Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
9 Tanda Awal Kehamilan yang Sering Dirasakan Ibu Hamil

9 Tanda Awal Kehamilan yang Sering Dirasakan Ibu Hamil

Tanda awal kehamilan yang paling sering diketahui orang-orang adalah siklus menstruasi yang terlambat. Padahal, ada pula tanda awal kehamilan lainnya yang perlu Mums ketahui sejak awal. Kenapa? Karena tidak jarang banyak di antara wanita yang justru tidak sadar dirinya sudah hamil, entah karena siklus menstruasinya yang tidak teratur atau belum mengetahui kondisi tubuh saat hamil.

Bagi Mums yang sudah menunggu kehadiran buah hati, tanda awal kehamilan pasti jadi momen menakjubkan dan mengharukan. Oleh karena itu, penting bagi Anda mengetahui lebih awal tanda-tanda tersebut agar kondisi kesehatan janin yang dikandung bisa dipantau lebih cepat. Cara paling mudah mengetahui tanda awal kehamilan adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan atau test pack. Namun, sebelum itu, sebenarnya tubuh sudah mengirimkan sinyal-sinyal yang bisa jadi isyarat agar Anda peka. Berikut ada beberapa tanda awal kehamilan yang sering dialami wanita:

Perubahan Payudara

Tanda awal kehamilan yang paling umum selain terlambat menstruasi adalah perubahan payudara yang lebih kencang. Bahkan, ada juga Mums yang merasakan payudaranya terasa nyeri dan lebih sensitif. Umumnya, dalam minggu-minggu pertama kehamilan, payudara akan terasa lebih besar, kencang, dan keras dibandingkan biasanya. Hal ini karena adanya hormon kehamilan yang memberikan perubahan pada tubuh, fungsi organ, dan emosi Ibu hamil. Hormon kehamilan yang berkaitan dengan perubahan payudara antara lain hormon estrogen dan progesteron. Tanda awal kehamilan ini mulai terasa di usia kehamilan 4-6 minggu

Selain itu, perubahan juga terjadi pada puting dan areola yang menghitam karena hormon meningkatkan aliran darah menuju area tersebut untuk mempersiapkan produksi ASI. Di area sekitar puting susu pun biasanya akan muncul garis-garis urat. Tanda awal kehamilan pada bagian puting dan areola akan terasa di minggu ke-11. 

Mual dan Muntah

Mual dan muntah menjadi tanda awal kehamilan selanjutnya yang sering dialami oleh kebanyakan Mums. Di kalangan Ibu hamil, kondisi ini dikenal juga dengan istilah morning sickness karena mual dan muntahnya sering terasa di pagi hari. Melansir dari American Pregnancy Association (APA), sebanyak lebih dari 50 persen Ibu hamil mengalami morning sickness pada trimester pertama kehamilannya. Namun, kondisi ini akan terus berlanjut bagi beberapa Mums sampai trimester kedua atau bahkan sampai persiapan melahirkan. 

Tubuh Lebih Cepat Lelah 

Tubuh jadi sering cepat lelah meski tidak melakukan aktivitas yang berat? Bisa jadi itu tanda awal kehamilan yang Anda rasakan. Kebanyakan Ibu hamil akan merasakan lelah yang luar biasa walaupun usia kehamilannya baru satu minggu. Anda tidak perlu khawatir ya, kondisi seperti ini memang normal dialami oleh Ibu hamil hingga usia kandungan yang cukup besar. Kondisi ini muncul karena hormon progesteron akan meningkat drastis sehingga bisa mempengaruhi proses metabolisme tubuh. Tak hanya itu, jantung Ibu hamil juga akan memompa lebih cepat karena harus memberikan oksigen lebih banyak ke rahim, sehingga tubuh jadi cepat lelah. Hal yang bisa Mums lakukan untuk mengatasi tanda awal kehamilan ini adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi tinggi, minum air putih, istirahat yang cukup, serta menjaga tekanan darah. Bila tubuh Mums sangat lelah, bisa langsung konsultasikan ke dokter kandungan agar mendapat penanganan lebih lanjut agar kesehatan Ibu dan bayi terpantau. 

Keluar Bercak dari Vagina

Tanda awal kehamilan ini disebut juga sebagai perdarahan implantasi. Bercak darah yang keluar saat hamil berbeda dengan bercak darah saat menstruasi. Saat kehamilan, akan muncul embrio yang berhasil tertanam dalam pada dinding rahim. Saat embrio tersebut menempel, prosesnya bisa membuat dinding rahim terkikis sehingga menyebabkan keluarnya bercak dari vagina. Peradarahan implantasi ini akan muncul hanya berupa 1-2 tetes dengan warna merah muda yang kekuningan atau kecoklatan. Bercak darah bisa muncul kapan saja dalam kurun waktu 10-14 hari pembuahan dan biasanya berlangsung selama 1-3 hari. Dalam kondisi normal, perdarahan implantasi tidak akan muncul deras seperti menstruasi dan tidak berlangsung lebih dari 5-7 hari. Jika Mums mengalami kondisi tersebut, segera periksakan ke dokter, ya!

Indra Penciuman Lebih Sensitif

Adanya hormon kehamilan menyebabkan indra penciuman Mums lebih sensitif dari biasanya. Banyak Ibu hamil yang mengalami tanda awal kehamilan, seperti mudah pusing, mual, dan muntah saat mencium sesuatu. Padahal, sebelum hamil, mungkin saja bau-bauan tersebut terasa biasa dan tidak begitu mengganggu. Kondisi ini juga mempengaruhi kondisi ngidam yang sering Ibu Hamil rasakan. 

Kram Perut

Kram perut bisa muncul sebagai tanda awal kehamilan karena terjadinya proses implantasi embrio seperti pada kondisi perdarahan implantasi. Oleh karena itu, kondisi ini biasanya muncul bersamaan dengan keluarnya bercak dari vagina. Berbeda dengan saat menstruasi, kram perut di awal kehamilan biasanya tidak terlalu sakit, rasanya hanya seperti dicubit-cubit dan berlangsung singkat. Selain itu, kramnya akan terasa di satu bagian saja, misalnya jika embrio menempel di sisi kiri rahim, kram akan lebih terasa pada perut bagian kiri, bukan kanan. Sedangkan, kram perut saat menstruasi umumnya ditandai dengan rasa sakit yang terus menerus bahkan hingga seharian dan rasa sakitnya pun terkadang lebih menyeluruh. 

Perubahan Nafsu Makan

Perubahan nafsu makan yang dialami oleh masing-masing Mums cukup berbeda, ada yang mengalami penurunan nafsu makan karena lebih dulu merasa mual dan muntah, namun ada pula yang mengalami peningkatan nafsu makan. Tanda awal kehamilan ini merupakan kondisi yang normal karena ada kaitannya dengan pertumbuhan janin dalam kandungan. 

Dalam mengatasi perubahan nafsu makan ini, Mums diharapkan bisa lebih banyak mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, serta menambah asupan nutrisi lainnya sebagai pendukung untuk kesehatan Mums dan bayi. Salah satu nutrisi yang penting adalah susu sebagai sumber protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Frisomum Gold Dualcare+ bisa menjadi pilihan tepat untuk Mums karena susu ini diformulasikan khusus Ibu hamil dan menyusui yang kaya nutrisi. Selain itu, susu ini mengandung Prebiotik untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan, serta mengurangi konstipasi atau sembelit. 

Suasana Hati Mudah Berubah

Perubahan hormon kehamilan juga dapat menyebabkan suasana hati mudah berubah dan lebih sensitif. Tanda awal kehamilan ini wajar terjadi ya, Mums. Namun, bila suasana hati Mums lebih sering resah atau gelisah, coba komunikasikan dengan suami agar hati lebih tenang. Selain itu, Mums juga bisa berkonsultasi dengan dokter bila merasa khawatir berlebihan, karena jika tidak ditangani dengan cepat, maka akan menimbulkan risiko kesehatan terhadap bayi. Saat Mums stres, bayi di dalam kandungan pun akan ikut terkena dampaknya lho. 

Baca juga: Melatih Janin dengan Musik

Sakit Pinggang

Sebagian Mums juga pasti merasakan sakit pinggang sebagai tanda awal kehamilan. Kondisi ini muncul akibat dampak dari kram implantasi, sembelit, dan perut kembung di minggu-minggu awal kehamilan. Untuk mengatasi ini, sebaiknya Mums juga perlu berkonsultasi ke dokter agar sakit pinggang diobati dengan tepat. Selain itu, Mums juga perlu menjaga posisi tidur di alam hari agar rasa sakitnya tidak tambah parah. 

Lebih Sering Buang Air Kecil

Satu lagi tanda awal kehamilan yang sering tidak disadari adalah Mums jadi lebih sering buang air kecil dibandingkan biasanya. Kondisi ini muncul karena tingginya hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang menyebabkan aliran darah ke ginjal meningkat sehingga produksi urine pun meningkat pula. Umumnya, kondisi ini dialami Ibu hamil pada usia kehamilan 6-8 minggu.

Sering buang air kecil juga bisa berlanjut seiring usia kehamilan yang kian membesar, nah, kondisi ini disebabkan oleh kandung kemih yang tertekan oleh rahim, sehingga membuat Ibu hamil jadi sering buang air kecil. Tapi tenang saja ya, Mums, kondisi ini wajar terjadi pada ibu hamil.

Bila Mums merasakan tanda awal kehamilan seperti di atas, sebaiknya langsung cek menggunakan test pack untuk memastikan kehamilan lebih awal dengan hasil yang cukup akurat. Selain itu, Mums juga perlu periksa ke dokter untuk memastikan kehamilan ini, serta mengetahui kondisi janin dalam kandungan.

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang