Lompat ke isi utama
Kewajiban seorang ibu

8 Kewajiban Seorang Ibu dalam Keluarga

Kewajiban seorang ibu sangat penting untuk keharmonisan keluarga, tetapi harus ada dukungan suami di dalamnya. Apa saja peran yang harus dilakukan?

Dalam sebuah keluarga, setiap anggota memiliki kewajiban dan hak masing-masing yang perlu dilakukan. Kewajiban ini berjalan beriringan dengan hak yang diterima oleh masing-masing anggota keluarga, seperti halnya sebuah hubungan sebab akibat. 

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah kewajiban seorang Ibu dalam keluarga. Seperti yang kita ketahui ya, Mums, menjadi seorang Ibu itu tidak mudah. Ada banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dijalani demi menciptakan keluarga yang harmonis. 

Kewajiban seorang Ibu sering kali dikaitkan sebagai sosok yang hanya mengurus rumah, padahal tanggung jawabnya lebih besar daripada itu. Setiap Ibu harus melakukan banyak kewajiban tanpa mengenal rasa lelah. 

Itulah yang menjadikan semua Ibu sebagai sosok yang hebat dan harus dihormati oleh anak-anak, suami, dan anggota keluarga lainnya. Maka dari itu, kewajiban seorang Ibu perlu kita pahami bersama agar Mums juga bisa mendapatkan haknya dalam keluarga. 

Apa Saja Kewajiban Seorang Ibu dalam Keluarga?

Setiap keluarga bisa jadi memiliki pembagian kewajiban yang berbeda antara ayah dan ibu. Secara umum, berikut ini beberapa kewajiban seorang Ibu yang perlu Mums ketahui, antara lain:

  1. Memastikan kesehatan anak

    Kewajiban seorang Ibu yang pertama yang memastikan anak tumbuh dengan baik. Aspek ini tidak hanya penting terhadap kesehatan fisik anak, tetapi juga disertai dengan kesehatan mental yang baik. 

    Baik kesehatan fisik dan mental diperlukan untuk kehidupan anak di masa depan karena 2 aspek ini akan memengaruhi kebahagiaan, kesehatan, dan kesuksesannya di masa mendatang. 

    Namun sayangnya, saat ini masih banyak orang tua yang hanya fokus terhadap kesehatan fisik anak. Padahal, kesehatan mental tidak hanya diartikan sebagai kondisi mental anak yang tidak mengalami gangguan mental, tetapi juga mencakup kemampuan untuk berpikir dengan jernih, mengendalikan emosi, dan bersosialisasi dengan baik.

    Anak yang memiliki kesehatan mental yang baik, maka akan memiliki karakter positif yang berpengaruh di masa depan. Itulah sebabnya, kewajiban seorang Ibu perlu memastikan bahwa anak tumbuh sehat secara jasmani dan rohani. 

  2. Mendidik anak

    Kewajiban seorang Ibu yang tak kalah penting yaitu mendidik anak untuk bisa bermanfaat dan memiliki kepribadian yang positif di masa depan. Jadi, kewajiban mendidik seorang anak bukan hanya tugas guru di sekolah, tetapi Mums juga berperan penting. Bahkan, banyak yang menganggap bahwa Mums adalah pendidik pertama bagi buah hatinya. Sebab, sebelum anak masuk usia sekolah, ia sebaiknya sudah banyak belajar dari orang tuanya di rumah. 

    Kewajiban seorang Ibu dalam mendidik anak mencakup pendidikan intelektual, iman, moral, sosial, psikologis, maupun fisik. Oleh karena itu, sebagai seorang Ibu, Mums dianjurkan bisa menjadi panutan bagi buah hati dalam kehidupan sehari-hari. 

  3. Mengajarkan tanggung jawab kepada anak

    Kewajiban seorang Ibu juga harus bisa mengajarkan tanggung jawab kepada anak. Sikap tanggung jawab ini harus didukung dengan tindakan yang jujur, adil, berani, dan empati. Mums sebaiknya sudah bisa menerapkan sikap ini sejak dini agar anak-anak terbiasa hingga ia dewasa. 

  4. Memberikan ruang untuk anak berkembang

    Tak hanya itu, kewajiban seorang Ibu juga harus memberikan ruang yang tepat bagi anak-anak untuk bisa berkembang. Meskipun Mums memiliki ‘power’ yang besar dalam keluarga, bukan berarti Mums harus mengekang setiap tindakan anak. Hal tersebut justru akan berdampak buruk. Sebab, anak-anak akan lebih memberontak jika terlalu dikekang oleh orang tuanya. Oleh karena itu, tanamkan sikap saling percaya satu sama lain sejak dini agar si Kecil bisa tumbuh menjadi anak yang bertanggung jawab atas segala tindakan yang ia perbuat.

    Memberikan ruang kepada anak untuk berkembang bukan berarti Mums lepas tangan begitu saja, ya. Mums tetap harus memantau setiap tindakan anak dan memastikan bahwa ia bisa membedakan antara yang baik dan buruk dalam kehidupannya. 

  5. Menanamkan kepercayaan dan kenyamanan

    Kewajiban seorang Ibu juga perlu menanamkan kepercayaan dan kenyamanan anggota keluarga agar tercipta hubungan yang harmonis. Sebenarnya ini bukanlah tugas Mums seorang diri, namun perlu ada peran suami dan anak-anak yang saling bekerja sama. Namanya sebuah keluarga, Mums tidak bisa bekerja memenuhi semua kewajiban sendiri, perlu ada kerja sama yang baik antar anggota demi menanamkan sikap saling percaya dan nyaman satu sama lain. 

  6. Mempererat hubungan keluarga

    Menjaga hubungan antar anggota keluarga juga termasuk salah satu kewajiban seorang Ibu dalam keluarga. Mums merupakan sosok yang dekat dengan suami maupun anak. Itulah sebabnya, terkadang peran Mums bisa menjadi perantara untuk meningkatkan keharmonisan antara suami dan anak-anak. 

  7. Mengelola keuangan keluarga

    Di samping itu, kewajiban seorang Ibu juga perlu mengelola keuangan keluarga dengan baik. Hal ini penting dilakukan agar bisa mencukupi seluruh kebutuhan keluarga sesuai dengan alur pemasukan dan pengeluaran yang terkendali. 

    Biasanya setelah suami memberikan uang bulanan kepada Mums, maka Mums harus bisa membagi semua uang tersebut untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja bahan makanan untuk keluarga, listrik, telepon, uang sekolah, tabungan, dana darurat, hiburan, dan lain sebagainya.

  8. Menyajikan makanan bergizi seimbang

    Kewajiban seorang ibu yang tak kalah penting yaitu menyajikan makanan bergizi seimbang untuk anggota keluarga, terutama anak-anak. Seperti yang Mums ketahui, anak membutuhkan asupan nutrisi berkualitas sejak dalam kandungan hingga lahir. 

    Maka dari itu, kewajiban ini sangat penting untuk menentukan tumbuh kembang anak. Jika Mums mengonsumsi makanan bergizi seimbang sejak masa kehamilan, maka kemungkinan besar buah hati yang lahir pun bisa sehat.

    Kewajiban seorang ibu tak sampai di situ saja, Mums juga perlu melanjutkan pemberian makanan bergizi untuk MPASI anak, makanan padat, dan seterusnya. Bagi anak yang berusia di atas 1 tahun, sebaiknya Mums memberikan ia asupan nutrisi tambahan seperti susu pertumbuhan.

    Susu pertumbuhan ini bisa mendukung kebutuhan gizi harian anak sekaligus mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Mums pasti ingin melihat si Kecil tumbuh pintar, sehat, dan tinggi, bukan? Nah, di sinilah peran susu pertumbuhan diperlukan.

    Susu FRISO Gold 4 bisa menjadi solusi tepat karena mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Selain itu, susu pertumbuhan ini juga mengandung prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu agar membantu anak kuat dari dalam.

Kewajiban Seorang Ibu Harus Didukung oleh Peran Suami

Kewajiban seorang ibu memang cukup berat. Itulah sebabnya, peran suami sangatlah penting untuk mendukung kewajiban tersebut terealisasi dengan baik. Tanpa dukungan dan kerja sama suami, kewajiban seorang ibu bisa saja kurang optimal dalam menciptakan keharmonisan keluarga. Di sinilah pentingnya kerja sama antara Mums dan Dads sebagai suami istri dan orang tua dalam berbagi peran dan kewajiban untuk mengasuh dan merawat anak-anak. 

Dalam hal ini, seorang Dads juga memiliki kewajiban untuk mendidik anak, memastikan kesehatannya, menanamkan kepercayaan dan keamanan, mengajarkan tanggung jawab, dan memastikan bahwa setiap anggota keluarga memiliki tempat bernaung yang tepat. Ini karena Dads merupakan sosok kepala keluarga yang harus memastikan bahwa semuanya berjalan dengan sebagaimana mestinya. 

Melihat besarnya kewajiban seorang Ibu dalam keluarga, wajar bila setiap anak perlu menghormati Mums sebagai orang tua yang telah mengandung, melahirkan, dan merawatnya dengan sepenuh hati. Tidak ada apresiasi yang lebih berharga bagi seorang Mums melainkan rasa hormat dari anak serta dukungan tulus dari suami. Untuk itu, sebaiknya Mums tidak perlu membandingkan diri dengan Mums lainnya karena setiap Mums itu istimewa dan punya cara tersendiri untuk membahagiakan keluarga. Tetap semangat ya, Mums! 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang