Lompat ke isi utama
pusing saat hamil

7 Penyebab Pusing Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Rasa pusing saat hamil memang terlihat hal yang biasa, tetapi Mums tidak boleh membiarkan kondisi ini karena dapat berbahaya bagi janin

Di masa kehamilan, biasanya Mums akan merasakan beberapa gejala yang memengaruhi kesehatan, salah satunya adalah merasa pusing saat hamil. Perlu dipahami bahwa pusing saat hamil termasuk masalah umum yang kerap kali terjadi pada sebagian besar Mums yang sedang mengandung buah hati. Gejala pusing saat hamil biasanya tidak akan memicu dampak buruk yang terlalu berbahaya bagi kesehatan Mums, tetapi munculnya pusing akan memberikan rasa tidak nyaman sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Pusing saat hamil yang dirasakan Mums biasanya akan muncul sejak awal trimester pertama. Seiring berjalannya waktu, rasa pusing saat hamil bisa saja akan berangsur menghilang. Meski begitu, dalam beberapa kondisi ada pula Mums yang merasa pusing saat hamil ketika memasuki trimester kedua sampai ketiga. Lantas, apa saja penyebab pusing saat hamil ini? Dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk! 

Penyebab Pusing Saat Hamil

Berikut ini beberapa penyebab pusing saat hamil yang bisa dirasakan oleh sebagian Mums, antara lain:

  • Perubahan hormon

    Seperti yang diketahui, masa kehamilan menjadi masa ketika para ibu hamil mengalami perubahan hormon secara signifikan. Perubahan hormon ini biasanya menjadi salah satu pemicu munculnya rasa pusing saat hamil. Kondisi ini termasuk yang umum terjadi karena perubahan hormon di masa kehamilan dapat membuat dinding pembuluh darah dalam tubuh Mums jadi rileks dan melebar.

    Kondisi tersebut menjadi pemicu turunnya tekanan darah yang menghadirkan rasa pusing saat hamil. Meski termasuk kondisi yang umum, rasa pusing saat hamil akibat perubahan hormon pun dianggap mengganggu karena bisa menyerang Mums kapan saja, bahkan saat sedang beristirahat sejenak dari aktivitas biasanya. 

  • Morning sickness

    Morning sickness merupakan kondisi yang memicu rasa mual dan muntah pada ibu hamil. Meskipun istilahnya “morning”, tetapi kondisi ini tak hanya dialami di pagi hari, Mums bisa merasakan mual dan muntah di siang, sore, atau bahkan malam hari. 

    Morning sickness biasanya dialami oleh Mums di trimester pertama kehamilan. Meskipun termasuk kondisi yang sering terjadi, Mums sebaiknya tidak menganggap remeh kondisi ini karena bisa menjadi parah dan ekstrem yang disebut dengan istilah hiperemesis gravidarum. 

    Tidak hanya merasa mual, muntah, dan pusing saat hamil, kondisi tersebut juga memicu risiko dehidrasi yang parah serta penurunan berat badan secara drastis. Akan lebih baik jika Mums selalu konsultasikan setiap keluhan yang terjadi saat masa kehamilan ke dokter kandungan agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. 

  • Berdiri terlalu cepat

    Pusing saat hamil juga bisa disebabkan oleh berdiri yang terlalu cepat sesaat setelah Mums duduk atau berbaring. Kondisi ini sering kali disebut dengan istilah head rush. Ketika berdiri terlalu cepat, darah tidak punya waktu yang cukup untuk mengalir ke otak secara tepat waktu ketika Mums bergerak. Hal tersebut akhirnya membuat Mums merasa pusing saat hamil. Umumnya, kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh ibu hamil, tetapi pusing akibat berdiri terlalu cepat akan sering dialami di masa kandungan yang sedang Mums jalani. 

  • Tekanan pada rahim

    Kondisi rahim juga nyatanya dapat memengaruhi kondisi fisik dalam memicu rasa pusing saat hamil lho, bahkan kondisi ini bisa sangat mengganggu kenyamanan Mums. Rasa pusing ini biasanya hadir akibat adanya tekanan atau perubahan rahim yang terus membesar seiring masa kehamilan Mums. Kondisi membesarnya rahim akibat tekanan yang menghadirkan rasa pusing saat hamil ini biasanya terjadi pada trimester kedua dan ketiga.

  • Kadar gula darah rendah

    Supaya kehamilan tetap sehat, penting bagi Mums untuk mencukupi kebutuhan gizi harian secara optimal dengan asupan nutrisi yang berkualitas. Sebab, dengan mengonsumsi makanan bergizi secara rutin, Mums akan menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

    Kekurangan gula darah bisa menjadi salah satu penyebab munculnya rasa pusing saat hamil yang mengganggu kenyamanan Mums. Tak hanya itu, kadar gula yang rendah pada masa kehamilan juga berdampak terhadap kesehatan tubuh lainnya yang mengganggu aktivitas Mums sehari-hari. 

  • Anemia

    Pusing saat hamil juga bisa disebabkan oleh anemia. Tahukah Mums bahwa anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah yang umum terjadi dan jika dibiarkan secara terus menerus akan membahayakan kesehatan Mums dan janin dalam kandungan. 

    Penurunan produksi sel darah merah dalam tubuhlah yang menghadirkan masalah anemia pada ibu hamil. Anemia memang rentan dialami oleh ibu karena karena semakin besar janin yang Mums kandung, maka semakin besar juga asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh Mums agar tubuh serta janin dalam kandungan mendapatkan asupan yang cukup. 

  • Dehidrasi

    Selain makanan, asupan cairan juga dibutuhkan oleh Mums agar kondisi tubuh tetap terjaga dan terhindar dari datangnya risiko pusing saat hamil. Asupan cairan yang kurang pada masa kehamilan membuat Mums rentan terserang dehidrasi. Dehidrasi tidak hanya memicu rasa pusing, tetapi juga menyebabkan dampak lainnya, seperti kelelahan yang dapat mengganggu kesehatan buah hati Mums di dalam kandungan. 

Bagaimana Cara Mengatasi Pusing saat Hamil?

Penyebab rasa pusing saat hamil memang cukup beragam, mulai dari yang terlihat biasa sampai yang menyebabkan komplikasi berbahaya. Namun, Mums sebaiknya tidak perlu khawatir berlebihan ya, karena ada beberapa cara mengatasi pusing saat hamil yang bisa Mums lakukan.

Cara mengatasi pusing saat hamil ini bisa menjadi pertolongan pertama yang dapat dilakukan di rumah, jika Mums memang belum bisa berkonsultasi dengan dokter karena satu dan lain hal. 

  • Duduk dengan tenang

    Ketika Mums merasakan pusing, sebaiknya segera berhenti melakukan aktivitas apapun dan mulai duduk dengan tenang untuk mengatur napas secara benar. Dengan mengatur napas yang baik saat duduk, maka Mums bisa lebih rileks dan tenang. Kebiasaan ini berguna untuk mengurangi rasa pusing saat sedang beraktivitas. 

  • Tidur menghadap samping

    Tahukah Mums jika posisi tidur ternyata cukup memberikan pengaruh untuk mengatasi rasa pusing saat hamil lho. Saat tidur, pastikan Mums menghindari posisi terlentang karena bisa menimbulkan rasa pusing yang lambat laun akan terasa parah. Pasalnya, saat tidur terlentang, rahim Mums yang sudah membesar dapat menghalangi aliran darah sehingga menjadi penyebab munculnya rasa pusing saat hamil. Maka dari itu, Mums bisa mencoba tidur dengan cara menyamping, terutama jika usia kehamilan sudah cukup besar. Posisi tidur ini dinilai baik dalam membantu jantung memompa darah ke seluruh tubuh secara optimal.

  • Cukupi asupan nutrisi dan cairan harian

    Pastikan juga untuk selalu memerhatikan asupan nutrisi dan cairan yang cukup setiap harinya ya, Mums. Dengan menjaga pola makan bergizi seimbang dan asupan cairan, Mums bisa terhindar dari dehidrasi dan kekurangan nutrisi yang menjadi penyebab rasa pusing saat hamil. 

    Salah satu asupan nutrisi yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil yaitu susu Frisomum Gold Dualcare+ karena mengandung nutrisi alami yang lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh Mums, sehingga manfaatnya dapat terasa lebih maksimal. 

    Susu Frisomum Gold Dualcare+ mengandung zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, nukleotida, serta beragam vitamin dan mineral yang penting untuk mendukung kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin. 

Itulah beberapa penyebab rasa pusing saat hamil beserta tips untuk mengatasinya. Jika Mums sudah melakukan langkah di atas tetapi rasa pusing masih terus muncul, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter kandungan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk mengetahui usia kehamilan dan prediksi hari lahir, Mums juga bisa menggunakan fitur kalkulator kehamilan dari Friso. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Mums.

 

Disadur dari berbagai sumber dan ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang