Lompat ke isi utama
manfaat coklat

6 Manfaat Coklat untuk Ibu Hamil dan Tips Aman Mengonsumsinya

Manfaat coklat ternyata penting untuk kesehatan ibu hamil dan janin, tetapi Mums harus hati-hati karena konsumsinya tidak boleh berlebihan

Selain rasanya yang enak, coklat juga ternyata menyimpan beragam manfaat yang baik bagi kesehatan ibu hamil. Bahkan, manfaat coklat tak hanya berpengaruh terhadap Mums, tetapi juga penting untuk tumbuh kembang janin dalam kandungan. Meskipun manfaat coklat baik bagi Mums dan janin, tetapi konsumsinya pun harus dibatasi agar tidak menyebabkan efek samping yang berbahaya. 

Seperti yang Mums ketahui, coklat berasal dari biji kakao yang dapat diolah menjadi beragam jenis makanan dan minuman. Coklat sering digunakan sebagai campuran untuk membuat camilan manis, seperti kue, biskuit, es krim, hingga permen. Namun, sebenarnya jenis coklat seperti apa yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil? 

Nah, selain membahas mengenai manfaat coklat, di artikel ini juga akan dijelaskan tips aman mengonsumsi coklat agar tidak menimbulkan efek samping. Tetapi, sebelum itu, kita bahas dulu mengenai manfaat coklat untuk ibu hamil dan janin, yuk! 

Apa Saja Manfaat Coklat untuk Ibu Hamil?

Jika dikonsumsi sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, manfaat coklat tak hanya meningkatkan mood, tetapi juga baik bagi kesehatan Mums dan janin. Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa manfaat coklat yang perlu Mums ketahui, antara lain: 

  1. Memperbaiki suasana hati

    Selama hamil, mungkin sebagian besar Mums pernah mengalami perubahan suasana hati (mood swing) secara tiba-tiba. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan. Nah, manfaat coklat muncul sebagai salah satu solusi untuk mengatasi mood swing ini. 

    Hal tersebut dikarenakan konsumsi coklat dapat menurunkan hormon kortisol yang dihasilkan tubuh saat stres. Selain itu, manfaat coklat ini pun dapat merangsang otak untuk melepaskan lebih banyak hormon endorfin dan serotonin yang dapat membuat suasana hati Mums meningkat sehingga muncul perasaan senang. 

  2. Membantu menurunkan risiko preeklamsia

    Preeklamsia adalah kondisi peningkatan tekanan darah ibu hamil yang disertai dengan adanya protein dalam urine. Kondisi ini biasanya terjadi setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Nah, manfaat coklat penting untuk membantu menurunkan risiko preeklamsia ini lho, Mums. 

    Melansir laman resmi medicalnewstoday.com, penelitian menunjukkan bahwa manfaat coklat dikaitkan dengan penurunan komplikasi kehamilan seperti preeklamsia berkat kandungan nutrisi di dalamnya. Ini karena coklat mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. 

    Perlu Mums ketahui, jenis senyawa flavonoid yang ada di dalam coklat dikenal juga dengan istilah flavanol. Flavanol diketahui berpengaruh pada penurunan risiko penyakit kardiovaskular karena bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Semakin banyak kandungan kakao dalam satu produk coklat, maka semakin tinggi pula kandungan flavanolnya. 

  3. Mencegah risiko kontraksi dini dan membentuk hemoglobin

    Manfaat coklat selanjutnya bisa Mums dapatkan berkat kandungan magnesium dan zat besi di dalamnya. Magnesium merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mencegah terjadinya kontraksi dini. 

    Sedangkan, zat besi diperlukan untuk membentuk hemoglobin. Perlu Mums ketahui, hemoglobin berperan penting untuk mengikat oksigen di dalam darah dan mengedarkannya ke seluruh tubuh, termasuk ke janin dalam kandungan. 

    Bertambahnya kebutuhan oksigen selama hamil meningkatkan kebutuhan zat besi. Nah, coklat bisa jadi salah satu sumber zat besi yang baik, tentunya harus sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.

  4. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin

    Riset dari Pregnancy Meeting of the Society for Maternal-Fetal Medicine menunjukkan bahwa kandungan flavanol dalam coklat juga penting untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin. 

    Manfaat coklat yang satu ini juga penting untuk kesehatan plasenta atau ari-ari, sehingga ibu hamil dianjurkan untuk sesekali mengonsumsi coklat sebagai camilan yang sehat. Dengan catatan, agar manfaat coklat yang Mums dapatkan lebih optimal, maka pilihlah jenis coklat hitam (dark chocolate) karena kandungan flavanolnya lebih tinggi dibandingkan jenis coklat biasa.

    Selain itu, coklat hitam juga mengandung beragam nutrisi yang penting, seperti protein, serat, karbohidrat, kalsium, magnesium, zat besi, zinc, fosfor, kalium, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K. Kandungan nutrisi dalam coklat hitam yang tak kalah penting yaitu theobromine, yaitu zat antiradang yang hanya terdapat pada tanaman kakao, serta berbagai jenis antioksidan. 

  5. Membantu menurunkan kadar kolesterol

    Manfaat coklat yang lainnya yaitu dapat menurunkan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL) dalam darah. Maka dari itu, manfaat coklat yang satu ini baik untuk mencegah penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah sehingga menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. 

  6. Mengontrol kadar gula darah

    Manfaat coklat terhadap kadar gula darah juga ada berkaitan dengan kandungan flavanol di dalamnya. Senyawa flavanol berperan untuk membantu mencegah resistensi insulin dan diabetes. Namun, untuk mendapatkan manfaat coklat ini, Mums harus lebih cermat dalam memilih coklat yang akan dikonsumsi. Sebab, beberapa jenis coklat yang dijual di pasaran sudah ditambahkan pemanis buatan yang justru berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Tips Aman Mengonsumsi Coklat bagi Ibu Hamil

Meskipun manfaat coklat cukup beragam, tetapi ibu hamil sebaiknya tidak dianjurkan mengonsumsi makanan ini secara berlebihan. Idealnya ibu hamil hanya boleh mengonsumsi coklat dalam porsi kecil, yaitu sekira 30 gram sehari atau setara dengan beberapa gigitan saja. 

Mengonsumsi coklat secara berlebihan selama kehamilan dapat meningkatkan berat badan secara drastis. Coklat juga termasuk makanan penyebab asam lambung naik, sehingga hal ini tentu berbahaya bagi ibu hamil jika dibiarkan terus menerus. 

Tak hanya itu, coklat juga termasuk makanan yang mengandung kafein. Kandungan ini sudah jelas tidak baik bagi kesehatan ibu hamil dan janin ya, Mums. Itulah sebabnya, Mums dianjurkan untuk mengonsumsi coklat sesekali saja dan tidak secara rutin. Alangkah lebih baiknya lagi jika Mums menyeimbangkan asupan makanan yang mengandung nutrisi tinggi agar kesehatan diri dan tumbuh kembang janin dalam kandungan tetap terjaga. 

Selain yang telah disebutkan, berikut ini beberapa tips mengonsumsi coklat yang dapat Mums lakukan:

  • Pilihlah coklat hitam (dark chocolate) yang mengandung kakao sekira 70-85%
  • Hindari terlalu banyak mengonsumsi coklat susu karena biasanya jenis coklat tersebut telah diberi gula tambahan dan mengandung lebih banyak lemak
  • Pilihlah coklat hitam yang tidak melalui proses alkalisasi, yaitu penambahan bahan kimia alkali dalam proses pengolahan bubuk kakaonya. Maka dari itu, sebaiknya Mums memilih produk coklat hitam yang organik 
  • Hindari menambahkan susu skim ke dalam minuman coklat
  • Untuk menambah kandungan nutrisi agar bermanfaat bagi tubuh, pilihlah coklat hitam yang ditambahkan dengan kacang-kacangan, seperti kacang almond, hazelnut, kacang mete, dan lain sebagainya 
  • Perhatikan nilai gizi yang biasanya tertera pada kemasan produk coklat batang, bubuk coklat, dan produk olahan coklat lainnya sebelum mengonsumsi
  • Seimbangkan asupan nutrisi dari makanan bergizi seimbang lainnya 

Selain itu, penting bagi ibu hamil untuk mengonsumsi makanan yang diolah secara tidak berlebihan atau proses pengolahannya satu kali (single process) agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak, sehingga lebih mudah dicerna oleh Mums. 

Salah satu nutrisi yang lebih penting bagi ibu hamil dan menyusui adalah susu Frisomum Gold Dualcare+ karena mengandung protein, zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, dan nukleotida untuk mendukung kesehatan diri Mums dan tumbuh kembang bayi dalam kandungan sampai masa menyusui. 

 

Disadur dari berbagai sumber dan ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang