Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Aktivitas-Ibu-dan-Bayi-Di-Momen-Ramadhan-Simak-Di-Sini

Aktivitas Ibu dan Bayi Di Momen Ramadhan, Simak Di Sini!

Beraktivitas di bulan Ramadhan dapat dijadikan sebagai momen untuk mempererat hubungan Mums dan si Kecil. Hubungan ibu dan anak, yang sudah sejak jaman dahulu menjadi hubungan yang unik, harus terus dipupuk, dan momen Ramadhan bisa jadi momen yang sangat baik. Mengapa demikian? Karena banyak yang dapat lakukan bersamanya untuk menghabiskan waktu.

Menghabiskan waktu bersama si Kecil, mulai dari ketika ia masih bayi, sangat direkomendasikan untuk membentuk ikatan yang erat. Selain itu, keberadaan Mums di sekitarnya akan membuat si Kecil merasa nyaman, sehingga tumbuh kembangnya dapat berjalan dengan lebih optimal.

Memanfaatkan waktu luang yang dimiliki di bulan Ramadhan, berikut beberapa kegiatan yang bisa Mums lakukan bersama si Kecil dalam rangka meningkatkan ikatan ibu dan bayi.

Sahur dan Berbuka Bersama

Tidak dapat dipungkiri ketika mendengar kata Ramadhan dan keluarga, sahur dan buka bersama menjadi momen yang paling identik. Nah, di sini Mums dapat mengajak si Kecil mempersiapkan makanan yang akan dimakan ketika sahur dan berbuka. Well, jika si Kecil belum melaksanakan puasa, Mums dapat memberikan tugas mencicipi makanan padanya.

Meski memang tidak kemudian menjadikan acuan apa yang dikatakan si Kecil mengenai masakan sebagai hal yang tepat, setidaknya Mums sudah memberikan ‘tanggung jawab’ padanya dan turut serta dalam pembuatan makanan. Si Kecil akan merasa bahwa ia melakukan sesuatu untuk Mums yang berguna, sehingga ia merasa semakin dekat dengan Mums.

Tidur Siang

Waktu siang hari merupakan waktu dimana rasa lapar dan dahaga mulai menyerang. Mums dapat memanfaatkan waktu ini untuk sejenak tidur siang bersama si Kecil. Selain agar fisik si Kecil beristirahat, ini juga berguna untuk membuat hubungan Mums dan si Kecil semakin hangat.

Dampingi waktu istirahat si Kecil dengan tidur tepat di sebelahnya. Berikan usapan lembut pada si Kecil agar dia semakin nyenyak dan nyaman ketika tertidur. Kehadiran Mums di sebelah si Kecil akan membuatnya merasa aman, karena ketika ia membuka mata ia akan langsung melihat orang yang paling disayanginya tepat di sebelahnya.

Kerjasama Ibu dan Bayi dalam Berbelanja

Well, bayi tidak selamanya diartikan sebagai anak yang belum bisa melakukan apapun bukan? Misal ketika usianya 3 tahun, Mums sudah dapat mengajaknya berbicara dengan aktif. Nah, untuk mengisi waktu selama bulan Ramadhan ini, Mums dapat mengajak si Kecil memilih barang belanjaan melalui aplikasi belanja yang Mums miliki.

Sebenarnya poin kedekatan bukan terletak pada bahan makanan apa yang si Kecil pilih, namun lebih kepada interaksi yang terjalin selama diskusi memilih bahan belanja dilakukan. Ketika si Kecil merasa berpartisipasi dalam kegiatan yang Mums lakukan, maka secara tak langsung ia akan merasa semakin nyaman dan percaya diri. Pada saat yang sama, hubungan Mums dan si Kecil akan menjadi lebih erat.

Beribadah Bersama

Ketika si Kecil mulai dapat diajak berbicara secara aktif dan mulai mampu memahami apa yang Mums lakukan, Mums bisa mengajaknya beribadah bersama sekaligus mengajarkan cara ibadah yang baik dan benar. Memang tidak harus menunggu momen Ramadhan, namun tentu pada nuansa seperti ini kegiatan ibadah bersama akan terasa semakin khusyuk.

Biarkan si Kecil memilih pakaian dan perlengkapan ibadahnya sendiri agar ia semakin bersemangat dalam beribadah. Selain baik untuk hubungan Mums dan si Kecil, momen ini juga baik untuk menanamkan nilai-nilai agama pada si Kecil. Siapa tahu kegiatan ibadah bersama juga bisa menanamkan ketaatannya pada aturan dan jadwal ibadah yang sesuai dengan ajaran agama.

Bernyanyi dan Bersenandung untuk si Kecil

Lalu bagaimana jika si Kecil belum mencapai usia yang bisa diajak berkegiatan bersama? Mums tetap dapat mengajaknya beraktivitas, namun tanpa melibatkan si Kecil. Pastikan saja si Kecil selalu berada di sekitar Mums agar ia merasakan kehadiran Mums. Setidaknya dengan begini ia akan selalu berasa nyaman.

Selain itu untuk meningkatkan rasa nyaman si Kecil, senandungkan atau nyanyikan lagu-lagu yang Mums ketahui dan memiliki irama yang tenang. Hal ini dapat membantu melatih respon si Kecil pada bunyi-bunyian yang didengarnya.

Sebenarnya aktivitas ibu dan bayi selama masa Ramadhan seperti ini tidak selalu harus sama dengan apa yang sudah dituliskan di atas. Poin-poin di atas hanya menjadi gambaran saja untuk Mums, sehingga dapat menghabiskan waktu dan menjadi lebih dekat dengan si Kecil.

Kedekatan ibu dan bayi harus terus dipupuk bersamaan dengan pertambahan usianya. Jangan lupa, penuhi setiap nutrisi yang diperlukannya setiap hari agar perkembangan dan pertumbuhannya dapat berjalan dengan optimal. Terakhir, selalu dampingi setiap fase tumbuh kembang dengan memberinya rangsangan sesuai dengan usia si Kecil.