Lompat ke isi utama
menghilangkan bruntusan pada bayi

Bagaimana Cara Menghilangkan Bruntusan pada Bayi? Ini Tipsnya!

Menghilangkan bruntusan pada bayi harus dilakukan secara tepat karena kulitnya masih sangat sensitif. Yuk, ketahui tipsnya di sini

Menghilangkan bruntusan pada bayi menjadi salah satu ‘tantangan’ bagi sebagian Mums. Sebab, kita tahu bahwa kulit bayi masih sangat sensitif sehingga tidak bisa menggunakan sembarang produk, meskipun produk tersebut khusus bayi. Apalagi jika buah hati Mums memiliki riwayat alergi atau kulit yang sangat sensitif.

Meski demikian, Mums tidak perlu khawatir karena cara menghilangkan bruntusan pada bayi bisa diatasi bila Mums mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Selain itu, perlu Mums ketahui juga bahwa ada beberapa jenis bruntusan yang bisa muncul di kulit bayi. Untuk itu, simak penjelasannya sampai selesai di artikel ini, yuk! 

Apa Penyebab Bruntusan pada Kulit Bayi?

Umumnya, bruntusan pada kulit bayi muncul saat keringat tersumbat di bagian bawah permukaan kulitnya. Sebab, bayi baru lahir memiliki kelenjar keringat yang sangat kecil dan belum bisa mengendalikan suhu tubuhnya sendiri sehingga muncul bruntusan di beberapa bagian kulit. 

Selain itu, keringat yang tersumbat itu juga bisa disebabkan oleh bakteri yang dikenal dengan istilah Staphylococcus epidermidis. Meski tergolong umum dialami oleh sebagian besar bayi, tetapi Mums harus mengetahui cara menghilangkan bruntusan pada bayi karena kondisi ini dapat mengganggu kenyamanannya. 

Menghilangkan bruntusan pada bayi bisa dilakukan secara alami maupun dengan pertolongan dokter. Sebelum mengetahui caranya, penting bagi Mums untuk melihat gejala dan tanda bruntusan yang muncul. Bruntusan pada bayi biasanya terlihat di beberapa bagian lipatan tubuh, seperti leher, ketiak, paha, punggung, dada, dan bagian tubuh yang ada lipatan lainnya.

Bruntusan akan semakin terlihat saat cuaca sedang panas karena bayi sangat mudah berkeringat. Bayi juga bisa mengalami bruntusan yang berbeda karena bintik putih ini terbagi ke dalam beberapa jenis. Oleh karena itu, Mums juga perlu mengetahui setiap jenisnya agar dapat menghilangkan bruntusan dengan tepat. 

Apa Saja Jenis Bruntusan pada Bayi?

Untuk menghilangkan bruntusan lebih optimal, maka Mums perlu mengetahui beberapa jenis bruntusan yang biasa dialami oleh bayi. Apabila ditinjau lebih detail lagi, bruntusan pada bayi umumnya dibedakan ke dalam 2 kondisi, yaitu jerawat bayi dan milia. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya: 

  1. Jerawat bayi

    Sama seperti jerawat biasa, jerawat bayi umumnya berbentuk bintik putih atau merah yang dikelilingi dengan kulit kemerahan. Kemunculan jerawat bayi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya pengaruh hormon, pertumbuhan bakteri di kulit, dan kulitnya sangat sensitif.

    Jerawat bayi biasanya muncul pada usia 4-6 minggu atau beberapa hari setelah bayi lahir. Lantas, apakah ada cara menghilangkan bruntusan dengan jenis jerawat bayi ini? Sebenarnya, jerawat yang dialami bayi hanya muncul selama beberapa hari atau minggu dan akan menghilang dengan sendirinya. Namun, kadang jerawat bayi juga bisa muncul lebih lama sampai beberapa bulan ke depan.

  2. Milia

    Biasanya bruntusan pada bayi sering dikaitkan dengan milia, yaitu munculnya tanda bintik putih secara keseluruhan pada beberapa bagian kulit. Bintik putih atau milia muncul ketika protein kulit keratin terperangkap di bawah permukaan kulit bayi. 

    Milia pada bayi umumnya berbeda dengan milia pada orang dewasa karena milia pada bayi tidak disertai dengan gejala sakit atau gatal. Lantas, adakah cara menghilangkan bruntusan jenis milia ini? Tentu ada ya, Mums. Namun, banyak yang menganggap milia pada bayi tidak perlu perawatan khusus. Apakah anggapan ini benar? Jawabannya akan dijelaskan di bawah ini. Jadi, simak penjelasannya sampai selesai ya, Mums! 

Cara Menghilangkan Bruntusan pada Kulit Bayi

Seperti yang telah disebutkan, menghilangkan bruntusan pada bayi bisa dilakukan secara mandiri di rumah atau dengan bantuan dokter. Sebelum Mums menghilangkan bruntusan sendiri, penting untuk mengetahui beberapa langkah yang tepat agar tidak menimbulkan masalah pada kulit bayi. Nah, berikut ini beberapa cara menghilangkan bruntusan yang bisa Mums lakukan di rumah:

  1. Rajin bersihkan bagian lipatan tubuh

    Menghilangkan bruntusan yang bisa Mums lakukan yaitu rajin membersihkan bagian lipatan tubuh bayi. Seperti yang diketahui, bagian tubuh yang memiliki lipatan cenderung lebih mudah berkeringat dan lembap sehingga menyebabkan bruntusan. Oleh karena itu, pastikan Mums untuk membersihkan bagian lipatan kulit bayi yang berkeringat menggunakan handuk kecil yang lembut untuk memastikan kulitnya tetap kering sehingga bisa mengurangi bruntusan. 

  2. Gunakan kompres dingin

    Mums juga bisa menghilangkan bruntusan dengan mengompres bagian kulit yang muncul bintik-bintik putih. Cara ini sebenarnya cukup mudah, Mums perlu menyiapkan es batu yang dibalut dengan kain kasa halus atau handuk bersih yang lembut di bagian kulit bayi. Namun, Mums perlu melakukan cara menghilangkan bruntusan ini secara perlahan agar bayi tidak kaget saat merasakan sensasi dingin dari es batu yang menempel di kulitnya. 

  3. Mandikan bayi dengan air hangat

    Menghilangkan bruntusan pada bayi juga bisa dengan cara memandikannya menggunakan air hangat dan tanpa sabun. Sebab, beberapa jenis sabun justru bisa memicu munculnya bruntusan yang lebih parah. Nah, setelah selesai mandi dengan air hangat, Mums sebaiknya mengeringkan bagian yang bruntusan menggunakan handuk lembut sampai kulit bayi kering sempurna. 

  4. Cermat memilih losion yang tepat

    Memilih losion yang cocok juga termasuk cara menghilangkan bruntusan pada bayi agar lebih optimal. Seperti yang diketahui, kulit bayi masih sangat sensitif sehingga Mums perlu memastikan losion yang sesuai dengan kulitnya. Untuk memudahkan cara ini, Mums bisa berkonsultasi dengan dokter anak guna memilih losion yang memang aman dan cocok di kulit bayi yang bruntusan.

  5. Rutin memeriksa kondisi kulit bayi

    Cara yang tak kalah penting untuk menghilangkan bruntusan pada bayi yaitu rutin memeriksa kondisi kulitnya. Jika kulit bayi berkeringat, sebaiknya segera membersihkan atau mengelap bagian yang terkena keringat untuk mengurangi munculnya bruntusan maupun ruam merah. Selain itu, Mums juga perlu memastikan kelembapan kulit bayi, sebaiknya jangan terlalu kering maupun lembap. 

Nah, itu dia beberapa penyebab, jenis, dan cara menghilangkan bruntusan pada bayi yang perlu Mums ketahui. Pada beberapa kondisi, bruntusan yang dialami oleh bayi yang usianya 6 bulan ke atas biasanya disebabkan oleh alergi. Hal ini dikarenakan oleh berbagai faktor, salah satunya bisa karena makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh bayi maupun Mums. 

Makanan dan minuman yang dikonsumsi Mums juga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan kulit bayi. Maka dari itu, penting bagi Mums untuk memerhatikan asupan makanan agar terhindar dari gangguan kesehatan pada buah hati. Selama masa kehamilan dan menyusui, Mums harus menjaga asupan makanan bergizi secara seimbang, salah satu makanan yang dianjurkan adalah susu Frisomum Gold Dualcare+ karena mengandung protein, zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, dan nukleotida untuk mendukung kesehatan diri Mums dan tumbuh kembang bayi dalam kandungan sampai masa menyusui. 

Apabila Mums sudah melakukan cara menghilangkan bruntusan seperti yang disebutkan di atas, tetapi kondisi buah hati Mums tak kunjung membaik, bahkan justru semakin rewel dan/atau disertai gejala lain, maka sebaiknya segera konsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Nantinya dokter akan memberikan obat yang sesuai dengan kondisi kesehatan bayi beserta dosisnya secara tepat. Hindari menggunakan obat-obatan berupa salep, krim, atau obat bentuk lainnya secara sembarangan agar tidak menimbulkan efek samping pada bayi. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Mums!

 

Disadur dari berbagai sumber dan ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang