Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Anak Susah Makan

8 Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya

Nafsu makan si Kecil memang susah ditebak. Ada kalanya ia sangat lahap menyantap makanan, tetapi di lain waktu ia menolak makanan yang Mums berikan. Banyak penyebab anak susah makan, bisa karena sedang bosan, merasa tertekan, hingga sedang mengalami gangguan kesehatan. Mums perlu mengetahui penyebab anak susah makan agar bisa mengatasinya dengan tepat. Sebab, jika kondisi ini dibiarkan dalam waktu yang lama, mungkin saja si Kecil akan mengalami masalah yang lebih serius, seperti kekurangan gizi. Mums pasti tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Oleh karena itu, ketahui dulu penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya yuk! 

  • Penyebab anak susah makan: Takut mencoba makanan baru

    Penyebab anak susah makan biasanya karena memiliki ketakutan tersendiri mengenai makanan tertentu. Ketakutan ini bisa karena aroma, bentuk, tampilan, tekstur, atau rasa makanan yang masih baru bagi si Kecil. Kondisi ini umumnya dialami oleh anak yang baru saja mencoba makanan jenis baru atau pernah mencobanya tapi tidak suka. Mums perlu memberikan contoh dan meyakinkan si Kecil bahwa makanan tersebut enak dan sehat. 

  • Penyebab anak susah makan: Merasa tertekan

    Penyebab anak susah makan juga bisa berasal dari sikap orang tua yang berlebihan lho, Mums. Ada sikap orang tua yang justru membuat si Kecil merasa tertekan sehingga jadi susah makan. Beberapa sikap orang tua yang menjadi penyebab anak susah makan di antaranya memaksa dan mengomeli si Kecil untuk menghabiskan makanannya, mengawasi setiap gerakan si Kecil, terlalu banyak bicara, atau selalu ingin menyuapi si Kecil padahal ia sedang berusaha makan sendiri. 

  • Penyebab anak susah makan: Bosan

    Penyebab anak susah makan yang biasa dirasakan oleh si Kecil adalah munculnya rasa bosan terhadap jenis makanan tertentu. Kondisi ini muncul jika Mums selalu memberikan satu jenis makanan untuk si Kecil. Mungkin pada awalnya ia akan lahap menyantap makanan tersebut dan menjadi menu kesukaannya, tetapi jika kebiasaan tersebut terus berulang, maka bisa menjadi penyebab anak susah makan dan menolak untuk mengonsumsi makanan tersebut lagi. 

  • Penyebab anak susah makan: Hanya ingin makanan cepat saji

    Zaman sekarang banyak orang tua yang memilih makanan cepat saji yang lebih praktis karena faktor kesibukan. Padahal, jika hal ini dilakukan secara berulang justru bisa membentuk pola hidup yang tidak sehat. Makanan cepat saji umumnya banyak mengandung garam, gula, dan rendah nutrisi. Jika dikonsumsi berlebihan, makanan tidak sehat ini bisa menyebabkan anak susah makan makanan sehat, mengalami diabetes, kegemukan atau obesitas, dan tekanan darah tinggi. 

  • Penyebab anak susah makan: Picky eater 

    Jika si Kecil susah makan atau hanya ingin mengonsumsi satu jenis makanan yang itu-itu saja, ada kemungkinan ia merupakan picky eater atau suka pilih-pilih makanan. Sebagian besar anak yang picky eater memiliki pola makan yang tidak teratur. Misalnya, si Kecil lebih sering mengonsumsi makanan ringan dibandingkan makanan utamanya. Selain itu, penyebab anak susah makan karena picky eater bisa karena makanan terasa aneh di lidahnya dan makanan yang disajikan membosankan. 

    Baca juga: 5 Tanda Malnutrisi pada Anak, Ketahui Sebelum Terlambat Mums!

  • Penyebab anak susah makan: Mengalami gangguan kesehatan

    Si Kecil tiba-tiba jadi susah makan? Hati-hati, kemungkinan ia sedang mengalami gangguan kesehatan. Ada beberapa masalah kesehatan yang menyebabkan anak susah makan, di antaranya radang tenggorokan, sariawan, sakit gigi, sembelit, demam, mual dan muntah, anemia, flu, sakit perut, hingga infeksi saluran kemih. Jika kondisi si Kecil tak kunjung membaik, segeralah bawa ia ke dokter untuk mendapat penanganan yang lebih tepat. 

  • Penyebab anak susah makan: Terlalu banyak ngemil 

    Memberikan makanan selingan di antara waktu makan utama si Kecil memang baik, tetapi jika porsinya terlalu berlebihan justru tidak baik bagi kesehatan dan tumbuh kembangnya lho, Mums. Jika si Kecil terlalu banyak mengonsumsi camilan, kemungkinan ia akan merasa kenyang saat waktu makan utamanya tiba. Akibatnya, tubuh si Kecil tidak mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang dan berdampak pada tumbuh kembangnya. 

  • Penyebab anak susah makan: Tidak fokus 

    Penyebab anak susah makan juga bisa karena fokusnya terganggu oleh hal atau kegiatan lain. Kondisi ini biasanya dialami oleh anak-anak yang sudah kecanduan bermain gadget, terlalu sering menonton TV, atau kegiatan lain yang menyita waktu makannya. Oleh karena itu, hindari melakukan kegiatan lain saat si Kecil makan agar ia fokus terhadap makanan yang ia konsumsi. Buatlah kondisi makan bersama dengan nyaman, tenang, dan menyenangkan agar si Kecil lahap menyantap makanan tersebut. 

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Seperti yang telah disebutkan, penyebab anak susah makan memang cukup beragam. Mums perlu mengetahui setiap penyebabnya agar bisa mengatasi kondisi ini dengan tepat. Namun Mums tidak perlu khawatir ya, berikut ini ada beberapa langkah awal mengatasi anak susah makan, di antaranya: 

  • Buat jadwal makan yang tepat

    Membuat jadwal makan yang tepat sangat penting bagi anak yang berusia di bawah 5 tahun. Kebiasaan ini bisa membuat si Kecil mengerti konsep lapar dan haus sehingga nutrisi hariannya dapat terpenuhi dengan optimal. Cara membuat jadwal makan yang tepat tidak sulit, Mums cukup mengingatkan si Kecil sekitar 5-10 menit sebelum jam makan bahwa sebentar lagi sudah masuk waktu makan. 

    Selain itu, Mums juga perlu disiplin membuat jam makan yang teratur, misalnya sarapan antara pukul 06.00-07.00 pagi, dilanjutkan dengan makan siang antara pukul 12.00-13.00, dan terakhir makan malam antara pukul 18.00-19.00. Di antara jam makan utama tersebut, Mums bisa sediakan waktu untuk makan selingan atau camilan sehat bagi si Kecil. 

    Baca juga: Cegah Anak Kekurangan Gizi dengan Susu Bebas Sukrosa

  • Kenalkan si Kecil dengan rutinitas sehari-hari

    Setelah membuat jadwal makan yang teratur dan tepat, Mums juga perlu mengenalkan si Kecil dengan rutinitas sehari-hari agar ia mengetahui jam berapa ia bangun, makan, tidur, dan bermain. Biasanya si Kecil akan merasa lebih nyaman dengan rutinitas dan jadwal yang bisa ia prediksi. 

  • Berikan makanan sehat yang bervariasi

    Seperti yang Mums ketahui, salah satu penyebab anak susah makan adalah rasa bosan. Oleh karena itu, Mums harus mengolah dan menyajikan makanan sehat yang bervariasi setiap harinya. Seimbangkan asupan nutrisi dalam menu makanan si Kecil, mulai dari makanan sumber karbohidrat, protein, serat, lemak, vitamin, dan mineral. Bila perlu, Mums sajikan makanan sehat dengan bentuk yang menarik agar si Kecil ingin segera melahap makanan tersebut. Selain itu, Mums juga sebaiknya mengolah berbagai jenis makanan dengan tepat. Hindari memasak dan memanaskan makanan lebih dari satu kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak.

  • Ciptakan waktu makan yang nyaman dan menyenangkan

    Ciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan saat si Kecil makan. Jika suasana nyaman dan menyenangkan, mungkin saja si Kecil akan menantikan waktu makan bersama keluarga. Hindari memaksa dan memarahi si Kecil jika ia sedang tidak nafsu makan ya, Mums. Dalam menerapkan pola makan si Kecil, Mums harus sabar dan konsisten agar si Kecil mau menghabiskan makanannya. Namun, jika si Kecil susah makan dalam waktu yang lama, sebaiknya konsultasi dengan dokter atau ahli gizi agar mendapat penanganan yang lebih tepat. 

  • Berikan si Kecil camilan sehat

    Makanan utama saja tidak cukup untuk memenuhi asupan nutrisi harian anak-anak. Mums perlu menyediakan dua kali camilan sehat di antara jam makan utama, agar kebutuhan nutrisi si Kecil bisa terpenuhi secara optimal. Hindari memberikan si Kecil camilan tinggi gula (sukrosa) dan garam. Sebab, camilan tidak sehat tersebut bisa mengganggu tumbuh kembang si Kecil. 

  • Dorong si Kecil untuk berani mencoba hal baru

    Mums juga perlu mendorong si Kecil untuk berani mencoba berbagai makanan yang belum pernah ia konsumsi sebelumnya. Hal ini bisa mengurangi si Kecil menjadi picky eater dan susah makan karena rasa takut terhadap rasa, tekstur, dan warna makanan baru. 

Itulah beberapa penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya yang bisa Mums lakukan di rumah. Kondisi anak susah makan memang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Namun, Mums tidak perlu khawatir karena kebutuhan gizi harian si Kecil bisa dioptimalkan dengan pemberian susu pertumbuhan yang kaya akan nutrisi. Susu FRISO Gold 3 merupakan susu pertumbuhan yang mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Susu FRISO Gold 3 kaya akan nutrisi tinggi yang diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang