Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

74444-680x340shutterstock155640596jpg

Apa Sajakah Buah Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil?

Selama masa kehamilan, bukan merupakan hal yang aneh apabila ibu hamil sering ‘ngidam’ buah-buahan yang sedikit manis dan asam

Selama masa kehamilan, bukan merupakan hal yang aneh apabila ibu hamil sering ‘ngidam’ buah-buahan yang sedikit manis dan asam. Mum tetap dapat mengonsumsi buah-buahan tersebut selama tetap berhati-hati dan menyadari khasiat dari buah-buahan tesebut. Contohnya, apabila Mum memiliki anemia, hindari buah delima dan aprikot.

Buah berry Hawthorn Cina: buah manis dan asam tidak hanya menjadi appetizer yang enak, tetapi juga membantu pencernaan. Tidak heran jika buah ini menjadi salah satu buah favorit bagi ibu hamil. Namun, buah berry hawthorn Cina ini memiliki efek yang kurang baik karena dapat menstimulasi rahim dan menimbulkan kontraksi. Mengonsumsi buah berry Hawthorns Cina atau produk makanan yang terbuat dari buah ini dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan keguguran. Oleh karena itu,ibu hamil dengan riwayat keguguran atau terancam mengalami keguguran harus menghindari buah ini.

Lengkeng: Lengkeng sering dipilih sebagai makanan tambahan karena kaya akan nutrisi, seperti glukosa, sukrosa dan vitamin. Selain itu, lengkeng juga baik bagi jantung dan limpa. Namun, lengkeng memiliki dampak kesehatan yang kurang baik bagi ibu hamil. Oleh karena itu, buah ini harus dihindari selama masa kehamilan karena merupakan jenis buah yang bersifat panas. Sehingga, kemungkinan yang dapat terjadi setelah mengonsumsi buah ini adalah sembelit, lidah dan mulut kering, bahkan dapat membahayakan janin. Dalam kasus yang parah, ibu hamil terancam gejala keguguran, seperti perdarahan pada vagina dan nyeri perut.

Buah-buahan lainnya: Beberapa dari Mum mungkin beranggapan bahwa semua buah memiliki kaya nutrisi yang tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan. Mengonsumsi banyak buah-buahan dapat membantu kesehatan kulit sang anak. Namun, di samping adanya kadar air sebesar 90%, buah-buahan juga mengandung glukosa, fruktosa, sukrosa dan vitamin. Kandungan gula-gula tersebut sangat mudah dicerna, karena fruktosa dan glukosa dapat dikonveksi ke trigliserida. Trigliserida merupakan sebuah jenis lemak yang menyebabkan adanya kenaikan berat badan dan kolesterol tinggi.

Sehingga, ibu hamil sebaiknya dianjurkan untuk tidak mengonsumsi buah lebih dari 300 gram per hari.

Di samping menjaga konsumsi makanan, ada pulaberbagai kegiatan yang bisa Mum lakukan agar tetap fit di masa kehamilan. Untuk informasi lengkap seputar aktivitas di masa-masa ini, Mum bisa membaca artikel “Pentingnya Menjaga Kesehatan saat Hamil”