lalu cuci kembali dengan air bersih agar bebas dari pestisida.
  • Hindari memasak brokoli terlalu lama. Batas waktu merebus adalah sekitar 20 menit. Sedangkan menumis cukup 5 menit saja.
  • Hindari memanaskan brokoli lebih dari satu kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak. 
  • Merebus brokoli dengan suhu tinggi akan menimbulkan kerusakan kandungan gizi.
  • Hindari memberikan brokoli mentah kepada bayi. Kemungkinan besar brokoli mentah masih terdapat kotoran atau bakteri yang menempel. 
  • Sebaiknya mengolah brokoli untuk bayi dengan cara dihaluskan menjadi puree brokoli, direbus,atau dikukus. 

Resep Olahan Brokoli untuk MPASI Bayi

Resep MPASI Brokoli Salmon

Bahan-bahan:

  • 1-2 sdm beras
  • 5 gram salmon
  • 1 kuntum kecil brokoli
  • 1/4 siung bawang putih
  • Keju
  • 1 sdt minyak zaitun

Cara membuat:

  1. Cuci semua bahan hingga bersih
  2. Masak beras hingga menjadi bubur, sisihkan sementara
  3. Panaskan minyak zaitun dan tumis bawang putih hingga harum
  4. Tambahkan salmon, masak hingga matang sempurna, sisihkan
  5. Kukus brokoli (Jangan mengukusnya terlalu lama)
  6. Lumatkan salmon dan brokoli hingga halus
  7. Saring bubur nasi. Kemudian tambahkan olahan brokoli dan salmon, aduk hingga rata
  8. Tuangkan ke dalam mangkok, tambahkan keju untuk menambah rasa

Resep MPASI Puree Brokoli Wortel

Bahan-bahan:

  • 1 kuntum kecil brokoli
  • 1 cangkir wortel, kupas dan potong dadu tipis

Cara membuat:

  1. Cuci bersih brokoli dan wortel
  2. Potong-potong brokoli 
  3. Kukus brokoli dan wortel
  4. Lumatkan brokoli dan wortel hingga halus
  5. Tambahkan air atau ASI secukupnya
  • Puree brokoli wortel siap dinikmati 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang