Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Apa Penyebab Kolik pada Bayi? Simak Selengkapnya Di Sini!

Apa Penyebab Kolik pada Bayi? Simak Selengkapnya Di Sini!

Mendengar tangis si Kecil dalam waktu yang lama tentu bukan kabar yang baik untuk Mums. Selain mungkin cukup mengganggu, si Kecil yang menangis dalam kurun waktu relatif lama dapat merupakan salah satu pertanda ia mengalami kolik. Kolik pada bayi sendiri paling sering terjadi pada usianya antara 0 hingga 3 bulan, dan akan berangsur berkurang memasuki usia 4 bulan.

Tangis si Kecil akibat kolik biasanya terjadi dengan durasi hingga 3 jam atau lebih, pada waktu yang relatif sama setiap harinya dan tanpa penyebab yang jelas. Artinya tangisan ini bukan dikarenakan si Kecil mengalami suatu hal yang membuatnya kesakitan, namun hampir tanpa sebab sama sekali. Beberapa ahli juga masih belum dapat memastikan apa penyebab utama dari kolik ini.

Salah satu hal yang berpotensi menyebabkan kolik, yang cenderung umum, adalah gangguan pada sistem pencernaannya. Mungkin pada usia yang lebih dewasa, jika hal ini terjadi si Kecil dapat menyampaikannya secara langsung. Namun jika terjadi pada si Kecil pada usia bayi, tentu saja yang bisa dilakukannya hanya menangis.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kolik pada bayi yang disebabkan oleh gangguan pencernaannya? Berikut beberapa tips yang bisa Mums jadikan referensi agar si Kecil lekas sembuh dari koliknya.

Pola Makan

Pola makan ini tidak hanya berlaku untuk si Kecil, namun juga untuk Mums. Tentu, si Kecil pada rentang usia 0 hingga 3 bulan paling baik diberi ASI sebagai konsumsi utamanya. Pada konteks ini, perlu diperhatikan jadwal pemberian ASI pada si Kecil untuk menghindari perut si Kecil yang kosong dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Untuk Mums sendiri, yang perlu dilakukan adalah menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi. Segala bentuk makanan dan minuman yang Mums konsumsi akan diubah menjadi ASI kemudian menjadi konsumsi utama si Kecil. Jika Mums mengkonsumsi makanan yang kurang bernutrisi, bisa jadi ASI yang diproduksi juga menjadi kurang bernutrisi dan tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi si Kecil.

Susu Formula

Jika mungkin Mums memberikan susu formula sebagai pendamping ASI, perhatikan benar-benar apa kandungan yang ada dalam susu formula tersebut. Selain itu juga pastikan susu formula yang diberikan pada si Kecil cocok untuknya. Jangan sampai pemberian susu formula sebagai tambahan nutrisi justru malah membuatnya mengalami alergi atau mengganggu kesehatannya.

Untuk mendapatkan susu formula yang tepat, Mums bisa berkonsultasi dengan ahli nutrisi atau dokter anak kepercayaan Mums. Memang setiap susu formula yang ada di pasaran menjual berbagai kelebihan dan menjanjikan berbagai keuntungan. Namun perlu diingat bahwa si Kecil juga merupakan seseorang yang unik dan mungkin saja memiliki hal berbeda dari anak kebanyakan sehingga perlu perhatian dan perlakuan khusus.

Posisi Menyusui

Proses menyusui si Kecil merupakan proses dimana Mums dan si Kecil berinteraksi secara intim. Sentuhan langsung pada tubuh si Kecil dapat membuatnya nyaman dan merangsang pertumbuhannya secara optimal. Rasa nyaman tersebut yang terkadang luput dari perhatian Mums. Yang dapat mempengaruhi kenyamanannya adalah posisi Mums ketika menyusui.

Pastikan Mums menegakkan badan ketika menyusui dan memposisikan si Kecil sedemikian rupa sehingga ia dapat menyusu dengan nyaman. Lakukan secara perlahan dan biarkan si Kecil menyusu selama yang diperlukan. Kolik tidak jarang dipicu oleh adanya gas dalam perut yang terjebak karena si Kecil menyusu terlalu cepat. Kendalikan tempo menyusunya dengan sesekali melepaskan si Kecil jika dirasa ia menyusu terlalu cepat.

Penanganan

Poin sebelumnya ditujukan untuk menghindari terjadinya kolik akibat pola makan atau cara menyusunya. Untuk penanganan sendiri mengingat si Kecil masih berusia sangat muda, sangat direkomendasikan untuk membawanya ke dokter secara langsung jika kolik terjadi. Gerakan memijat pada perutnya dapat menjadi pertolongan pertama, tapi selanjutnya segera bawa si Kecil ke dokter

Meski kolik akan berkurang dengan sendirinya, tapi selama si Kecil mengalami kolik maka ia akan selalu rewel dan menangis setiap saat. Ingat ya Mums, ketika si Kecil terus menangis maka tumbuh kembangnya juga akan terhambat. Penyerapan nutrisi yang masuk melalui ASI tidak akan berjalan optimal sehingga tumbuh kembangnya akan terganggu.

Kolik sendiri sebenarnya bukan gangguan atau penyakit yang sangat berbahaya, namun tetap dapat mempengaruhi tumbuh kembang si Kecil pada masa emas tumbuh kembangnya. Sangat disayangkan bukan Mums jika tumbuh kembangnya terganggu akibat hal yang bisa ditangani secara cepat?

Kolik pada bayi dapat disebabkan berbagai hal. Hal terbaik yang bisa Mums lakukan adalah menerapkan pola hidup sehat dan konsumsi makanan yang bernutrisi. Dua hal ini dapat meminimalisir munculnya gangguan kesehatan pada si Kecil dalam bentuk apapun. Asupan nutrisi yang cukup serta penyerapan yang optimal, menjadi faktor besar dalam optimalnya tumbuh kembang si Kecil.