Lompat ke isi utama
9 Kandungan Gizi Susu yang Penting untuk si Kecil

9 Kandungan Gizi Susu yang Penting untuk Anak

Kandungan gizi susu berperan besar dalam setiap tahapan tumbuh kembang anak. Simak 9 kandungan gizinya di sini, dan cukupi kebutuhan nutrisi hariannya anak!

Setiap fase tumbuh kembang anak memerlukan asupan nutrisi dalam takaran yang tepat agar dapat berjalan secara optimal. Setiap nutrisi tersebut bisa didapatkan dari sumber makanan dan minuman sehat yang bisa dengan mudah Mums temukan, baik pada sayur, buah, daging, kacang-kacangan dan sebagainya. Dalam deretan ini, tidak dapat dilupakan pula minuman sehat seperti susu. Nyatanya kandungan gizi susu dinilai cukup lengkap, dan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi hariannya.

Kandungan gizi pada susu mungkin yang paling dikenal adalah Kalsium yang berperan dalam tumbuh kembang tulang anak. Namun tahukah Mums jika kandungan gizi susu tidak hanya Kalsium saja? Terdapat beberapa kandungan lain seperti ALA, LA, Prebiotik, Nukleotida, Vitamin A, VItamin C, Vitamin E, Zinc, Zat Besi serta Selenium. Setiap nutrisi ini memiliki peran dan fungsi masing-masing dalam tumbuh kembang anak.

Baca JugaMenjaga Konsentrasi dan Fokus saat Belajar Online

Untuk memahami setiap manfaat nutrisi tersebut, Mums dapat melihatnya pada poin-poin di bawah ini.

ALA dan LA

Secara umum kandungan ALA dan LA dalam susu bermanfaat sebagai bahan baku pembentuk DHA dan AA di dalam tubuh. ALA dan LA diperlukan dalam mendukung tumbuh kembang otak dan kecerdasan anak serta sistem penglihatannya agar dapat tumbuh dengan optimal. Dengan asupan ALA dan LA yang cukup, idealnya anak akan tumbuh pintar, tanggap dan memiliki sistem penglihatan yang bekerja optimal.

Prebiotik

Kandungan gizi susu yang satu ini berperan sebagai sumber makanan utama bakteri baik yang berada pada organ pencernaan anak. Jika asupan Prebiotik tercukupi maka bakteri baik dapat bekerja dengan optimal untuk menjaga kesehatan organ pencernaan sekaligus membantu penyerapan Kalsium yang masuk dalam tubuh anak.

Baca Juga5 Penyebab Anak Tidak Percaya Diri, Hindari Kebiasaan Ini

Nukleotida

Nutrisi ini berperan besar dalam pembentukan RNA dan DNA secara umum. Untuk itu, asupan Nukleotida juga diperlukan agar susunan DNA dan RNA terstruktur dengan baik. Hal ini akan berefek pada metabolisme anak, sehingga menjadi salah satu nutrisi penting yang harus diperhatikan kecukupan asupan tiap harinya.

Vitamin A

Merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak dan dapat ditemukan pada daging, hati serta makanan lainnya. Tidak hanya berperan besar dalam menjaga kesehatan organ penglihatan, Vitamin A juga berperan dalam mendukung terbentuknya sistem daya tahan tubuh yang kuat. Dengan asupan Vitamin A yang cukup anak tidak akan mudah terserang penyakit diare, campak dan gangguan pernafasan.

Vitamin C

Berperan sebagai antioksidan dan antihistamin alami, vitamin yang satu ini juga menjadi salah satu kebutuhan tumbuh kembang anak yang optimal. Peran utamanya terletak pada pembentukan daya tahan tubuh anak dan pembentukan kolagen baru sehingga tubuh anak lebih kuat menghadapi paparan radikal bebas dan virus atau bakteri yang masuk melalui berbagai cara.

Baca JugaBagaimana Merawat Anak Kembar? Simak Penjelasannya

Vitamin E

Vitamin E dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, berperan dalam menjaga kondisi pembuluh darah tetap dalam ukuran normal sehingga darah dapat mengalir dengan lancar serta melindungi anak dari paparan radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker. Vitamin E juga membantu sel-sel tubuh melakukan fungsi vital sehingga anak dapat beraktivitas dan tumbuh dengan optimal.

Zinc

Meski diperlukan hanya dalam jumlah cenderung sedikit, Zinc harus tetap dipenuhi kebutuhan hariannya karena memegang peranan penting dalam menjaga metabolisme anak dan proses tumbuh kembangnya. Zinc juga berfungsi untuk menjaga laju pertumbuhan tetap normal, perkembangan otak serta menjaga kekebalan tubuh agar tetap dalam kondisi baik.

Zat Besi

Peran Zat Besi yang krusial untuk tumbuh kembang anak terletak pada fungsinya untuk mendukung kecerdasan, perilaku dan kemampuan motorik anak. Zat Besi juga diperlukan dalam pembentukan sel darah merah, sehingga berpengaruh langsung pada tumbuh kembang fisik dan otak anak. Kecukupan asupan Zat Besi harus dipastikan agar dalam jangka panjang anak tetap dapat tumbuh dengan normal.

Selenium

Setidaknya ada tiga fungsi utama dari kandungan gizi susu yang satu ini. Diantaranya adalah menjaga metabolisme hormon tiroid dan sintesis DNA, membantu menjaga sistem kekebalan dan daya tahan tubuh, serta membantu fungsi kognitif otak anak. Mengingat perannya yang besar, kebutuhan akan Selenium wajib dipenuhi agar anak dapat tumbuh dengan optimal pula.

Baca JugaIngin anak Semakin Cerdas? Coba 5 Aktivitas Fisik Ini

Nah, karena setiap nutrisi yang disebutkan di atas memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang dan menjaga kesehatan fisik dan organ dalam anak, sudah menjadi kewajiban Mums untuk memastikan kebutuhan nutrisi hariannya terpenuhi. Selain makanan dan minuman yang bergizi, Mums juga dapat mengandalkan produk susu dengan kualitas nutrisi alami seperti Friso Gold 4. kandungan gizi susu alami terjaga dalam kualitas terbaik karena tanpa melewati proses pemanasan berlebih sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh anak. Friso Gold 4 juga dilengkapi dengan teknologi Locknutri yang menjaga kualitas alami nutrisi, Friso Gold merupakan pilihan tepat untuk mendampingi setiap fase tumbuh kembang anak yang optimal dan membuatnya #KuatdariDalam.