Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Bedong Bayi, Tradisi Kuno yang Ternyata Kaya Manfaat

Bedong Bayi, Tradisi Kuno yang Ternyata Kaya Manfaat

Mitos dan tradisi yang dari generasi ke generasi diturunkan selalu memiliki manfaat yang jelas, sehingga bisa bertahan selama bertahun-tahun. Mungkin Mums tak lagi asing dengan istilah bedong bayi, satu cara yang digunakan untuk memberikan kenyamanan pada si Kecil ketika beristirahat, sekaligus dapat melindunginya dari resiko hal-hal yang tidak diinginkan.

Mungkin sebagian dari Mums juga belum memahami benar bagaimana cara membedong bayi dengan tepat. Mengapa penting? Karena dengan cara yang tepat, Mums bisa memberikan kenyamanan sekaligus perlindungan pada si Kecil. Jika dilakukan dengan salah, justru bedong bisa menimbulkan efek buruk pada si KEcil untuk jangka panjang.

Sebelum masuk pada cara melakukan bedong bayi dengan benar, yuk Mums simak sekilas manfaat bedong untuk si Kecil ketika ia masih bayi.

Manfaat Membedong si Kecil

Bedong Bayi, Tradisi Kuno yang Ternyata Kaya Manfaat

Membedong dilakukan dengan cara melilitkan selimut atau kain panjang yang lembut pada tubuh bayi. Tujuannya sederhana, agar si Kecil merasa nyaman dan bisa beristirahat dengan lebih maksimal. Seperti Mums juga pahami, bahwa waktu istirahat untuk bayi sangat penting mendukung tumbuh kembangnya.

Bedong bayi juga memiliki manfaat lain, yakni mencegah terjadinya cedera akibat refleks alami yang dilakukan tubuh si Kecil. Misalnya, seperti menggaruk, melakukan gerakan yang rawan menyebabkan cedera, dan sebagainya. Setidaknya dengan dibedong, tangan si Kecil akan lebih stabil dan tidak bisa menimbulkan luka atau cedera lain pada bagian tubuhnya.

Ya, bedong yang baik dan benar adalah bedong yang dipasangkan dengan cermat pada bagian tubuh atas si Kecil, sehingga tubuh bagian atas, khususnya tangan, tidak melakukan gerakan berlebihan. Selain membuat si Kecil merasa hangat, bedong juga akan membatasi gerakan tangan si Kecil yang belum terkontrol dengan baik.

Lalu bagaimana cara bedong yang baik dan benar?

Begini Cara Bedong Bayi yang Tepat

Bedong Bayi, Tradisi Kuno yang Ternyata Kaya Manfaat

Agar bisa melakukan bedong dengan benar, Mums bisa melihat sedikit tutorial berikut ini. Tentu akan banyak yang harus disesuaikan karena satu dan lain hal, tapi secara umum, begini cara membedong si Kecil dengan tepat.

  • Letakkan selimut atau kain di tempat tidur atau permukaan yang rata, lalu lipat membentuk segitiga.
  • Baringkan si Kecil pada selimut tersebut, pastikan bagian kaki berada pada sisi runcing lipatan segitiga, dan bagian bahu di atas bagian datar segitiga.
  • Letakkan lengan si Kecil di kedua sisi mengapit badannya.
  • Tarik sudut selimut di bahu kiri, lipat sampai menutupi lengan kiri dan dada, dan selipkan di bawah sisi kanan tubuh. Pastikan tidak menutup lengan kanannya.
  • Lakukan hal yang sama pada sudut bagian bahu kanan, lipat hingga menutupi lengan dan bagian dada si Kecil, lalu selipkan pada bagian kiri tubuh si Kecil.
  • Sedikit miringkan tubuh si Kecil, lalu lipat bagian runcing segitiga ke bagian belakang. Satu poin penting yang tidak boleh dilupakan, bagian segitiga tempat kaki si Kecil berada harus cukup longgar sehingga kakinya bisa bergerak walaupun di dalam bedong.

Cukup mudah bukan Mums caranya?

Nah, setelah mengetahui cara membedong yang ideal, selanjutnya mari lihat beberapa catatan penting yang harus diperhatikan ketika membedong. Jangan salah, hal berikut ini cukup signifikan dan reasonable untuk disimak, jadi jangan sampai terlewat.

‘No No No Things’ ketika Membedong si Kecil

Bedong Bayi, Tradisi Kuno yang Ternyata Kaya Manfaat

Mungkin Mums sudah menyadari bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membedong. Jika cara bedong ideal sudah dijelaskan, berikutnya mari lihat beberapa poin penting yang sebaiknya dihindari, atau bahkan jangan dilakukan, ketika membedong si Kecil.

Pertama, pastikan bedong yang dipasangkan tidak terlalu ketat, baik di bagian atas tubuh atau bagian kaki. Bedong yang terlalu ketat justru akan membuat si Kecil tidak nyaman, sehingga ia sulit untuk beristirahat. Ketika dipasangkan terlalu ketat bedong juga akan menimbulkan resiko hip dysplasia.

Kedua, jangan sampai terbalik untuk memasangkan dan mengukur keketatan bedong. Pastikan sekali lagi kedua tangan si Kecil berada aman di dua sisi tubuhnya, tanpa harus terlalu ketat, dan bagian kaki cukup longgar sehingga kakinya bisa bergerak dengan bebas.

Ketiga, pastikan selimut atau kain bedong yang Mums gunakan bersih dan lembut. Kebersihan dan kelembutan kain (terlebih untuk kain yang anti iritasi) sangat diperlukan agar si Kecil tidak mengalami gangguan pada bagian kulitnya. Mengingat kain yang digunakan akan sepenuhnya menempel pada permukaan kulit, maka dua hal ini wajib dipastikan.

Baca Juga : 5 Cara Alami Memperbanyak ASI, Apa Saja ya Mums?

Bedong bayi memang jadi salah satu hal yang secara alami diturunkan dari satu generasi ke generasi lain. Mungkin awalnya Mums tak paham benar apa manfaatnya, tapi setelah membaca artikel ini diharapkan ada sedikit pengetahuan yang bisa dibagikan, sehingga Mums bisa membedong si Kecil dengan lebih baik.

Tentu dalam mendukung tumbuh kembangnya tidak hanya diperlukan pemahaman pada cara bedong bayi yang benar, namun juga memberikan nutrisi dan stimulus secara terus menerus. Jaga kualitas ASI Mums dengan menerapkan pola hidup sehat dan makan makanan bernutrisi tinggi. Tambahkan Frisomum Gold Dualcare+ setiap hari, untuk membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi harian Mums.

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang