Lompat ke isi utama
apa-yang-harus-mum-lakukan-saat-janin-menendang-nendang_VpSnFdTnfY

Perhatikan Ciri Janin Lapar di dalam Kandungan

Di dalam kandungan, Mums bisa mengetahui ciri janin lapar sehingga membantu Mums untuk tetap bisa memberi nutrisi yang baik bagi buah hati

Ciri janin lapar dalam kandungan wajib diketahui oleh para Mums yang memasuki usia kehamilan di trimester ketiga. Sebab, munculnya ciri janin lapar dalam kandungan menjadi pertanda bahwa si Kecil sedang membutuhkan asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh Mums. Maka dari itu, kondisi ini sangat berkaitan dengan kecukupan asupan nutrisi harian Mums selama hamil. 

Lantas, seperti apa ciri janin lapar dalam kandungan yang bisa Mums ketahui? Simak penjelasannya dalam artikel ini, yuk!

Apakah Janin Bisa Merasa Lapar?

Bila anak-anak merasa lapar, Mums pasti dengan mudah mengetahui tandanya. Namun, bagaimana dengan janin? Apakah ada ciri janin lapar dalam kandungan? Ternyata kita bisa lho mengetahui ciri janin lapar dalam kandungan dengan beberapa tanda berikut ini: 

  1. Tendangan janin akan berkurang

    Ciri janin lapar dalam kandungan yang pertama bisa diidentifikasi yaitu tendangannya akan berkurang. Biasanya, janin yang sudah memasuki usia kehamilan 6-9 bulan akan sangat aktif bergerak dalam perut Mums. Namun, jika gerakannya lemah dan tidak seaktif biasanya, bisa jadi itulah ciri janin lapar dalam kandungan sehingga memerlukan asupan nutrisi dari makanan dan minuman yang Mums konsumsi. 

    Mums wajib menghitung frekuensi gerakan janin dalam 10 menit. Jika dalam 1 hari frekuensi gerakannya semakin berkurang, Mums perlu waspada dan sangat disarankan untuk memenuhi asupan nutrisi. Mums juga dianjurkan konsultasi dengan dokter apabila gerakan janin lebih lemah dari biasanya. 

  2. Detak jantung semakin melemah

    Selain gerakan tendangan, ciri janin lapar dalam kandungan juga bisa terasa saat detak jantung yang dihasilkan juga lemah. Mums dapat merasakan ciri janin lapar dalam kandungan ini dengan melalui pemeriksaan USG. Hal ini sangat penting untuk mengetahui kondisi detak jantung lemah memang sebagai ciri janin lapar dalam kandungan atau ada risiko kelainan jantung.

  3. Ibu hamil merasakan kram

    Ciri janin lapar dalam kandungan selanjutnya yaitu Mums bisa saja merasakan kram. Meskipun terlihat sepele, tetapi Mums sebaiknya tidak boleh menganggap kram saat hamil sebagai kondisi yang biasa. Sebab, kram saat hamil bisa meningkatkan risiko janin lahir lebih cepat sebelum waktunya. 

    Namun, kram saat hamil juga bisa menjadi ciri janin dalam kandungan lapar. Itulah sebabnya, Mums sebaiknya langsung menambah asupan nutrisi dari makanan bergizi bila merasakan kram. Akan tetapi, jika kondisi ini tak kunjung membaik, segeralah konsultasi dengan dokter.

Nah, itulah beberapa ciri janin lapar dalam kandungan yang bisa Mums rasakan. Untuk mengatasi kondisi ini, maka penting bagi Mums untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian, salah satunya dengan mengonsumsi susu Frisomum Gold Dualcare+. Susu ini diformulasi untuk ibu hamil dan menyusui sehingga bisa menjadi nutrisi tambahan yang penting bagi Mums dan si Kecil. 

Susu Frisomum Gold Dualcare+ mengandung protein, zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, dan nukleotida untuk mendukung kesehatan Mums dan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan sampai masa menyusui. 

Baca juga: Penyebab Pusing saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Waktu Tidur Janin dalam Kandungan

Selain mengetahui ciri janin lapar dalam kandungan, penting juga untuk mengetahui siklus tidur si Kecil nih, Mums. Ternyata, selain menunjukkan ciri janin lapar dalam kandungan, si Kecil juga memiliki waktu tidurnya sendiri lho.

Mungkin Mums bertanya-tanya, berapa jam janin dalam kandungan dapat tidur? Nah, janin sebenarnya menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. Penelitian menyebutkan bahwa janin dalam rahim menghabiskan setidaknya 90% waktunya setiap hari untuk tidur. 

Saat Mums bangun dan menjalankan aktivitas harian, beberapa gerakan Mums ternyata bisa juga lho membangunkan si Kecil dari tidurnya. Jadi, selain menunjukkan ciri janin lapar dalam kandungan, si Kecil juga memiliki jam tidur yang lebih banyak dibandingkan bayi yang telah lahir. 

Saat Janin Pertama Kali Bergerak

Seperti yang telah disebutkan, salah satu ciri janin lapar dalam kandungan yaitu ketika muncul gerakan dari dalam perut. Mungkin Mum tidak akan merasakan janin menendang-nendang hingga usia kehamilan mencapai antara 16 sampai 22 minggu, meskipun beberapa wanita merasakannya bergerak pada minggu ke 7 atau 8. Bahkan mungkin Mum telah merasakan gerakan akrobatisnya di dalam rahim ketika Mum melakukan USG.

Ibu yang sudah pernah hamil sebelumnya cenderung mampu mengetahui tendangan janin lebih awal ketimbang ibu yang baru pertama kali hamil. Ini karena ibu yang sebelumnya pernah hamil mampu secara mudah membedakan tendangan janin dalam rahim dengan gerakan perut lain seperti perut kembung.

Selain karena ciri janin lapar dalam kandungan, kondisi tubuh juga mempengaruhi kapan Mum akan merasakan tendangan pertama dari janin. Selama nutrisi ibu hamil trimester kedua terpenuhi, wanita yang bertubuh lebih kurus biasanya cenderung dapat merasakannya lebih dahulu dan lebih sering dibandingkan dengan wanita yang bertubuh sedikit gemuk.

Baca Juga : Merancang Futsal Playdate untuk Dad dan si Kecil

Ciri Pergerakan Janin

Bagi Mum yang belum pernah hamil sebelumnya, mungkin Mum akan penasaran dengan gerakan yang akan Mum rasakan saat bayi menendang-nendang. Banyak wanita yang mendeskripsikan sensasi tendangan ini seperti sebuah popcorn yang meletup, ikan mas yang berenang keliling, atau kupu-kupu yang terbang di dalam perut.

Mungkin Mum akan sulit membedakan antara sentuhan lembut dalam perut dengan gas atau perasaan lapar. Namun ketika Mum merasakannya semakin sering, Mum akan mampu dengan mudah membedakannya. Gerakan tersebut juga lebih sering dan mudah terjadi ketika posisi Mum sedang dalam duduk atau berbaring santai. 

Baca juga: 6 Makanan Ibu Hamil Muda yang Aman dan Bergizi

Kenali Pola Pergerakan Janin dalam Rahim

Setelah pergerakan bayi pertama kali, Mum akan lebih jarang merasakannya. Bahkan mungkin Mum akan merasa gerakan tersebut hanya sesekali dalam 1-2 hari . Hal ini sering jadi keluhan ibu hamil di trimester 2. Sebenarnya Mum tidak perlu khawatir karena gerakan bayi masih lemah dan kurang kuat untuk dapat Mum rasakan. Namun di trimester kedua nanti, gerakan tendangan akan semakin kuat dan semakin sering.

Mum juga tidak perlu membandingkan pengalaman kehamilan Mum dengan ibu hamil lain. Setiap bayi memiliki pola aktivitas tersendiri. Selama aktivitas gerakan tidak menurun, janin masih sehat.

Baca Juga : Stimulasi Pendengaran si Kecil dengan Mainan Buatan Sendiri

Tendangan ini akan semakin keras dan sering terjadi seiring berkembangnya janin dalam rahim. Janin yang tumbuh akan memenuhi ruangan rahim Mum sehingga akan lebih aktif. Mum mungkin juga akan merasakan gerakannya lebih kuat dan ruangan dalam rahim lebih sempit.

Apa yang Harus Dilakukan saat Janin Bergerak?

Pemantauan gerakan bayi penting dilakukan untuk mengetahui kondisi bayi dalam janin. Dalam hal ini, pergerakan janin tak hanya berkaitan dengan ciri janin lapar dalam kandungan, tetapi kondisi kesehatan dan tumbuh kembangnya secara menyeluruh.

Ketika Mum merasakan gerakan tendangan secara regular atau terus menerus, perhatikan tingkat keaktifan gerakan tersebut. Itulah kenapa Mum perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Menginjak trimester kehamilan ketiga nanti, hitunglah tendangan janin untuk mengukur keaktifannya. Sebenarnya ada banyak cara untuk menghitung jumlah tendangan. Cara yang paling umum dilakukan adalah dengan memilih kapan waktu bayi paling aktif. Mum tidak perlu menghitung tendangan sepanjang hari. Duduklah atau berbaringlah dengan santai.

Hitung waktu yang Mum butuhkan untuk merasakan 10 pergerakan yang berbeda, baik itu tendangan, pukulan, atau perubahan posisi bayi. Bila Mum tidak merasakan 10 gerakan dalam 2 jam, ada baiknya untuk segera menelpon dokter.

Baca Juga : Memilih Mainan Anak-Anak untuk si Kecil, Ini Poin Pentingnya

Itulah beberapa hal yang perlu Mums ketahui mengenai ciri janin lapar dalam kandungan dan pergerakannya dalam masa tumbuh kembang. Seperti yang diketahui, untuk melindungi janin dari dalam, pastikan Mum mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dengan rutin mengonsumsi susu khusus untuk hamil Frisomum Gold Dualcare+ guna memenuhi asupan nutrisi Mum dan janin dalam kandungan.