Lompat ke isi utama
Vitamin B Kompleks

8 Jenis Vitamin B Kompleks dan Manfaatnya Bagi Si Kecil

vitamin B kompleks ternyata penting untuk mendukung kesehatan si Kecil lho. Cari tahu jenis dan manfaatnya, yuk, Mums!

Manfaat vitamin B kompleks yang paling dikenal yaitu dapat membantu tubuh menghasilkan energi, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel. Padahal, manfaatnya tak hanya itu saja lho, Mums, ada banyak manfaat vitamin B kompleks lainnya yang penting bagi si Kecil. Apalagi vitamin B kompleks termasuk golongan vitamin yang larut dalam air. Artinya, vitamin ini tidak bisa disimpan di dalam tubuh, sehingga perlu dikonsumsi secara rutin dengan kadar yang sesuai batas normal. Yuk, cari tahu jenis vitamin B serta manfaatnya bagi si Kecil di bawah ini. 

Jenis Vitamin B Kompleks dan Manfaatnya

  1. Vitamin B1

    Jenis vitamin B kompleks yang pertama yaitu vitamin B1 atau tiamin. Vitamin B1 bermanfaat untuk menjaga sistem saraf agar tetap sehat dan membantu kinerja metabolisme tubuh dalam menghasilkan energi dan nutrisi bagi si Kecil. Selain itu, tiamin juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan fungsi sel serta jaringan dalam tubuh. 

    Sesuai Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan RI, jumlah asupan vitamin B1 yang direkomendasikan bagi anak-anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 0,5 mikrogram (mcg) per hari. Mums bisa melengkapi kebutuhan harian vitamin B1 dari sejumlah makanan, seperti nasi merah, roti gandum, pisang, jeruk, kacang-kacangan, dan sereal. 

  2. Vitamin B2

    Vitamin B2 atau riboflavin termasuk vitamin B kompleks yang berperan penting untuk menjaga kesehatan kulit, mata, dan sistem saraf, serta membantu proses pencernaan protein, karbohidrat, dan lemak dalam makanan. Vitamin B2 juga dapat membantu meningkatkan energi dalam tubuh. Menurut AKG Kemenkes RI, jumlah kecukupan vitamin B2 bagi anak-anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 0,5 mikrogram (mcg) per hari. Mums bisa mendapatkan manfaat vitamin B kompleks ini dari susu, kuning telur, ikan salmon, ikan tuna, daging, kacang kedelai, kacang almond, dan gandum. 

  3. Vitamin B3

    Vitamin B kompleks selanjutnya adalah vitamin B3 atau niasin. Vitamin ini bermanfaat untuk menjaga fungsi sistem saraf, menjaga kesehatan kulit, dan membantu tubuh menghasilkan energi. Jumlah asupan vitamin B3 lebih besar dibandingkan vitamin B1 dan B2, yaitu sekitar 6 miligram (mg) per hari. Mums bisa mendapatkan asupan vitamin B kompleks ini dari daging merah, daging putih, ikan, dan telur. 

  4. Vitamin B5

    Jenis vitamin B kompleks yang tak kalah penting yaitu untuk mendukung produksi hormon dalam tubuh dan mengoptimalkan pertumbuhan. Vitamin yang disebut asam pantotenat ini perlu dipenuhi oleh anak-anak usia 1-3 tahun sekitar 2 miligram (mg) per hari. Vitamin B5 dapat Mums temukan hampir di semua jenis sayuran, makanan gandum, dan daging. 

  5. Vitamin B6

    Vitamin B kompleks yang satu ini memiliki peran penting dalam pembentukan hemoglobin dalam tubuh. Hemoglobin merupakan komponen sel darah merah yang berfungsi untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, vitamin B6 juga berperan dalam mengubah protein dan karbohidrat dari makanan menjadi sumber energi. Bahkan, vitamin B6 juga dapat memengaruhi sistem saraf dan perkembangan otak anak, sehingga membantu mengoptimalkan kemampuan kognitif si Kecil. 

    Menurut AKG Kemenkes RI, jumlah asupan vitamin B6 yang ideal untuk anak-anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 0,5 milligram (mg) per hari. Mums bisa mendapatkan vitamin B6 dari susu, kacang-kacangan, kentang, ikan, daging ayam, dan pisang. 

  6. Vitamin B7

    Jenis vitamin B kompleks lainnya adalah vitamin B7 atau biotin. Sama seperti vitamin B6, biotin juga bermanfaat untuk membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Tak hanya itu, vitamin B7 juga diketahui berperan dalam menjaga kesehatan mata, kulit, organ hati, rambut, dan sistem saraf anak. 

    Jumlah asupan vitamin B7 cenderung lebih sedikit dibandingkan vitamin B kompleks lainnya, yaitu sekitar 8 mikrogram (mcg) untuk anak-anak usia 1-3 tahun. Mums bisa mendapatkan vitamin B7 dengan memberikan si Kecil daging ayam, kuning telur, kacang-kacangan, biji-bijian, jeroan, kembang kol, pisang, jamur, alpukat, dan sereal.

  7. Vitamin B9

    Salah satu jenis vitamin B kompleks yang paling dikenal adalah vitamin B9 atau asam folat. Vitamin B9 memiliki peran penting dalam produksi sel darah merah untuk mencegah anemia pada anak. Selain itu, vitamin B9 juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. 

    Jumlah asupan vitamin B9 (asam folat) untuk anak berusia 1-3 tahun yaitu sekitar 160 mikrogram (mcg). Sumber vitamin B9 yang alami bisa Mums dapatkan dalam ikan, telur, hati sapi, hati ayam, brokoli, bayam, kubis, lobak, selada, buncis, kacang merah, kacang polong, kacang tanah, alpukat, pisang, pepaya, jeruk, dan sereal. 

  8. Vitamin B12

    Tahukah Mums bahwa peran vitamin B12 dan vitamin B9 saling bekerjasama untuk meningkatkan sistem imun si Kecil lho. Manfaat lainnya dari vitamin B12 yaitu dapat membantu mengubah makanan menjadi sumber energi dan menjaga kesehatan sistem saraf. Menurut AKG Kemenkes RI, jumlah asupan vitamin B12 yang diperlukan anak-anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 1,5 mcg. Mums bisa mendapatkan jenis vitamin B kompleks ini dari susu dan produk olahannya, ikan, daging merah, daging putih, dan telur. 

    Baca juga: 6 Vitamin buat Anak Beserta Manfaatnya

Efek Samping Kekurangan Vitamin B Kompleks 

Kekurangan vitamin B kompleks dapat menimbulkan masalah kesehatan yang beragam. Hal ini tergantung dari jenis vitamin B yang jumlahnya kurang di dalam tubuh si Kecil. Nah, berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat kurangnya asupan vitamin B kompleks, di antaranya:

  • Kekurangan vitamin B1

    Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan penyakit beri-beri dan Sindrom Wernicke-Korsakoff. Gejala beri-beri terlihat dari gejala sesak napas, gerakan mata tidak normal, detak jantung meningkat, kaki bengkak, dan muntah. Sementara, Sindrom Wernicke-Korsakoff merupakan gangguan pada otak.

  • Kekurangan vitamin B2

    Kekurangan vitamin B2 dapat dikenali dengan munculnya gejala anemia, mata merah, kulit kering, bibir pecah, infeksi rongga mulut, dan sensitif terhadap cahaya. 

  • Kekurangan vitamin B3

    Tanpa vitamin B3 yang cukup, tubuh akan mudah mengalami kelelahan, gangguan pencernaan, sariawan, muntah, diare, mulut bengkak, lidah memerah, dan kesulitan berkonsentrasi. 

  • Kekurangan vitamin B5

    Kekurangan vitamin B5 merupakan kasus yang langka, tetapi efek sampingnya bisa terlihat dari gejala tubuh mudah lelah, sakit kepala berkelanjutan, mudah emosi, mual, rambut rontok, gangguan pencernaan, dan denyut jantung meningkat.

  • Kekurangan vitamin B6

    Kekurangan vitamin B6 dapat meningkatkan risiko gangguan otak, mual, otot berkedut, kesemutan, serta nyeri berlebihan pada tangan dan kaki.

  • Kekurangan vitamin B7

    Kekurangan jenis vitamin B kompleks ini bisa Mums kenali dengan munculnya gejala berupa rambut rontok, kulit kering, mata kering, kelelahan, dan depresi. 

  • Kekurangan vitamin B9

    Tanpa vitamin B9 yang cukup, tubuh bisa mengalami gangguan kesehatan, seperti tubuh terasa lelah, sesak napas, sariawan, serta pertumbuhan tubuh yang buruk. 

  • Kekurangan vitamin B12

    Asupan vitamin B12 yang tidak memadai ditandai dengan penyakit kuning, anemia, kehilangan nafsu makan, gangguan penglihatan, susah BAB, hingga sesak napas. 

Asupan vitamin B kompleks bisa Mums dapatkan juga dalam susu Friso Gold 3. usu pertumbuhan ini mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Susu Friso Gold 3 termasuk susu bernutrisi tinggi yang diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang