Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Induksi Alami

8 Cara Induksi Alami untuk Mempercepat Proses Persalinan

Induksi alami bisa Mums lakukan sendiri maupun dengan bantuan dokter untuk mempercepat persalinan. Seperti apa induksi yang aman?

Memasuki hari-hari menjelang persalinan, pasti ibu hamil mulai berusaha melakukan induksi alami untuk merangsang kontraksi dan mempercepat hari persalinan. Meskipun sudah memasuki hari perkiraan lahir (HPL), tidak sedikit ibu hamil yang belum merasakan kontraksi. 

Maka dari itu, penting bagi Mums untuk mengetahui cara induksi alami yang aman agar proses persalinan bisa berjalan sesuai atau mendekati waktu perkiraan hari lahir. Hal tersebut penting karena jika kehamilan melewati waktu prediksi terlalu jauh, maka akan menyebabkan proses persalinan lebih lama dan meningkatkan risiko terjadinya masalah pada janin.

Cara Induksi Alami yang Aman

Berikut ini beberapa cara induksi alami yang bisa Mums lakukan dengan aman: 

  1. Banyak bergerak 

    Bergerak lebih sering dan sesuai kemampuan Mums bisa menjadi permulaan untuk melakukan induksi alami. Saat usia kehamilan sudah mendekati HPL, sebaiknya Mums sudah membiasakan diri untuk aktif bergerak karena hal ini dapat meningkatkan aliran darah sehingga bisa mempercepat proses persalinan. 

    Gerakan yang Mums lakukan sebenarnya tidak perlu rumit, cukup berjalan kaki di sekitar rumah secara rutin setiap harinya. Selain itu, Mums juga dapat melakukan beberapa gerakan yang bisa membuka jalan lahir leher rahim dan memancing kontraksi agar memasuki waktu persalinan lebih cepat. Nah, beberapa gerakan yang bisa dilakukan antara lain: 

    • Mums dapat berdiri tegak dengan posisi satu kaki naik ke atas kursi
    • Cobalah berdiri dengan posisi 2 kaki terbuka
    • Merangkak
    • Menungging 
    • Duduk di toilet
    • Cobalah menerapkan posisi setengah duduk
    • Berdiri dengan posisi badan sedikit membungkuk ke depan
    • Duduk dan berayun di kursi goyang
    • Berbaring dengan posisi miring ke arah kiri 

    Pastikan Mums melakukan gerakan induksi alami di atas dengan bantuan suami atau orang terdekat agar memudahkan Mums untuk melakukannya dan mengurangi risiko cedera. 

  2. Melakukan hubungan suami istri

    Cara induksi alami selanjutnya yaitu dengan melakukan hubungan badan bersama suami. Melansir laman resmi medicalnewstoday.com, penelitian menunjukkan bahwa berhubungan badan saat usia kehamilan di atas 36 minggu dapat menurunkan risiko persalinan yang terlambat. Sebab, zat prostaglandin yang terkandung dalam sperma diyakini dapat memicu kontraksi dengan cepat. Pastikan untuk memilih posisi berhubungan badan yang tidak membahayakan kehamilan ya, Mums. 

  3. Menstimulasi puting payudara

    Menstimulasi puting payudara juga termasuk cara induksi alami yang bisa Mums lakukan dengan mudah lho. Menurut American Pregnancy Association, menstimulasi puting payudara dapat memancing kontraksi agar cepat melahirkan. Stimulasi puting payudara ini bisa dilakukan dengan cara manual menggunakan tangan atau pompa ASI. 

    Saat melakukan cara induksi alami ini, nantinya hormon oksitosin di dalam tubuh secara alami dapat memancing kontraksi dengan cepat. Cara induksi alami ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara bayi menyusu saat baru lahir atau inisiasi menyusui dini (IMD). Bedanya, ketika bayi baru lahir, proses menyusui dapat merangsang kontraksi untuk memperlambat terjadinya perdarahan setelah melahirkan. 

  4. Olahraga ringan dengan birth ball 

    Birth ball merupakan bola persalinan yang berukuran cukup besar dengan bentuk menyerupai bola gym. Mums bisa berolahraga ringan menggunakan birth ball dengan aman karena biasanya birth ball didesain khusus untuk ibu hamil agar tidak licin saat dipakai di lantai.

    Cara induksi alami dengan birth ball cukup mudah, Mums hanya perlu duduk di atasnya dan menggerakan bola ke depan atau belakang berulang kali. Cara induksi alami ini dipercaya dapat membuat otot di panggul menjadi rileks saat persalinan tiba. Birth ball tidak hanya digunakan sebagai induksi alami saja lho, tetapi juga dapat membantu mengurangi nyeri pada punggung Mums. Ketidaknyamanan yang dirasakan akibat kontraksi juga dapat sedikit berkurang jika rutin menggunakan birth ball selama kehamilan dan menjelang persalinan. 

  5. Melakukan pijatan lembut 

    Meskipun cara induksi alami ini tidak cukup efektif seperti cara-cara sebelumnya, namun melakukan pijatan secara rutin bisa membuat tubuh Mums lebih rileks. Biasanya pijatan bisa dilakukan di telapak kaki, betis, telapak tangan, tumit, dan panggul. Pijatan dapat membantu mengurangi rasa cemas, nyeri, dan merelaksasi tubuh Mums menjelang persalinan.

    Baca juga: Perbedaan Flek saat Hamil yang Normal dan Berbahaya

  6. Akupuntur dan akupresur 

    Cara induksi alami lainnya yang dipercaya dapat mempercepat kontraksi yaitu akupuntur dan akupresur. Cara induksi alami ini memang cukup jarang dilakukan, hanya sebagian ibu hamil saja yang biasa melakukannya. Namun, tahukah Mums bahwa akupuntur dan akupresur bermanfaat untuk memberikan tekanan pada bagian tubuh tertentu untuk membantu mengurangi rasa sakit lho. 

    Perbedaan antara akupuntur dan akupresur hanya terletak pada penggunaan jari dan jarum. Akupuntur menggunakan jarum khusus untuk menekan titik tertentu, sedangkan akupresur menggunakan ujung jari atau alat khusus akupresur. 

    Melansir laman resmi healthline.com, akupuntur dan akupresur memang dapat merelaksasi tubuh dan membantu mengurangi rasa sakit, tetapi sebagian ahli menganggap cara ini belum cukup efektif untuk merangsang kontraksi. Namun, jika Mums ingin mencoba akupuntur dan akupresur, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Jika disetujui oleh dokter kandungan, pastikan Mums mendapatkan layanan akupuntur dan akupresur dari tenaga ahli terlatih / tersertifikasi.

  7. Melepaskan dinding ketuban dari leher rahim

    Berbeda dengan cara-cara sebelumnya, cara ini harus dilakukan oleh dokter kandungan atau bidan ya, Mums. Dengan metode induksi alami jenis ini, dokter kandungan atau bidan akan menyapukan jari di sekitar leher rahim sehingga selaput ketuban dan leher rahimnya terpisah. 

    Metode ini diharapkan akan memancing pengeluaran hormon prostaglandin dan memicu persalinan dengan cepat. Cara induksi alami ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi sebagian ibu hamil mungkin saja akan mengalami rasa tidak nyaman dan sedikit perdarahan. Namun, Mums tidak perlu khawatir karena metode ini dilakukan oleh ahlinya. 

  8. Memecahkan kantong ketuban

    Cara induksi alami ini juga dilakukan oleh dokter kandungan atau bidan ya, Mums. Ketika kantong ketuban pecah, hormon prostaglandin akan meningkat sehingga memicu kontraksi. Untuk memecahkan kantong ketuban tersebut, dokter kandungan atau bidan biasanya akan menggunakan kait plastik tipis khusus yang steril. Nantinya kait tersebut disapukan di selaput ketuban yang berada di bagian dalam leher rahim hingga kepala bayi turun ke leher rahim. Nah, turunnya kepala bayi biasanya membuat kontraksi rahim menjadi lebih kuat sehingga kantong ketuban pecah dan hormon prostaglandin keluar. 

Waspadai Induksi Alami yang Belum Terbukti Aman

Selain 8 induksi alami di atas, Mums juga perlu mewaspadai cara induksi alami yang belum terbukti secara medis dan meningkatkan risiko berbahaya pada janin, antara lain: 

  • Mengonsumsi makanan pedas
  • Meminum minyak jarak
  • Mengonsumsi obat herbal

Itulah beberapa induksi alami yang bisa Mums lakukan untuk mempercepat persalinan. Sebelum melakukan salah satu cara di atas, pastikan Mums berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau bidan, agar mengetahui cara yang aman dan efektif bagi janin dalam kandungan. Selain itu, Mums juga perlu menjaga kesehatan diri dan bayi dalam kandungan dengan mengonsumsi nutrisi berkualitas, seperti susu Frisomum Gold Dualcare+ yang mengandung zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, dan nukleotida untuk mendukung kesehatan Mums dan tumbuh kembang bayi selama dalam kandungan hingga masa menyusui.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang