Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Belajar di Sekolah dan di Rumah, Sama Pentingnya!

Belajar di Sekolah dan di Rumah, Sama Pentingnya!

Kegiatan belajar di sekolah menjadi satu rutinitas baru untuk si Kecil ketika ia memasuki usia sekolah. Satu dan lain hal, akan banyak tantangan baru yang ditemuinya. Tentu saja jika persiapan yang Mums berikan sudah sangat baik, Mums tidak perlu lagi khawatir pada kesiapan si Kecil. Namun demikian, tumbuh kembang tidak semata seluruhnya diserahkan pada pihak sekolah. Di rumah pembelajaran juga perlu dilakukan agar si Kecil dapat tumbuh secara optimal.

Namun demikian tidak sedikit dari Mums yang berpikir, apakah tidak masalah jika di rumah masih diajarkan berbagai hal? Bukankah hal baru sudah diajarkan di sekolah? Tidakkah ketika di rumah si Kecil lebih baik beristirahat? Well, sedikit banyak pertanyaan seperti ini mungkin akan muncul. Dan untuk menjawabnya perlu sikap bijak, sehingga apapun yang diberikan pada si Kecil membawa manfaat baik untuknya.

Keseimbangan ada kunci dari segalanya. Mums, ketika si Kecil telah cukup mengeluarkan banyak energi saat belajar di sekolah, maka pembelajaran yang dilakukan di rumah sebaiknya diberikan nuansa menyenangkan dan jauh dari tekanan. Kegiatan belajar di sekolah bisa diimbangi dengan kegiatan bermain di rumah, dengan sisipan beberapa materi positif untuk membangun karakternya.

Bermain bersama si Kecil nyatanya tak hanya memberikannya kebahagiaan, namun juga sarana yang baik untuk menanamkan berbagai kebiasaan positif. Penasaran bagaimana penjelasannya? Mums bisa melihat beberapa poin berikut ini.

Rutinitas Pagi yang Menyenangkan

Hari si Kecil akan diawali dengan bangun pagi dan bersiap berangkat ke sekolah. Nah, untuk memberikan semangat dan mood yang baik pada si Kecil, Mums bisa menyetelkan lagu ceria untuk mengiringinya bersiap-siap. Mums juga dapat menjadikan setiap kegiatan di pagi hari sebagai ‘misi’ kecil dengan sedikit hadiah setelah si Kecil dapat melakukannya.

Berikan daftar kegiatan untuk dilakukan bersama si Kecil. Misalnya ketika bangun bagi, misi pertama si Kecil adalah membereskan tempat tidurnya. Setelah selesai berikan sedikit hadiah atau pelukan hangat. Lanjutkan dengan misi lainnya, dan pastikan si Kecil tetap bersemangat hingga waktu berangkat sekolah sehingga ia akan memiliki semangat yang tinggi ketika belajar di sekolahnya.

Baca Tulis Dasar untuk Pengenalan

Setelah si Kecil selesai melakukan kegiatan belajar di sekolah, Mums bisa juga membantunya mempelajari kembali materi baca tulis yang sudah didapatkannya. Tentu pengajaran di rumah tidak harus menggunakan buku dan kertas, namun bisa menggunakan berbagai alat dan mainan yang dimiliki si Kecil sehingga ia bisa belajar dengan nuansa lebih rileks.

Misalnya saja untuk memberikan pelajaran mengenai bentuk angka, Mums bisa menunjukkan bentuk angka 4 dengan kursi yang terbalik. Atau dalam konteks lain, Mums bisa menggunakan sereal dengan aneka bentuk huruf dan angka untuk membantunya mengenali karakter tersebut. Dengan begini pengajaran bisa dilakukan dengan lebih menyenangkan.

Ajak si Kecil Keluar Rumah

Salah satu stimulus yang sangat baik untuk diberikan berdampingan dengan pelajarannya di sekolah adalah dengan mengajaknya bermain di luar rumah. Mengapa demikian? Karena Mums bisa mengajaknya melihat berbagai hal yang berkaitan dengan pelajaran yang diterimanya di sekolah secara langsung, dan tentu dengan nuansa yang jauh lebih menyenangkan.

Mengenali berbagai benda seperti mobil, rumah, jalan raya dan sebagainya akan jauh lebih menyenangkan jika dilakukan secara langsung, tidak hanya dari buku pelajaran saja. Dengan nuansa yang lebih menyenangkan, tidak hanya si Kecil akan belajar lebih cepat, namun ikatan antara Mums dan si Kecil juga akan terjalin dengan kuat ketika menghabiskan waktu belajar dan bermain bersama-sama.

Menunjukkan Sikap Baik

Tentu dalam pelajaran di sekolah akan selalu disisipi dengan pembelajaran mengenai sikap baik yang harus dimiliki si Kecil. Di rumah, Mums bisa mendukungnya dengan menunjukkan sikap baik ini secara langsung agar si Kecil dapat melihat dan mengamatinya. Tidak perlu jauh-jauh, Mums bisa menunjukkan sikap ini di rumah ketika bermain bersama si Kecil.

Misalnya ketika Mums ingin meminjam mainan yang tengah dimainkan si Kecil. Mums bisa meminta izin si Kecil terlebih dahulu dan menghormati apa yang menjadi keputusannya. Atau ketika akan memasak makanan, Mums bisa meminta pendapat si Kecil dan mempertimbangkannya. Ketika dialami secara langsung, proses seperti ini lebih cepat diserap oleh si Kecil dan tertanam lebih dalam di ingatannya.

Pada akhirnya proses belajar di sekolah tidak dapat sepenuhnya diberikan tanggung jawab untuk tumbuh kembang si Kecil. Harus ada partisipasi dari Mums dan setiap anggota keluarga agar si Kecil dapat tumbuh dengan optimal. Untuk itulah, proses bermain bersama ini penting sehingga Mums dapat memahami benar tumbuh kembang si Kecil seiring berjalannya waktu. Untuk menunjang proses ini, Mums bisa memberikan Friso Gold 4. Dengan teknologi Locknutri, kualitas alami nutrisi akan terjaga dan lebih mudah diserap tubuh si Kecil. Ini akan membantu si Kecil agar kuat dari dalam sehingga dapat tumbuh dengan sehat dan menyerap pembelajaran dengan maksimal.